Wednesday, 2 December 2015

Unboxing dan Review I-One U8 Smartwatch

I-One U8 Smartwatch
Sourch: bangtechno.com
Halooo, orang paling random seleranya datang lagi untuk mengulik soal smartwatch. Sebenernya apa yang dipikirkan orang gaptek seperti saya? Tiba-tiba kesambet pengin ngerti yang namanya smartwatch tapi pelit eh bokek dan males ngeluarin duit banyak buat beli yang bermerk terkenal. Akhirnya lah ya bermodal banyaknya poin kartu kokomsel saya tukarkan jadi voucher Lazada dan huwalaaa akhirnya beli I-One U8 Smartwatch.

Secara fisik tampilan luar I-One U8 Smartwatch ini ada tiga warna yaitu hitam, putih, dan merah. Dan saya memilih warna merah karena hitam terlalu cowok dan putih bakal cepet kotor. Sebenarnya jam pintar ini oleh penjual disebut for android dan iOS tapi saya belum coba yang iOS.

Spesifikasi Singkat

Memiliki layar sebesar 1.48” dan terdapat dua pilihan bahasa yang bisa digunakan, yaitu Bahasa Inggris dan Cina. Menggunakan bluetooth versi 4.1 agar bisa terhubung dengan perangkat android. Menggunakan batrai 230 mAh yang bisa tergolong tahan lama ataupun cepat habis mengingat Berteknologi layar sentuh dengan tipe iPod Nano touch screen. Fitur lain yang menarik di smartwatch ini adalah alarm anti maling yang akan bekerja saat anda jauh sejarak 10 meter dari ponsel pintar anda. Bukan hanya itu, fitur pedometer akan jadi teman baik anda yang peduli kesehatan, kalkulator, remote kamera, music player, kalender, info kontak, melakukan panggilan dan menerima panggilan telepon. Untuk SMS, BBM, line, dan lain sebagainya hanya bisa sebatas melihat notif yang masuk, belum bisa untuk menjawab. Batrainya sendiri tahan sampai 160 jam ketika mode stanby dan di saya bisa lebih dari 3 jam saat menggunakan (bukan untuk play music).

Secara fisik I-One U8 Smartwatch ini cukup elegan dengan harga terjangkau. Body smartwatch sendiri terbuat dari bahan plastik dan bagian belakang stainless steel. Sedangkan strapnya terbuat dari silikon yang nyaman. Beberapa vendor penjual smartwatch ini menambahkan bonus srtap agar bisa diganti-ganti.

Unboxing

Yap gaes karena beli di Lazada jadi yang nganterin kurir dari Lazada langsung. Keren sih menurut saya, bapak kurirnya ramah banget pula. Enggak kayak kurir lain yang kelamaan di jalan dan kesabarannya jadi mendidih. Hehe... Jadi ada apa aja di dalam box I-One U8 Smartwatch?

Boxnya bagus dan rapi untuk ukuran Smartwatch murah dan memang terkesan tidak murahan. Isinya tentu smartwatch berwarna merah, besi pencongkel untuk bagian belakang stainless steel penutup batrai, kabel USB untuk recharge, garansi, dan buku manual user yang terdiri dari Bahasa Inggris dan Cina.

Unboxing
Sourch: Gambar milik pribadi 2015


How to use it?

Pertama kali yang harus dilakukan saat menggunakan smartwatch ini adalah pairing dengan smartphone kamu. Yaaa kalau enggak pairing gimana bisa dipake? Wkwkwk. Sebenarnya mudah kok tanpa harus googling sana sini untuk caranya. Cukup ikuti manual usernya saja semua akan bekerja dengan semestinya. Tapi saya bakal share pengalaman pairing I-One U8 Smartwatch dengan ponsel saya yaitu Xiaomi Redmi2. Baiklah begini tutorial singkatnya:
  1.  Ambil manual user dan scan QR Code yang ada di sana. Saya Mediatek (MTK) Smart Device, download aplikasi ini atau sejenisnya yang cocok dengan ponsel kamu. Aplikasi inilah yang akan jadi penghubung antara smartwatch dengan smartphone sehingga seluruh fiturnya bisa berjalan dengan baik. Setelah aplikasi terinstall lanjutkan ke langkah berikutnya.
  2. Nyalakan I-One U8 Smartwatch.
  3.  Buka aplikasi yang sudah diinstal tadi di smartphone kamu
  4. Pastikan bluetooth dua perangkat kamu sudah dalam keadaan meyala
  5. Find device dan cari bluetooth I-One U8 Smartwatch dan tap configuring
  6.   Pilih bluetooth smartphone kamu di smartwatch dan tinggal pairing saja
  7.  Di Mediatek Smart Device kamu juga bisa bisa memilih aplikasi apa saja yang hendak disambungkan ke smartwatch kece kamu. Tinggal utak atik saja di Apps and settings.
  8. Apabila smartwatch kamu bergetar, tandanya kamu berhasil untuk mengawinkan mereka. Eh... maksudnya pairing.
  9.  Oke setelah itu proses selesai, tinggal nikmati itu fitur-fitur smartwatch kamu.
Beberapa orang mengeluhkan beberapa fiturnya tidak bekerja dengan baik. Sebenarnya semua itu berdasarkan kestabilan koneksi bluetooth antara smartwatch dan smartphone. Saya sendiri alhamdulillah semua bekerja dengan baik dan hanya sekali dua kali ada yang tidak bisa karena faktor device yang lelah. Biasanya saya mengatasi kendala itu dengan disconnect dulu untuk beberapa saat dan connect lagi.
Mediatek SmartDevice untuk Pairing dengan Smartwatch
Sourch: Gambar milik pribadi 2015
Tanda Smartphone Sudah Terhubung ke Smartwatch
Sourch: Gambar milik pribadi 2015

Jadi menurut saya bagaimana kesan menggunakan I-One U8 Smartwatch?

Saya yang sering pergi-pergi luar kota dan berharap bisa aman kalau enggak sering buka ponsel di tempat umum dengan I-One U8 Smartwatch harusnya bisa terbantu. Apa daya setelah ada smartwatch ini malah jadi jarang-jarang luar kota. Selain itu dia membantu saya sebagai teman olahraga dan saat berkendara. Partner olahraga menghitung berapa kalori yang terbakar dengan fungsinya yang berjalan dengan baik. Sedangkan saat berkendara jadinya ga perlu was-was cek ada notif apa yang masuk. Jika ada yang penting saya bisa memprioritaskan untuk menepi dan menjawab notif yang masuk. Maklum lah ya, saya termasuk orang penting. Hahaha...

Untuk notif semacam, line, BBM, WA, Instagram, SMS, dan lain sebagainya lancar-lancar saja di smartwatch ini. Remote cameranya juga berjalan dengan baik, begitu juga dengan fitur phonebook yang memungkinkan kita melakukan panggilan tanpa harus mengeluarkan smartphone kita. Untuk melakukan panggilan langsung juga bisa dengan menuliskan nomor yang dituju. Fitur alarmnya juga bejalan dengan baik. Yang saya sukai selain itu adalah alarm anti maling, yang sebenarnya membantu memingatkan kita kalau sedang berjauhan dari ponsel kita.
Contoh Notif Line yang Masuk
Sourch: Gambar milik pribadi 2015

Satu-satunya kekurangan I-One U8 Smartwatch ini buat saya adalah menghambat saya melakukan panggilan langsung melalui smartwatch karena ponsel saya jenisnya dual SIM. Jadi saat hendak melakukan panggilan tetap terhambat harus memilih SIM mana yang hendak saya gunakan. Dan itu tetap harus kita pilih melalui smartphone. Mungkin jika yang punya smartphone dengan dual SIM bisa mengaktifkan pilihan salah satu SIM yang digunakan untuk menelepon. Tapi karena dua SIM card saya penting jadinya semua berguna untuk menelepon. Jadinya kekurangan ini saja yang paling terasa. Selebihnya I-One U8 Smartwatch ini memang smartwatch yang worth it antara harga dan fitur, juga bagi yang pengen coba-coba kayak saya juga bisa jadi pilihan.