Sunday, 30 September 2018

Buffet Lunch Sambelan Dengan Cita Rasa Homey Di Maxone Dharmahusada



Beberapa bulan lalu saya pergi ke makan siang di Maxone Dharmahusada Surabaya dan sejak saat itu saya tidak bisa melupakan cita rasa yang mereka tawarkan. Dan beberapa hari yang lalu saya dan teman-teman saya kembali pergi ke Maxone Dharmahusada Surabaya untuk makan siang. Suasananya berbeda dengan saat pertama kali ke sana. Karena dulu lokasinya di bawah atau di Cardamom Bistro sedangkan sekarang untuk buffet lunch kita bisa nikmati di lantai 8 atau Sky Cave Rooftop Lounge. Tentunya dengan pemandangan yang menyenangkan.


Banyak hotel di Surabaya yang mulai menawarkan buffet lunch atau dinner dengan menu tradisional termasuk di Maxone Dharmahusada. Dan hotel pertama yang saya datangi karena menawarkan menu makan siang tradisional adalah Maxone Dharmahusada dan tidak pernah menyesal telah datang. Kali kedua ke sana rasa yang ditawarkan masih saja maksimal dan kaya rempah.

Cita rasa maksimal yang ditawarkan masih tidak lepas dari racikan ajaib Chef Hernanto. Selaku orang di balik layar dari menu yang tersaji di Maxone Dharmahusada, Chef Hernanto selalu memperhatikan bahan dan rempah-rempah. Kunci dari masakan tradisional Indonesia adalah rempah-rempah, tidak bisa diganti atau pelit rempah karena rasanya tidak akan kuat. Nah bumbu jangkep atau rempah-rempah lengkap inilah yang membuat menu buffet lunch di Maxone Dharmahusada memiliki cita rasa sangat homey.


Menu yang ditawarkan Maxone Dharmahusada kali ini adalah berbagai macam sambelan, menu utama, dan  side menu yang cocok untuk dijadikan cemilan. Kemarin waktu ke sana yang disajikan adalah 5 jenis sambal, yaitu sambal terasi, sambal tempe, sambal ijo, sambal matah dan sambal kecap. Untuk menu utamanya ada nasi putih, mie goreng, nasi goreng, ayam bakar, tumis buncis dan wortel, sup dengan bola ikan, serta corn and cream (semacam sup krim dengan jagung manis). Side menu di gerabah ada ikan asin bulu ayam, peyek, tumis kikil, onion ring, tahu isi, telur dengan saus hollandes, croissant abon. Selain itu ada juga salad bar dengan berbagai macam dressing yang disediakan untuk kamu yang suka sayuran.



Saya hampir mencoba semua makanan yang tersaji dan sekali lagi secara jujur saya kagum dengan rasa makanan di Maxone Dharmahusada ini. Chef Hernanto tidak pernah mengecewakan saya. Karena saya orang yang jarang makan nasi putih karena rasa yang plain, saya akhirnya mengambil nasi goreng dengan sambal ijo dan lauk ayam bakar yang sudah dipotong kecil-kecil. Nasi gorengnya sudah pedas tanpa perlu sambal ternyata. Khas nasi goreng yang rasa rempah-rempah itu lho, bukan yang sekadar pakai bumbu penyedap. Ayam gorengnya juga lembut, rasanya enaknya juga cocok banget melumuri ayamnya tapi bukan rasa yang membuat menu lain jadi tidak menonjol rasanya. Saya suka karena cita rasa mereka jadi balance bukan balapan.

Saran

Saran saya saat ke sini mending makan pakai nasi putih karena sambelan yang enak itu memang cocoknya dengan nasi putih. Kalau nasi goreng bagi saya identik dengan makan praktis atau makan dengan cepat, oleh karena itu nasi goreng sering kali ditambahkan dengan beberapa bahan lain seperti bakso, irisan ayam, atau telur, yang tentunya dengan ditambah bumbu atau rempah-rempah. Dan biasanya makanan praktis seperti ini tidak cocok jika ditambahkan lauk tambahan. Tapi dari berbagai macam nasi goreng hotel yang pernah saya coba, di Maxone Dharmahusada ini adalah nasi goreng yang punya karakter alias enak. Kalau di tempat lain mungkin sekadar menggoreng nasi putih agar tidak hambar rasanya, di Maxone Dharmahusada sudah bisa dimakan tanpa lauk tambahan. Mungkin nasi gorengnya dengan lauk ikan asin akan jadi menu yang cocok. Jadi jika ingin menikmati nasi goreng, mungkin bisa secara terpisah kemudian baru menikmati menu utama lainnya.

Dengan menonjolkan bermacam-macam sambal di menu makan siangnya, saya rasa ada yang kurang. Variasi lauk yang bisa dicocol ke sambal sebaiknya bisa lebih bervariasi agar lebih terasa nuansa sambelannya. Semua varian sambalnya sendiri sudah sangat nikmat jadi alangkah baiknya potensi sambalnya tidak disia-siakan. Saya yakin Maxone bisa mempertimbangkan yang satu ini karena rasa masakan mereka sudah benar-benar enak. Pokoknya saya ngefans sama Chefnya.

Bagaimana Caranya Untuk Join Buffet Lunch Maxone Dharmahusada?

Teman-teman bisa menikmati buffet lunch sambelan ini setiap Senin-Jumat pada pukul 12-3pm. Lebih baik untuk reservasi terlebih dahulu sebelum datang dan juga kata Chef Hernanto bisa diusahakan untuk memenuhi permintaan menu jika ada yang request. Harganya juga sangat terjangkau, yaitu 87k/pax. Informasi lebih lanjut bisa hubungi kontak yang tertera di bawah atau kalau ingin kepo bisa ke sosial medianya. Selamat makan siang!

Maxone Hotel Dharmahusada
Alamat: Jalan Dharmahusada 189 Surabaya
Telp: +62 31 5957258
Instagram: maxonedharmahusada


Friday, 28 September 2018

Hadiah Chuseok Terbaik! Meriahnya BTOB In Jakarta 2018


Kepada Tuhan Yang Maha Baik, merci Ya Gusti telah mewujudkan harapan di chuseok tahun lalu dengan sesuatu yang lebih besar. Apa kabar hari kalian setelah satu minggu berlalu?
21 September 2018, pagi itu Jakarta sedang diguyur hujan hampir di semua sudut kota. Tidak sepanas Surabaya dan tidak juga terlalu dingin, suasananya nyaman. Saya berangkat ke Jakarta saat Tabebuya di Surabaya sedang indah-indahnya. Tapi tak apa, di lain waktu masih ada kesempatan melihat Tabebuya bersemi lagi. Sedangkan melihat BTOB dan mendengar nyanyian mereka secara langsung mungkin hari itu adalah kesempatan sekali seumur hidup. Ke depannya entah masih bisa lagi atau tidak.

BTOB salah satu grup idola pria asal Korea Selatan yang lagu-lagunya paling nempel di telinga saya. Mereka salah satu yang penampilan live-nya paling ditunggu-tunggu karena kemampuan vokal yang luar biasa. Kata orang suara mereka semerdu dan stabil seperti yang ada di CD album atau Spotify high quality. Selain itu mereka juga grup yang biasanya dibilang kumpulan pelawak dengan kemampuan bernyanyi. Mungkin karena itu banyak yang suka karena mereka totalitas dalam menghibur.

Tidak hanya Melody (fans  BTOB) di Korea sana yang menunggu tapi juga Melody Indonesia yang tidak sebanyak di negara asal BTOB sana. Di Korea BTOB sangat popular dan belum lama ini menggelar konser di Olympics Gymnastic Arena Korea selama 3 hari dan dihadiri oleh 36.000 orang. Tapi bagi Melody Indonesia yang tidak sebanyak itu, untuk bisa melihat langsung BTOB tampil  hanya ada 3 pilihan, yaitu menonton di Korea atau negara lain yang sering disinggahi, membuat campaign melalui My Music Taste agar bisa dinotice, dan yang terakhir adalah mengharap keajaiban, hahaha...

Perjalanan Panjang Membawa BTOB Ke Indonesia Melalui My Music Taste
Poster BTOB In Jakarta
Image Source: Loket and MMT
Di antara ketidakmungkinan, Melody di Indonesia memilih untuk berusaha mengundang  BTOB ke Indonesia dengan bantuan My Music Taste (MMT). MMT sendiri adalah sebuah platform yang menjembatani antara penggemar dan promotor untuk menggelar konser. Sistemnya penggemar membuat kampanye yang sedikitnya harus diikuti oleh 50.000 penggemar.

Melody di Indonesia sendiri memulai campaign melalui MMT untuk membawa BTOB ke Jakarta sejak tahun 2016 dan baru benar-benar terealisasi September 2018. Sejak pertama kali dibuat, campaign ini mendapatkan 50.000 poin di tahun 2017 dan sama sekali tidak menunjukkan progres sampai awal tahun 2018. Sampai kami semua berpikir sepertinya tidak mungkin membawa mereka ke Indonesia hanya dengan campaign seperti ini. Apalagi basis penggemar mereka tidak banyak meskipun banyak non-fans yang juga menjadi penikmat lagu mereka.

Kemudian pada bulan April 2018 tiba-tiba kami semua mendapat notifikasi SMS dan email bahwa pihak MMT telah menghubungi CUBE Entertainment selaku manajemen BTOB.  11 Mei 2018 MMT memberikan laporan lagi bahwa mereka telah mengecek jadwal BTOB. Sampai di sini kami masih antara percaya dan tidak percaya bahwa BTOB akan datang ke Indonesia.
Perjalanan Melody Indonesia Membawa BTOB

Oh ya, saat hari pertama bulan puasa lalu saya pergi bekerja part time di bidang F&B dan rekan kerja saya bertanya adakah grup idola Korea yang saya sukai? Dan saya asal saja menjawab bahwa kami akan membawa BTOB ke Indonesia, sedang mencari venue yang pas dan kemudian mulai proses penjualan tiket. Dan yaaa yang benar saja beberapa hari kemudian perkataan saya seakan menjadi benar. MMT dan BTOB mengumumkan akan melakukan konser di Jakarta pada 21 September 2018.

Dimulai dari tahun 2016 hingga mendapat kejelasan di tahun 2018 rasanya seperti perjalanan panjang yang akhirnya mendapatkan balasan setimpal. Menunggu sambil mencoba mengontak beberapa orang sering terlibat dalam dunia per-konseran di Indonesia (kalau ini sih kayaknya seluruh Melody yang melakukannya). Melody, we did it. Terima kasih My Music Taste. Stop Wishing, Start Making!

The Concert
Saat Konser
Image Source: Dokumentasi Pribadi
21 September 2018 pagi hari rasanya menjadi saat yang sangat panjang untuk menunggu datang malam hari. Saya yakin bukan cuma saya yang berharap ingin cepat-cepat malam dan sekaligus tidak ingin cepat-cepat hari itu berlalu. Bagi saya selain akhirnya bisa bertemu BTOB juga menjadi saat yang menyenangkan karena bisa bertemu teman-teman dari grup obrolan Melody International. Ya karena tidak hanya dihadiri fans dari Indonesia, tapi juga dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan bahkan Korea.

Bisa bertemu dan berfoto bersama teman-teman yang setiap hari hanya bisa bertemu di ruang obrolan ternyata menjadi kegembiraan tersendiri. Kami yang berbeda negara ternyata bisa juga bertemu karena hobi yang sama. Kali ini saya harus berterima kasih pada BTOB karena telah memberikan banyak teman baru dari berbagai negara. Semoga di lain kesempatan bisa bertemu mereka yang dari Italia, Brazil, Amerika, Turki, dan lainnya.

Pukul 19:30 WIB tepat konser istimewa dan khusus ini akhirnya dimulai, mereka membawakan lagu The Feeling sebagai lagu pembuka. Mereka benar-benar seperti malaikat yang turun ke bumi saat pertama muncul di panggung. Pertama kali hanya melihat bayangan yang kemudian lampu panggung menyorot mereka menjadi lebih jelas. Rasanya seperti ternyata mereka benar-benar nyata ada di dunia ini. Biasanya hanya bisa melihat melalui layar dan mendengar suara mereka melalui pemutar musik, kali ini mereka benar-benar ada di depan saya.

Ruangan yang tidak begitu luas ternyata tidak mengurangi kemeriahan konser sederhana kali ini. Mereka seakan menjadi satu dan menjadi lebih dekat dengan kami. Ruangan yang dingin perlahan menjadi hangat dipenuhi cinta satu sama lain. Agak lebay enggak sih saya mendeskripsikannya? Hehe... tapi beneran kok kalau rasanya mereka itu memberi kami cinta dengan nyanyian mereka yang tulus dan para Melody juga memberikan cinta dengan menunjukkan fanchant yang kompak dan keras, tidak kalah dengan Melody Korea sana.

Total mereka membawakan 13 lagu dengan urutan sebagai berikut (oh ya saya kayaknya terlalu niat membawa pena dan kertas agar bisa mencatat setlist konser haha):
The Feeling
Movie
Someday
Talking and game time
All Wolves Except Me (Naivety)
Blowin’ Up
When It’s Rain - BTOB BLUE (vocal line)
Ice Breaker – Rap Line
Eunkwang Letter
Summer Romance
Yeah
Only One For Me
Missing You
Finale (Our Concert)

Semua berjalan meriah, pecah, sekaligus mengharukan. Terutama saat tiba mereka menyanyikan Finale (Our Concert) yang seperti menyadarkan saya bahwa konser yang hampir berakhir ini benar-benar nyata terjadi dan saya berada di tengah-tengahnya, bukan lagi mimpi semu atau harapan-harapan semata.




Setelah konser berakhir bukan berarti sampai di situ perjumpaan kami, para pemegang tiket VIP mendapan keistimewaan bisa bertemu dengan mereka lebih dekat dengan Hi Touch atau foto bersama. Saya sendiri mendapatkan kesempatan untuk berfoto bersama mereka bersama beberapa Melody lain. Sengaja saat konser saya memaki jaket seragam Wow Korea Supporters yang diberikan oleh Korea Tourism Organization Indonesia agar rasanya tanda-tanda berjodoh dengan mereka semakin lengap terwujud. Benar saja akhirnya saya bisa berfoto memakai seragam ini bersama BTOB yang juga ditunjuk KTO menjadi Tourism Ambassdor 2018. Setelah bulan Februari lalu saya lolos menjadi anggota WKS 2018 dan beberapa hari setelahnya BTOB juga ditunjuk menjadi Tourism Ambassador.

Baca juga: Menemani BTOB Untuk Mengenalkan Pariwisata Korea

“Kenapa kebetulan ini terasa aneh ya? Jangan-jangan kamu beneran bakal bisa bertemu BTOB.” Kata kakak saya waktu itu. Dan inilah saya 21 September 2018 di Jakarta ternyata benar-benar bertemu mereka.

Seperti Terwujudnya Harapan Chuseok Tahun 2017

23-25 September 2018 kemarin adalah Hari Chuseok, yaitu hari libur nasional Korea selama 3 hari yang diperingati untuk merayakan panen besar. Biasanya saat libur chuseok orang-orang berkumpul bersama keluarga. Meskipun kita tidak merayakan hari chuseok tapi bagi saya terasa sangat istimewa juga. Karena bisa melihat konser BTOB, berfoto bersama mereka, rasanya seperti harapan saat Chuseok tahun lalu bisa terwujud di Chuseok tahun ini.

Semuanya berawal dari saat menonton acara Immortal Song Special Chuseok tahun lalu yang menampilkan duet antara Seo Eunkwang (leader BTOB) dan Ibunya. Wah suara mereka sangat luar biasa, saya jadi tahu Eunkwang mendapatkan suara merdu itu dari mana. Dan saat itu saya punya satu pikiran gila yaitu “entah bagaimana caranya saat musim gugur 2018 saya harus bisa bertemu dengan Eunkwang untuk menunjukkan kekaguman saya”.


Tahu kan Tuhan selalu punya berbagai cara untuk merespon tiap doa manusia? Terkadang Tuhan langsung berkata “Iya” tapi kadang juga Tuhan berkata “tunggu dan bersabarlah Aku akan berikan lebih nanti.” Dan yang saya rasakan itu adalah yang kedua. Ya karena sepertinya tidak mungkin sekali Tuhan akan langsung mewujudkan. Tapi di antara pasrah dan putus asa itu ternyata Tuhan berkata harus menunggu lebih lama lagi untuk bisa bertemu Eunkwang tapi 21 September kemarin Tuhan memberikan gantinya, yaitu bertemu 6 member lain sementara Eunkwang sedang menjalankan tugas negara.

Jadi meskipun tidak jadi bertemu Eunkwang di musim gugur tahun ini, ternyata Tuhan Maha Baik menggantikannya dengan hal yang sama besar atau mungkin lebih besar. Merinding sendiri kalau diingat-ingat. Ini baru satu hal saja dalam hidup yang saya sadari tentang cara Tuhan merespon harapan-harapan saya. Hal lain pastinya lebih banyak dan tak cukup untuk saya rangkum menjadi satu tulisan. Merci Ya Gusti!

Hey, mungkin kuncinya ada pada berharap dengan sungguh-sungguh dan yakin Tuhan Maha Mampu untuk mengabulkan harapan yang kecil bagi-Nya.






Tuesday, 18 September 2018

Buffet Lunch Angkringan Di Marketplace Addicted Hotel Harris Gubeng



Annyeonghaseyo teman-teman! Mau cerita soal makan siang yang menunya angkringan banget tapi salamnya tetep ke-Korea-an. Tidak apa-apa... yang penting jiwanya tetap pada menu angkringan. Haha...

Siapa yang tidak tahu angkringan? Saya yakin 100% semua orang tahu  angkringan, apalagi orang Jawa atau yang pernah pergi ke Jogja. Warung yang menjual makanan murah seperti nasi kucing, berbagai macam gorengan, sate usus, sate telur puyuh (favorit saya), dan berbagai sate lainnya, tidak lupa berbagai wedhang. Waktu tinggal di Jogja beli makan di angkringan bisa jadi pilihan super hemat, tapi lain halnya waktu ke Jogja hanya untuk liburan bisa jadi malah kalap di angkringan. Semua itu karena saking murahnya tapi porsi mini jadi ambil ini itu dan akhirnya malah tekor di belakang. Siapa pernah seperti ini? Hayoo ngaku.


Makan di angkringan memang menjadi pengalaman tersendiri karena biasanya kita jadi terbayang-bayang semua menu menggiurkan di sana. Jujur saya beberapa kali pergi makan di angkringan ala-ala yang ada di Surabaya tapi rasanya sama sekali berbeda dari asalnya sana, entah harga dan rasanya. Tapi waktu kamis 12 september lalu makan buffet di angkringannya Hotel Harris Gubeng, saya menemukan rasa yang benar-benar Jogja banget.

What? Makan angkringan aja kudu ke hotel dulu?


Tenang semuanya... ini tidak seperti yang kalian pikirkan. Tidak cuma buffet angkringan yang ada di Hotel Harris Gubeng Surabaya. Tapi banyak menu lainnya. Sebelum memperkenalkan menu lainnya, izinkan saya membahas my point of view dulu, yaitu bintang utama saya si Angkringan.

Menu angkringan ini sendiri ada di spot Warung yang menyediakan berbagai macam menu tradisional seperti nasi kuning, nasi megono, nasi liwet, nasi gudeg lengkap, tengkleng, aneka gorengan, dan sate telur puyuh, sate kulit ayam, sate jerohan, sate usus, serta masih banyak lagi yang semuanya dijamin bikin ngiler sama seperti kalau khilaf di angkringan.


Saya sendiri tidak melewatkan makan aneka sate dan gorengan yang rasanya bikin saya pengen balik tinggal di Jogja saja. Gorengannya sendiri dibuat fresh oleh para koki di angkringan, jadi rasanya dijamin enak. Trust me, saya seorang yang makan gorengan saja picky dan bahkan tempat dekat rumah saya menilai masing-masing mereka mana yang jago dalam gorengan tertentu.

Sebenarnya saya makan siang kali ini bersama teman-teman di Marketplace Addicted Buffet Lunch Hotel Harris Gubeng. Setelah 3 tahun sukses menyelenggarakan Market Buffet Lunch, sekarang HARRIS Cafe kembali menghadirkan Marketplace Addicted Buffet Lunch dengan nuansa dan konsep yang baru untuk menemani makan siang kita semua.

Nah, selain ada menu warung dan angkringan banget seperti yang sudah saya sebutkan di atas, ada juga menu tradisional lain yang super Jawa Timuran, yaitu rujak cingur, gado-gado, dan lontong balap. Tidak hanya menghadirkan menu-menu Indonesia, Marketplace Addicted Buffet Lunch juga menghadirkan menu Asia dan beberapa menu Western. Jadi serasa wisata kuliner ke berbagai tempat kalau makan siang di sini. Tak lupa berbagai pencuci mulut yang manis, enak, nan unyu siap membisiki kalian untuk balik lagi ke HARRIS Cafe.




Jujurly saat masuk ke HARRIS Cafe yang berlokasi di lantai 5 Hotel HARRIS Gubeng Surabaya ini, mata saya pertama kali tertuju pada konsepnya yang Surabaya banget. Ada sketsa monokrom dari ikon-ikon Surabaya dan foto-foto hitam putih dari lokasi yang termasuk ikon Surabaya juga. Saya sih menikmati sekali foto-foto yang menghiasi HARRIS Cafe, sangat artistik dan kadang sampai tidak sadar bahwa itu adalah ikon Kota Surabaya yang diambil dari sisi yang berbeda. Setelah mata tertuju pada konsep kafe kali ini, tiba-tiba makanan yang dimasak para chef di open kitchen melambai-lambai manja minta diperhatikan. Hahaha... kalau sudah begitu lebih baik menyerah dan segera makan.


Marketplace Addicted Buffet Lunch bisa banget jadi solusi kalian yang ingin wisata kuliner di Surabaya tapi tidak punya waktu berkeliling karena semuanya ada di sini dengan rasa yang tidak perlu diragukan. Kebayang enggak bisa makan martabak telur yang nikmat banget, terus makan tahu Sichuan (Szechuan Mapo Tofu), belok dikit makan angkringan, santai dikit makan rujak cingur, mau pulang makan kue manis-manis. Waaah... nikmatnya hidup.

Marketplace Addicted Buffet Lunch ini bisa kita nikmati setiap hari Senin-Jumat dari pukul 12.00 – 15:00 di HARRIS Cafe lantai 5  Hotel HARRIS Gubeng Surabaya. Wisata kuliner lengkap dengan harga IDR 148.000,- net/orang ini memang menurut saya worth it banget buat dicoba. Pemesanan tempat bisa menguhubungi 031-501 1100 atau di WhatsApp 0811-305-625.


Monday, 10 September 2018

Temukan Gaya Perjalananmu Dalam Aplikasi Korea Travel Book




Assalamualaikum yeorobun! Apa kabar di hari kejepit nasional ini? Mungkin ada yang lagi cuti, liburan, atau malah beres-beres rumah kayak saya. Terjadi hal yang mengejutkan saat beres-beres rumah, yaitu banyak menemukan buku dan brosur perjalanan. Ternyata mereka ini biangnya menuh-menuhin kamar saya yang emang berantakan ini. Hehehe...

Sejak beberapa tahun lalu saya hobi pergi ke pameran travel apalagi Surabaya setiap tahun punya yang namanya Majapahit Travel Fair. Dan setiap tahun saya datang pasti pulangnya selalu bawa banyak brosur, buku panduan perjalanan, sampai suvenir yang diberikan gratis. Terkejutnya saya hari ini menemukan buku dan brosur dari 2015 dan terakhir buku panduan perjalanan Korea dari Korea Festival di Surabaya tahun ini. Dabeak emang saya yang gak rapi ini, mohon jangan dicontoh.

Kalau dipiir-pikir kan niatnya nyimpen buku panduan perjalanan dari pameran-pameran gitu buat jaga-jaga kalau suatu saat mengunjungi tempat tersebut. Eh enggak tahunya malah jadi numpuk karena tiap tahun pasti ada buku yang baru lagi. Ya apalagi buku panduan ke Korea yang saya kumpulkan, niatnya semoga bisa berguna tahun depan, Amin...
 
Korea Travel Book Milik Saya
Saya termasuk betah membaca peta wisata dan buku panduan dari pemerintah setempat. Pernah berhenti di pinggir jalan waktu di Singapura untuk menemukan the best route dengan peta yang bisa buat lesehan. Haha... zaman belum punya ponsel pintar. Dan sekarang seperti terjadi lagi, di saat santai begini saya main hape dan baru tahu kalau Korea Tourism Organization (KTO) punya aplikasi praktis di ponsel pintar yang namanya Korea Travel Book.

Waktu saya cek ternyata ada semua dong ebook yang saya koleksi kemarin di aplikasi Korea Travel Book. Jadi aplikasi ini adalah aplikasi yang berisi berbagai macam ebook yang sangat berguna untuk wisatawan yang berkunjung ke Korea. Di dalam aplikasi ini menyediakan beberapa bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Jepang, dan Mandarin. Belum tersedia Bahasa Indonesia ya teman-teman, tapi saya yakin orang Indonesia pinter Bahasa Inggris kok. Tapi semoga suatu saat ada pilihan Bahasa Indonesia ya.


Secara tampilan, Korea Travel Book sangat mudah dimengerti oleh pengguna. Untuk bisa membaca ebooknya tentu saja kita harus mengunduh terlebih dahulu buku yang kita perlukan. Jenisnya juga banyak dan sudah diurutkan masing-masing sesuai kebutuhan wisatawan. Di antaranya adalah tips perjalanan, panduan perjalanan, peta wisata, makanan, budaya, dan wisata minat khusus. Tipsnya kalau dari saya, sebaiknya sebelum melakukan perjalanan kita unduh dulu buku-buku yang kita butuhkan sesuai tempat yang sudah kita rencanakan akan kita datangi. Lalu kita bisa menggunakannya dengan bebas tanpa koneksi internet.

Jika kita merencakanan perjalanan untuk wisata kuliner, Korea Travel Book juga menyediakan berbagai ebook terkait. Tidak terkecuali tentang wisata kuliner berbagai restoran halal dan ramah muslim yang sedang dipromosikan di Halal Restauran Week Korea 2018. Bagi pencari lokasi yang Instagramworthy kalian juga bisa menemukan panduan lokasi mana saja yang bisa dipakai untuk foto-foto dan pamer ke Instagram. Yang pecinta berat drama Korea dan selalu penasaran ingin mengunjungi lokasi-lokasi yang selama ini hanya kita lihat lewat layar saja juga disediakan berbagai macam pilihan ebook.

Saya rasa apapun gaya perjalanan kita ke Korea akan sangat-sangat terbantu dengan Korea Travel Book ini. Bahkan bagi saya yang saat jalan-jalan suka mengamati perkembangan kota juga tersedia. Secara keseluruhan menurut saya aplikasi ini sangat berguna, mudah digunakan, dan tidak berat dijalankan. Jadi kamu sudah siap menemukan gaya perjalanan ke Korea? Download aplikasinya di sini


Friday, 7 September 2018

Halal Restaurant Week Korea 2018: Saatnya Wisata Kuliner Tanpa Khawatir




Orang bilang tak lengkap jika berplesiran tanpa mencicipi kuliner setempat. Rasanya sudah menjadi satu paket yang tak terpisahkan antara plesiran dan kulineran. Bukankah jalan-jalan paling nikmat adalah ketika kita merasakan menjadi seperti warga di tempat yang kita datangi?

Teman-teman jika pergi jalan-jalan ke Korea juga pasti ingin mencoba memakai hanbok (pakaian tradisional Korea) dan jalan-jalan seperti warga Korea asli pada jaman dahulu kan? Begitu pula dengan mencicipi makanan khas, entah itu jajanan atau hidangan utama. Apalagi jika melihat di film dan drama yang menampilkan adegan makan dengan menunjukkan betapa menggiurkannya hidangan mereka.

Kalau di Indonesia mungkin kita sudah banyak mencoba makanan khas Korea dengan jaminan halal. Tapi ketika pergi ke Korea dan mencicipi di sana mungkin kita selalu khawatir tentang kehalalan makanannya. Tapi dengan semakin berkembangnya sektor pariwisata di Korea dan banyaknya turis muslim yang berkunjung, kini pemerintah Korea sudah sangat menaruh perhatian pada kehalalan makanan di sana.


Sebagai bentuk perhatian terhadap makanan yang ramah muslim ini, Korea menyelenggarakan Halal Restaurant Week 2018. Acara ini berlangsung dari 16 Agustus hingga 14 Oktober 2018. Tahun ini merupakan tahun ketiga bagi Korea dalam menyelenggarakan Halal Restaurant Week. Dalam Halal Restauran Week 2018 ini ada 123 restoran ramah muslim yang turut berpartisipasi. Selain itu juga didukung oleh 24 atraksi pariwisata seperti Grevin Museum, Hanboknam, Petite France, Busan City Tour dan masih banyak lagi. Atraksi-atraksi wisata tersebut turut berpartisipasi memberikan kupon diskon khusus selama Halal Restaurant Week Korea 2018.

How to join this hype?
Jika kalian punya rencana berlibur ke Korea dalam waktu dekat apalagi dalam tanggal yang sudah saya sebutkan sebelumnya, maka hukumnya wajib dan harus mengikuti Halal Restaurant Week 2018. Karena liburan akan semakin lengkap jika kita mencicipi kuliner khasnya.

Korea Tourism Organization (KTO) menyediakan buku kupon diskon Halal Restaurant Week 2018. Dalam buku tersebut terdapat berbagai kupon diskon dari 123 restoran ramah muslim yang berpartisipasi tahun ini. Buku kupon diskon ini bisa kalian peroleh secara gratis di kantor KTO Jakarta pada hari senin-sampai jum’at pukul 08.30-11.30 dan pukul 13.30-16.30. Sebaiknya sebelum berkunjung ke kantor KTO Jakarta untuk mendapatkan buku kupon diskonnya kalian bisa menghubungi terlebih dahulu. Kalian bisa menelepon kantor KTO Jakarta di (021) 5785-3030.

Bagi yang tidak berdomisili di dekat kantor KTO Jakarta juga bisa mengunjungi situs Halal Restaurant Week Korea untuk mendapatkan macam-macam kupon diskon restoran ramah muslim selama Halal Restaurant Week 2018.


image source hrw Korea
image source hrw Korea

Selain diskon yang diberikan oleh restoran yang berpartisipasi, selama Halal Restaurant Week Korea 2018 juga ada promosi lainnya. Dengan mengucapkan kata-kata ajaib kita juga bisa mendapatkan pre-fixed menu. Gunakan salam khas Korea Anyyeonghaseyo yang berarti Halo, kalian bisa mendapatkan pre-fixed menu dengan harga KRW 29.900. Dan ucapkan terima kasih dalam bahasa Korea yaitu Kamsahamnida dan kalian bisa mendapatkan pre-fixed menu dengan harga KRW 39.900. Pre-fixed menu tersebut juga bisa digabungkan dengan kupon diskon KRW 10.000.

Nah, jadi jangan sampai ketinggalan kesempatan menarik untuk berwisata kuliner tahun ini. Selamat menikmati wisata kuliner di Korea tanpa khawatir.

Thursday, 6 September 2018

Mengulik Ponsel Pintar Terbaru Andalan ASUS Bersama Pricebook



Yuk Kenalan Dengan Pricebook
Kenapa harus kenalan dengan Pricebook?
Pricebook adalah sebuah situs penting yang wajib dikunjungi oleh para pecinta gadget dan elektronik. Pricebook memberikan perbandinan harga dan reputasi dari berbagai macam gadget. Tentu saja Pricebook mengusung kepercayaan diri mereka sebagai situs perbandingan harga gadget dan elektronik nomor 1 di Indonesia.

Sistem perbandingan harga dari Pricebook ini O2O alias online to offline dan sebaliknya. Jadi kita bisa membandingkan harga dari berbagai toko online di Indonesia dan juga toko offline yang tersebar di seluruh Indonesia juga. Jadi kita bisa perhatikan berbagai harga di banyak toko online sebelum membeli. Tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi atau tab di browser kita untuk membandingkan harga. Begitu pula dengan di toko offline kita tidak perlu lagi jalan dari toko satu ke toko lain apalagi sampai berpindah pusat perbelanjaan kan? Pricebook benar-benar turut menjaga bumi dari pemanasan global gaes...



Tidak sampai di situ gaes.... di Pricebook juga bisa melihat review-review gadget dari pengalaman asli para pengguna. Jadi benar-benar melindungi pengguna untuk bisa menemukan perangkat yang tepat sesuai kebutuhan bagi pengguna.

Jujurly sebelum datang ke acara Cangkruk Bareng Media & Blogger Surabaya ini saya belum tahu apa itu Pricebook. Norak ya? Tapi gapapa lah telat tahu daripada enggak sama sekali. Dan sekarang saatnya say goodbye ke cara konvensional untuk membandingkan harga gawai yang akan kita beli.

Tidak hanya memperkenalkan media ciamik bernama Pricebook saja, acara yang duet dengan ASUS ini  juga mengenalkan  dua ponsel yang terbilang baru dan sedang gencar dipromosikan. Beberapa kali juga ada flash sale di beberapa situs online. Wah pasti para gadget mania ini sudah pada tahu kan? Yaitu ASUS Zenfone Live L1 RAM 3GB dan ASUS Zenfone Maxpro M1 RAM 6GB.

Lebih lanjut lagi mari kita breakdown. Lanjuuuuuuut...

Spesifikasi ASUS Zenfone Live L1 RAM 3GB




Ponsel ini punya tagline yang sangat tepat untuk menggambarkan dirinya. Karena semua orang yang menggunakan ponsel untuk kebutuhan sehari-hari saja bisa dimanjakan oleh fitur yang sangat canggih.

Dari spesifikasi tersebut kita bisa lihat betapa canggihnya ponsel ASUS Zenfone Live L1 RAM 3GB ini yang tentu saja fitur ini bisa kita lihat di Pricebook.

Di kelasnya ini dengan harga yang termasuk terjangkau bisa menggunakan fitur facelock sudah sangat ciamso alias ciamik soro. Jadi bapak saya yang penggunaan ponsel untuk sehari-hari saja bisa digunakan dengan merasakan fitur seperti ponsel tingkat orang-orang sibuk di dunia digital macam saya.



Spesifikasi ASUS Zenfone Maxpro M1 RAM 6GB





 Dan yang ini nih dari awal saya baca-baca spesifikasi ponsel ini bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari saya sebagai orang yang aktif di dunia digital. What am I doing everyday? Edit foto, video, bikin animasi tulisan, memotret, dan bikin video juga tentunya. Gaming dalam ruangan sudah pasti dan sesekali saya juga gaming di luar ruangan seperti Pokemon Go dan Ingress. Sejak saya ini aktif berkomunitas di komunitas game.



Harga segitu bisa dapat ponsel dengan spesifikasi di atasnya. Tidak salah sejak jaman baheula rekan-rekan saya menggunakan ASUS Zenfone. Apalagi dengan spesifikasi yang makin canggih seperti sekarang, semua aktivitas gaming luar ruangan enggak ada lagi ngelag dan menumbalkan ponsel.

Apalagi saya? RAM 6GB seperti menjawab kebutuhan saya akan aktivitas yang tinggi. Dunia dalam satu genggaman... Kalau sedang bekerja di luar ruangan bisa dengan mengedit macam-macam tanpa menenteng laptop.

Wednesday, 5 September 2018

Korea Travel Fair 2018 Perkenalkan Pertunjukan Seni Sebagai Salah Satu Tema Wisata Di Korea

Korea Travel Fair 2018
image source KTO Jakarta



Korea Tourism Organization (KTO) Indonesia menggelar Korea Travel Fair 2018 untuk memperkenalkan beragam daya tarik wisata. Acara berlangsung dari hari Jumat 31 Agustus hingga 2 September 2018 di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Sebanyak 5 maskapai dan 12 agen perjalanan mengikuti acara ini.

Banyak keuntungan yang ditawarkan kepada para pengunjung Korea Travel Fair 2018 selama acara berlangsung. Di antaranya adalah promo paket perjalanan murah, tiket murah, cashback, hingga undian tiket gratis ke Korea. KTO sendiri menargetkan
Tidak hanya promo-promo wisata yang ditawarkan KTO pada Korea Travel Fair 2018 tapi berbagai hiburan menarik lainnya. Talkshow seputar travelling juga tidak ketinggalan yang diisi oleh Nicholas Saputra dan travel writer kenamaan Trinity Traveler. Penyanyi indonesia juga turut memberikan hiburan seperti Rizky Febian yang MVnya di Korea bikin baper anak muda dan juga Bilal Indrajaya.

Selain Seoul yang banyak menjadi tujuan utama wisatawan yang datang ke Korea, pemerintah Korea juga sedang mem-branding tujuan wisata baru lainnya yang mulai dilirik oleh para wisatawan. Seperti Busan dan Gyeonggi. Melalui Busan Tourism Organization dan Gyeonggi Tourism Organization yang hadir di Korea Travel Fair 2018, mereka memperkenalkan lebih jauh tentang atraksi wisata yang ada di Busan dan Gyeonggi.

K-Performance Festival



Bersamaan dengan Korea Travel Fair 2018, KTO juga memperkenalkan salah satu dari 7 (tujuh) teman wisata di Korea tahun ini, yaitu pertunjukan seni. Korea di kalangan para wisatawan juga dikenal sebagai tujuan terbaik untuk menikmati pertunjukan seni seperti drama musikalnya. Oleh karena itu K-Performance Festival juga diadakan untuk lebih mengenalkan lagi ke pada masyarakat Indonesia tentang pertunjukan seni di Korea.

K-Performance Festival sendiri diadakan di tempat terpisah dari Korea Travel Fair, yaitu di Ciputra Artpreneur Lotte Shopping Avenue, Ciputra World 1 Jakarta tanggal 31 Agustus dan 1 September 2018. Selain dimeriahkan oleh aktor musikal KAI, acara ini juga menampilkan pertunjukan seni yang terkenal di Korea, seperti pertunjukan non verbal JUMP dan Sachoom, lalu drama musikal ‘Only You’ dan Jeongdong Theater.

K-Performance Festival ini terbilang sangat sukses karena antusias masyarakat terhadap pertunjukan seni ini sangat besar. Bahkan tiket untuk menghadiri K-Performance Festival ini sudah habis sebelum hari berlangsungnya acara.  Saya sendiri merasa menyesal tidak bisa hadir dan teman-teman dari fans BTOB yang hadir semuanya bilang kalau acaranya sangat bagus. Bagi mereka kebanyakan ini adalah kali pertama menghadiri pertunjukan seni Korea dan mereka bilang mungkin lebih menarik juga kalau bisa lihat langsung di Korea.

Tidak salah memang jika KTO menjadikan pertunjukan seni sebagai salah satu tema wisata tahun ini. Selain pertunjukan seni, ada kapal pesiar, olahraga, event global, pasar tradisional, makanan, dan aktivitas. Tujuh tema wisata di Korea ini masing-masing diwakili oleh member boy group BTOB yang terpilih menjadi Korea Tourism Ambassador 2018.

Ada yang menonton K-Performance Festival juga dan tertarik untuk nonton langsung di Korea?