Saturday, 14 April 2018

Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya


Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya

Sunsilk Hujab Hunt yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2012 akhirnya dimulai juga audisi pertamanya pada tahun 2018. Kota pertama yang disambangi untuk audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 adalah Kota Surabaya. Bertempat di Atrium Grand City Mall Surabaya, para peserta audisi sudah memadati lokasi audisi sejak mall baru dibuka pada Sabtu, 07 April 2018 lalu. Sedikitnya 250 peserta yang sudah terekam panitia dalam pendaftaran pertama untuk audisi kota Surabaya. Ditambah lagi dengan jumlah peserta yang mendaftar on the spot. Para peserta yang mendaftar untuk audisi Kota Surabaya ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Terlihat antusias para musllimah di Jawa Timur untuk bisa menunjukkan bakatnya.

Sunsilk Hijab Hunt sendiri bukan ajang adu kecantikan meskipun tentu saja harus cantik dari dalam hati. Namun dengan adanya Sunsilk Hijab Hunt diharapkan para muslimah bisa dengan percaya diri menunjukkan bakatnya. Hijab yang menjadi pelindung bagi muslimah bukan halangan untuk tetap aktif dan mengembangkan diri.  Para peserta yang mengikuti audisi di Surabaya menampilkan banyak bakat seperti modeling, story telling, menyanyi, tilawah, bermain alat musik, tari tradisional, dan tari balet. Aulia Sukma yang membawakan tari balet itu mengaku bahwa ia ingin menjadi balerina berhijab yang pertama di Indonesia. Hari pertama Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Surabaya terseleksi sebanyak 20 orang finalis yang akan diseleksi kembali pada hari kedua.  Pada hari kedua tersebut, didapatkan pemenang 2 orang orang yang akan menjadi perwakilan Kota Surabaya dalam grand final di Jakarta pada bulan Juni 2018. Selain Kota Surabaya, kota-kota lain yang akan diselengkarakan audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 adalah seperti Yogyakarta, Medan, Palembang, Makassar, Bandung, dan Jakarta.

Pada audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 Kota Surabaya yang menjadi pemenang adalah Tia Sahfira dan Fadila Yahya. Tia Sahfira mengikuti audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Surabaya jauh-jauh dari Semarang, Jawa Tengah. Tia menampilkan kebolehannya dalam menyanyikan tembang lawas Jawa yang berjudul Wanita. Dengan suara khas sinden yang merdu, Tia berhasil mendapat perhatian para juri, yaitu Soraya Larasati dan Terry Putri. Fadila Yahya sendiri tampil dengan bakat story tellingnya. Selain itu pada hari sabtu kemarin di audisi Surabaya juga disambangi oleh orang nomor satu dan paling cantik di Surabaya, yaitu Ibu Walikota Surabaya Tri Risma Harini. Kedatangan Ibu Walikota selain untuk menengok bakat-bakat di Surabaya juga memberikan komentar dan saran kepada para peserta Audisi. Ibu Risma mengatakan bahwa memiliki bakat harus dikawal terus dan konsisten. Setiap malam sebelum tidur mengevaluasi perkembangan bakat hari ini, dicari apa yang kurang dan berhasil dicapai dan berusaha memperbaikinya esok hari. Hal tersebut harus dilakukan dengan konsisten setiap hari. Terlihat para peserta audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 Kota Surabaya mendengarkan baik-baik apa yang Ibu Risma katakan.

Ibu Tri Risma Harini

Setelah pengumuman dua orang pemenang yang akan menjadi wakil Kota Surabaya, mereka harus mempersiapkan diri untuk bersaing dengan para wakil dari kota lainnya di Jakarta pada bulan Juni mendatang. Sedikit bocoran tentang hadiah yang akan didapatkan oleh para pemenang utama nantinya adalah uang tunai dan paket umroh. Jika tertarik untuk mengikuti audisi juga persyaratannya sangat mudah, yaitu muslimah berhijab dengan usia 15-18 tahun, WNI yang tinggal di Indonesia, dan tentu saja harus memiliki bakat. Selamat berjuang para peserta Sunsilk Hijab Hunt 2018 untuk bisa menginspirasi banyak muslimah lainnya.



No comments:

Post a Comment