Friday, 27 May 2016

Ide Seru Piknik Di Taman Hiburan Pantai Kenjeran Surabaya

Jembatan Pantai Kenjeran
Photo by: D, Indah Nurma
Sebenarnya saya agak setengah tertawa dengan memberi judul seperti ini. Tapi ya siapa tahu nanti memang ada yang terinspirasi untuk menikmati Pantai Kenjeran dari ide seru piknik ini. Jadi warga Surabaya mana sih yang enggak tahu Pantai Kenjeran? Semuanya pasti tahu karena sebagian besar anak TK saja kalau piknik sekolah di Kenjeran. Termasuk saya waktu TK dulu, ya itu sudah berlalu sekitar satu juta tahun cahaya sih, hahaha. Pas sudah besar begini kegiatan yang paling sering saya lakukan di sana adalah berburu matahari terbit. Menurut saya di sini adalah spot untuk melihat sunrise paling indah di Surabaya.
Halo, ini saya dan mas :D

Beberapa waktu lalu saya pergi ke THP Kenjeran bukan di pagi buta seperti biasanya, tapi di hari menjelang sore. Pergi bersama mas pacar (duileh) setelah menemani dia shopping di Hi Tech Mall. Awalnya rada mikir, kalau pergi piknik bareng pacar ke Kenjeran itu apa mirip cabe-cabean pacaran? hahaha. Ternyata enggak sih, kami malah mirip dua orang bocah yang asik main diam-diam meskipun emaknya nyuruh tidur siang. Baru datang kami langsung makan dulu, indomie goreng we love you :'D

Jadi sebenarnya apa yang kami lakukan di sana? Tepatnya yang melakukan hal penting di sana dan sudah diidam-idamkan sejak lama yaitu si mas. Dia sudah lama bilang ingin main-main lumpur di pantai. Dulu ngajak ke mangrove tapi ya yang benar saja? Di sana memang berlumpur tapi kan bisa mengganggu tunas mangrove dan juvenile ikan, selain itu ada banyak nyamuknya juga. Lalu saat memotret matahari terbit saya baru menyadari kalau pantai ini tipenya pantai substrat berlumpur dan setelah bilang baru bisa eksekusi rencana piknik senin lalu. FYI, sebenarnya saya dan dia jarang pergi main bareng dan kali ini ketemu setelah 3 bulan menahan rindu, hehe.
Viewnya bagus ya? Maksud saya yang bawa tas XD
Sebelumnya tentu saja kami tidak melewatkan memotret jembatan kenjeran yang baru saja rampung dibangun tapi belum resmi dibuka. Di kalangan fotografer dan anak gaul Surabaya pasti sudah familiar dengan tempat ini. Apalagi jembatannya belum dibuka, jadi bisa foto-foto dengan bebas tanpa takut ditabrak mobil. Dan memang benar saja, waktu kami datang ada juga fotografer lengkap dengan modelnya sedang asik berpose di sana dan juga beberapa anak gaul surabaya yang sedang asik foto-foto. Setelah itu ya beruntungnya si mas karena lautnya sedang surut jadi dia bisa main lumpur dengan puas.

Apa serunya main lumpur?
Men don't grow up, asik ya mas main lumpurnya?

Saya tidak ikut masuk ke lumpur tapi dia dengan bahagia berjalan-jalan di lumpur masuk bersama sepatunya yang kalau orang lain lihat pasti agak aneh. Katanya lumpurnya lebut dan hangat, waktu diinjak rasanya tidak susah dan saking lebutnya tidak meninggalkan jejak. Rasa bahagianya mungkin dia yang paham ya? Yaiyalah saya cuma bertugas sebagai fotografernya di pinggir pantai tapi sebenernya pengen ikut masuk. Percayalah, sejak saat itu saya percaya bahwa men don't grow up. Dia main sudah mirip seperti bocah yang bahagia. Tapi setelah dia selesai bersih-bersih di hari yang sudah gelap, dia cerita kalau di luar negeri ada yang namanya mudflats hiking. Ya kegiatan jalan-jalan di lumpur seperti yang dia lakukan itu. Tapi mudflats hiking ini punya rute yang pasti jadi jalan-jalan di lumpur yang punya tujuan. Belum dapat gambaran bagaimana itu mudflats hiking? Kira-kira seperti yang ada di video ini.

Gimana? Tertarik main-main lumpur di Pantai Kenjeran juga? Hehe...

2 comments:

  1. Hai mbak, lama tak jumpa. Skrng sudah jd cople traveler...

    ReplyDelete
  2. ciye ciye ciyeeee :) Btw Ndah, jembatan kenjeran itu tertutup utk mobil di hari apa jam berapa ya? Pengin lari-lari di sana :)

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete