Thursday, 29 August 2013

Bonus yang Lain Bersama Jogja Plurker

27 Juli 2013
Hari-hari sebelumnya saya sama sekali tidak berniat datang ke acara bka bersama Jogja Plurkers. Oh iya sebelumnya kalau yang belum tahu, Plurk itu semacam sosial media dan saya sendiri telah menggunakannya sejak tahun 2010. Anehnya entah mengapa sejak awal membuat akun, teman-teman saya banyak yang dari Jogja bukan dari Surabaya. Salah satunya adalah Pramudya Arif Dwijanarko, seorang mahasiswa UGM (sekarang sudah lulus), tidak menyangka akan banyak bertukar pikiran dan mengispirasi. Hehe... Plurk ini juga yang tetep menyatukan komunikasi saya dan Jhoqwan saat Koprol bubaran.
Puasa di tahun-tahun sebelumnya biasanya mengadakan buka bersama teman-teman netizen juga, biasanya bersama Surabaya Koprol Community (Sukoco), tapi hari ini saya di tempat hijrah di perantauan sementara yang saya kira akan susah mendapatkan teman baru. Tiba-tiba Jhoqwan menanyai saya akan ikut atau tidak ke acara bukber, dan dia lebih tepatnya mengajak sih. Seketika berubah pikiran untuk ikut saja. Takut sih awalnya, tapi konyol juga kan saya sudah pernah merasakan bagaimana kopdar pertama waktu sama Sukoco. Haha... tapi tetap saja dag dig dug, halah. Tidak menyangka ternyata semuanya menyenangkan. Di sini juga berhasil membuat saya memakan keripik belalang dari seorang pengusaha, yang katanya bukan trainer | bukan motivator | bukan konsultan Mas Gandhung namanya. Sebuah rumah makan di Jalan Patangpuluhan Yogyakarta, saksi dipertemukan saya dengan banyak teman baru, teman yang selama ini namanya selalu bergeliat di linimasa saya.


Foto-foto oleh teman-teman Jogja Plurker
25 Agustus 2013
Saya kira kesempatan untuk ketemu anak-anak Jogja Plurker akan udahan di hari kopdarnas itu, ternyata tidak. Hari ini setelah idul fitri ada acara syawalan bersama mereka di sunmor UGM. Lucunya acara ini kita duduk bareng beralaskan koran di pintu masuk Fakultas Psikologi UGM, jadi setiap orang yang lewat selalu melongo ingin tahu apa yang sedang kami lakukan, apakah pengajian bersama? haha... Ceritanya pada hari itu saya lagi banyak acara dan lagi dalam keadaan menyedihkan, ah sudahlah di lain postingan saja saya akan cerita soal ini. Kalau sebelumnya saya diajak-ajak untuk ikutan kali ini saya malah sengaja menyempatkan hadir meski cuma sebentar, karena sekalian ingin berpamitan pulang ke Surabaya. Sedetik di mata sih tapi Insya Allah selamanya di Jiwa. Terima kasih teman-teman Jogja Plurkers sudah boleh bermain bersama, haha... Naluri netizen itu tidak enak kalau tidak kopdar. Yang ini gak ikut foto bersama karena udah pulang duluan.
Oleh-oleh dari Jogja Plurker