Monday, 22 January 2018

Mengolah 12 Bahan Dalam Mystery Box Di FINNA Foodies Cooking Competition


Apa jadinya kalau penggemar makan dan makanan ini berkompetisi untuk memasak bahan-bahan rahasia? Ya begitulah tadinya yang membuat saya maju mundur cantik untuk daftar kompetisi memasak yang diadakan oleh FINNA. Akhirnya setelah berhasil cari partner saya daftar FINNA Foodies Cooking Competition yang diadakan kemarin 21 Januari 2018 di Food Junction Grand Pakuwon. Rekan kompetisi saya kali ini adalah sahabat saya, Tata. Ini kali kedua kami mengikuti kompetisi berdua setelah sebelumnya kompetisi penjelajahan. Awalnya agak tidak masuk akal sih bagi kami yang cuma tahu menumis dan bikin sop ini untuk ikut kompetisi memasak. Apalagi jurinya tidak main-main juga, yaitu Chef Ken dan Inijie. Bagi orang-orang yang mengenal kami akan berpendapat jika lebih masuk akal kalau kami bertahan seharian menjelajahi kota tanpa uang dibandingkan memasak, apalagi bahannya rahasia. Jadi kira-kira bahan di dalam mystery box kami apa ya dan akan jadi apa ya?
 
Tim 4 Meja 4
Agak deg-degan juga karena ternyata bahannya akan ada di mystery box dan yang jelas semua itu harus kami olah dengan sambal uleg FINNA. Setelah registrasi di lokasi, kami diberikan kertas yang berisi petunjuk untuk kompetisi hari ini. Namun setelah itu ada hal yang saya sadari bahwa kebanyakan peserta memasak bersama pasangan hidup mereka. Ya apalah daya kami yang LDR dengan pasangan kami di masa depan. Yasudahlah kompetisi ini harus tetap berjalan, haha... Tapi sebelum itu kami harus melakukan tester beberapa sambal uleg dan kerupuk FINNA terlebih dahulu. Varian sambal uleg FINNA ada 4, yaitu Sambal Uleg Terasi, Sambal Uleg Pedas, Sambal Uleg Ijo, dan Sambal Uleg Bawang. Sedangkan kerupuknya ada kerupuk Udang dan Bawang. Kerupuk FINNA ya kita semua sudah tau lah, kriuk dan rasanya emang juara. Tapi kalau sambal baru kali ini saya coba, dan ternyata mantap gila pedasnya dan enak kayak bikinan mama. Setelah berdiskusi akhirnya kami memutuskan untuk memilih Sambal Uleg Bawang dan Sambal Uleg Ijo, lalu kerupuknya kami pilih kerupuk udang. Sambal uleg bawang atas inisiatif Tata karena katanya semua akan enak jika dengan sambal uleg bawang. Sedangkan saya pilih sambal uleg ijo karena tergila-gila dengan lado mudo satu ini di warung masakan Padang, hehe....
Lokasi Kompetisi
Image Source: Dok Pribadi


Meja dan Mystery Box Kami
                  Image Source: Dok Pribadi
Bahan-bahan kami


Setelah memilih dan menunggu waktu untuk dimulainya kompetisi, kami membaca rules yang sudah dibagikan. Kira-kira jika saya rangkum seperti ini:
1.       Harus masakan main course yang halal tentunya
2.       Ada 12 bahan dalam mystery box yang nantinya harus kami gunakan dan hanya boleh mengeliminasi 2 bahan saja.
3.       Waktu yang diberikan untuk memasak dalam kompetisi ini adalah 90 menit yang keseluruhannya harus sudah siap semua dengan kondisi meja yang bersih.
Lalu waktu mystery box dibuka kira-kira apa bahan yang ada di dalam milik kami? Yaaak... ternyata ada pasta fusili, daging giling, batang sereh, cabai rawit, bengkoang, telur, bawang putih, bawang bombay, daun bawang, kecap manis, jeruk nipis dan apalagi ya? Kami lupa, haha.., kira-kira itu lah. Dan bahan dari mystery box yang tidak kami gunakan adalah kecap manis.

It’s too crazy for us... Menyulap bahan-bahan tadi jadi satu menu makanan utama? Akhirnya kami berpikir sejenak. Dan saya jadi teringat salah satu drama Jepang yang pernah saya tonton. Drama tentang bisnis restoran keluarga yang menyajikan menu khas keluarga, yaitu daging burger yang diselimuti omelete. Yak... Kalau kalian pernah tau makanan nasi goreng yang diselimuti omelete bernama omurice, itulah yang menjadi inspirasi saya. Karena saya pikir di drama itu aja menu omurice bisa berkembang jadi omelete burger. Jadi harusnya pasta juga bisa, sing penting yakin kata teman kami yang memberi semangat. Saya mengusulkan nama terlebih dahulu sebelum memasak, ibarat sebelum menulis harus ada judul dulu biar isi tulisan tidak melebar kemana-mana. Begitulah saya menemukan kesamaan menulis dan memasak kali ini. Hahaha...
 
Tata Menyiapkan Bahan

Finishing

Omusta FINNA Lado Ijo alias omelete pasta yang dimasak dengan Sambal Uleg Ijo. Dengan semangat Italia, Jepang, dan cita rasa Indonesia kami yakin makanan ini akan enak. Oke kami mulai masak dengan terlebih dahulu menyiapkan daging giling yang kami beri perasan jeruk nipis. Sembari saya memasak pastanya agar lunak dan menjaga agar tidak kekurangan air, yak karena air yang diberikan terbatas tiap meja, hanya 600 m, Tata memotong bawang bombai, bengkoang, dan bahan lain yang perlu dipotong. Saya agak takut pisau, jadi menyerahkan potong memotong pada Tata. Hehe... Dengan 600 ml air ternyata sulit juga memasak pastanya, berkali-kali hampir menempel di penggorengannya. Untungnya berhasil dengan air yang hanya tersisa sedikit. Sebelum ke tahap memasak pasta dengan bumbu, saya sepakati dulu untuk menggunakan takaran Sambal Uleg Ijo lebih banyak daripada Sambal Uleg Bawang karena sesuai judul. Dan ketika saya memulai untuk menumis bahan-bahannya, Tata pergi ke station penggorengan kerupuk. Dan sewaktu saya menumis, saya menunggu Tata untuk kembali ke meja kami karena kurang percaya diri memasukkan bumbunya jika tidak ada rekan yang melihat. Segera setelah dia kembali, saya memasukka semua bahan dan bumbu yang tersisa. Setelah semua dirasa sudah tercampur, kami mencicipinya dan luar biasa ternyata enak. Setidaknya menurut kami enak dan bisa dimakan. Tidak mengecewakan dan pokoknya layak untuk dimakan. Hahaha... Tahap terakhir tentu saja membuat omeletenya yang saya sendiri belum pernah melakukannya. Saya yakin, di sinilah (salah satu) kekurangan kami.
 
Omusta FINNA Lado Ijo

Meskipun tidak menang tapi kami sama sekali tidak kecewa karena kami bersenang-senang. Tidak menyesal mengikuti kompetisi ini karena benar-benar merupakan sesuatu yang baru untuk berinovasi dengan bahan makanan dengan waktu yang sebentar. Rasanya saya lumayan ketagihan dan jika ada kompetisi serupa ingin mengikutinya lagi. Hehe... Sampai jumpa di resep-resep selanjutnya, Lho? Eh kalau ada yang mencoba memasak  Omusta FINNA Lado Ijo boleh juga lho. Nanti share hasilnya ke saya ya? Sampai jumpa. 

Sampai Jumpa Lagi Chef-nim