Tuesday, 27 August 2013

Delapan Mingguku Berhijrah

Hijrah berasal dari Bahasa Arab yang berarti " meninggalkan suatu perbuatan" atau "menjauhkan diri dari pergaulan" atau "berpindah dari suatu tempat ke tempat lain." Tapi secara syariat ada tiga makna. Singkatnya yang pertama adalah hijrah (meninggalkan) dari semua perbuatan yang dilarang oleh Allah. Hijrah ini wajib dikerjakan oleh tiap-tiap orang yang telah mengaku beragama Islam. Kedua, hijrah (mengasingkan) diri dari pergaulan orang-orang musyrik atau orang kafir yang memfitnah orang yang telah memeluk Islam. Ketiga, adalah hijrah (mengasingkan) diri dari pergaulan negeri atau daerah orang-orang kafir atau musyrik ke negeri atau daerah orang-orang Muslimin, seperti hijrah Nabi Muhammad SAW dan kaum Muslimin dari Makkah ke Madinah. Nah sebenarnya hijrah yang menjadi judul saya bukan bagian dari penjelasan tersebut, cuma saya mau tanggung jawab untuk menjelaskan makna yang sebenarnya itu saja. Hehe...
Hijrah saya kali ini tujuannya untuk mencari pengalaman hidup yang lebih di tempat lain untuk bekal hidup yang lebih baik ke depannya. Aamiin... Ada kesempatan, sikat saja bos untuk belajar. Bentar-bentar jadinya begini, saya berhijrah untuk menyelesaikan tugas dari kampus selama 8 minggu menuntut ilmu di tempat orang. Saya pribadi dan teman saya Eta Rahayu memutuskan untuk mencari tempat di provinsi yang sekarang sudah tidak boleh lagi disebut provinsi, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta. Tepatnya di Kabupaten Sleman, satu desa dengan tempat dari band favorit saya. Di sini saya benar-benar dipertemukan dengan kawan-kawan baru yang menyenangkan. Semoga proyek yang dikerjakan bisa membawa manfaat dan tidak ada yang terdzalimi atas kekeliruannya. Aamiin...
Rasanya pengen mengakhiri prolog ini dan bercerita tentang kesempatan yang saya ambil dari kesempitan waktu dan saya sebut itu "bonus." Tapi tidak tahan juga ingin menceritakan bagaimana perjuangan mendapat kost dan bagaimana setelah 8 minggu tidak punya kost. Ah yasudahlah biar saya simpan saja dan jadi ilmu ikhlas, semoga barokah. Aamiin...

No comments:

Post a Comment