Sunday, 13 November 2016

Nyaman Berkendara Dengan Teknik Eco Driving

Para Peserta Mobil123.com Blogger dan Media Gathering




Hari kamis bertepatan dengan hari pahlawan, yaitu 10 November 2016, Mobil123.com mengajak rekan-rekan media dan blogger untuk gathering. Berlokasi di Cafe Buro Jalan Sumatera, Surabaya, tema yang diangkat dalam gathering kali ini adalah tentang “Eco Driving”. Mobil123.com sendiri merupakan portal otomotif terbesar dan terpercaya di Indonesia. Sebagai portal otomotif saya sangat amaze dengan upaya yang dilakukan untuk mengajak masyarakat melek teknologi, terutama dalam hal otomotif sehingga bisa turut serta menjaga lingkungan di tengah pertumbuhan volumen kendaraan bermotor yang semakin meningkat setiap tahunnya. Seperti yang dilakukan dengan gathering blogger dan media kali ini. Dan diharapkan hasilnya akan membawa dampak positif untuk mengedukasi blogger dan masyarakat yang nantinya membaca dalam hal Eco Driving.


Pak Sugihendi Dari Nissan
Disadari atau tidak setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah volumen kendaraan bermotor di jalan, baik itu roda 2 maupun roda 4. Hal tersebut otomatis mendorong masyarakat untuk bisa mengemudi dengan skill yang mumpuni. Pak Sugihendi dari Nissan memaparkan bahwa ada 3 aspek dalam skill driving.
  •   Defensive Driving yang bisa dikatakan sebagai pengendalian psikologi saat mengemudi, sehingga bisa menyelamatkan waktu, uang, serta nyawa dari resiko bahaya di sekitar 
  • Safety Driving sebagai teknik mengemudi yang aman serta waspada. 
  •  Eco Driving yang dapat menghemat biaya, waktu, serta ramah lingkungan.
Nah sebelum berbicara mengenai teknik mengemudi Eco Driving, terlebih dahulu ada persiapan yang harus dilakukan sebelum berkendara agar dapat memaksimalkan Eco Driving.
  1. Gunakan bahan bakar sesuai oktan yang disarankan. Hal ini selain untuk memaksimalkan pembakaran dan meminimalkan gas buang, juga berguna untuk keawetan mesin dalam jangka panjang. Sehingga kita juga bisa menekan pengeluaran untuk perawatan mesin kendaraan.
  2. Periksa tekanan angin ban menggunakan alat ukur secara rutin. Jika tekanan ban tidak normal, bisa menyebabkan pemborosan bahan bakar.
  3.  Hindari membawa muatan berlebih, hal ini juga menyebabkan bahan bakar menjadi lebih boros. 
  4.   Dan service mobil secara berkala agar selalu dalam performa terbaik saat digunakan.
Lalu bagaimana sih sebenarnya teknik Eco Driving itu sendiri agar kita bisa menghemat dengan maksimal? Simak beberapa tips berikut:
  1. Lakukan akselerasi dengan menekan pedal secara bertahap. Dengan akselerasi yang bertahap kita bisa menghemat bahan bakar karena jika melakukan akselerasi secara berlebihan maka kita akan lebih boros bahan  bakar. Saat menggunakan mobil manual, jika dirasa akselerasi sudah cukup maka pindahkan ke gigi yang lebih tinggi. 
  2.   Hindari putaran mesin secara berlebih. Pada mobil dengan transmisi manual tentu saja harus menggunakan gigi sesuai dengan kondisi jalan yang sedang dilalui. Untuk menjaga agar bisa hemat bahan bakar, coba lakukan perpindahan gigi pada 2000 RPM. Sedangkan untuk transmisi otomatis sebaiknya juga dijaga agar perputaran mesin tetap pada 2000 RPM. 
  3.   Peka terhadap kondisi lalu lintas agar dapat mengendalikan mesin secara optimal. Hal ini berkaitan dengan poin 1 dan 2 di atas. Lalu memperhitungkan jarak aman juga berpengaruh pada penggunaan rem dan kondisi putaran mesin. 
  4.   Untuk mobil dengan transmisi manual, jangan letakkan kaki di atas kopling. Atau yang biasa kita sebut setengah kopling. Hal ini bisa menyebabkan kopling menjadi mudah panas, aus, dan juga boros bahan bakar. 
  5.   Gunakan kecepatan yang wajar di jalan tol. 
  6.   Hindari menghidupkan mesin terlalu lama saat mesin dalam keadaan netral. Yang ini sudah jelas dong ya? Sebaiknya jika berhenti atau menunggu orang, mesin kendaraan dimatikan saja agar hemat bahan bakar. 
  7.     Atur penyejuk udara atau AC dalam temperatur yang tidak terlalu dingin. Bisa dikatakan AC ini memakan 10% dari kebutuhan bahan bakar pada mobil kita. 
  8.  Tutup jendela mobil pada saat berkendara dengan kecepatan tinggi karena bisa menyebabkan terganggunya aerodinamika kendaraan dan menurunkan nilai ekonomis  bahan bakar.
Nah beberapa poin di atas kurang lebihnya adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para pengemudi untuk melakukan eco driving. Dan menurut pengalaman pribadi saya sebagai seorang newbie dalam mengemudi mobil, ada beberapa hal di atas yang justru dilanggar oleh pelatih mengemudi saya. Padahal jika membiasakan diri sejak awal untuk menggunakan eco driving pasti akan membawa dampak baik ke depannya. Karena ternyata eco driving ini memiliki beberapa manfaat sekaligus lho. Seperti pada aspek biaya yang dalam jangka panjang bisa menghemat bahan bakar dan juga perawatan mobil; pada aspek lingkungan juga tentunya mengurangi polusi udara, pada aspek sosial juga mengindarkan kita dari stress saat berkendara, jadi lebih bertanggung jawab saat mengemudi, dan juga meningkatkan kenyamanan seluruh penumpang; sedangkan dari aspek keamanan tentu saja bisa mengurangi resiko kecelakaan. Jadi bermanfaat sekali teknik eco driving  ini karena dengan pembiasaan kecil saja sudah berdampak pada banyak hal.

4 comments:

  1. Penggunaan bahan bakar yang tepat memang haruis jadi perhatian. Noted Mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh, yang susah terkadang kalau bepergian ada pom bensin yang tidak menyediakan bahan bakar yang konsisten kita gunakan.

      Delete
  2. Muatan yang berlebih itu memang sangat berbahaya. Edukasi yang menarik, Mbak. Jadi kita bisa sosialisasikan bahwa memasukan barang-barang yang akan diangkut itu ada batasnya. Agar aman.

    ReplyDelete