Sunday, 28 April 2019

Backpacking Ke Malaysia Dan Thailand Di Bawah 2 Juta Rupiah



Masih teringat jelas waktu pertama kali saya ingin melakukan perjalanan darat dari Malaysia menuju Thailand. Saat itu tahun 2018 sisa 30 hari, saya mencoba menghubungi teman saya Eyna di Malaysia. Dia tinggal di Terengganu, sangat dekat dengan Provinsi Yala dan Pattani di Thailand bagian selatan.  Saya berencana terbang ke Kuala Lumpur lalu dengan bus atau kereta ke rumah Eyna. Tapi ternyata saya tidak seberani itu bepergian sendiran meskipun dekat.

Mianhae Eyna...  :(

Eyna dan teman-teman saya yang lain juga menyarankan untuk tidak pergi sendirian. Tapi dalam hati yang terdalam saya benar-benar ingin merasakan melakukan perjalanan darat dari Malaysia ke Thailand. Ya meskipun waktu saya sedang berandai-andai itu juga enggak tahu bisa atau tidak karena tabungan untuk perjalanan belum cukup.

Waduduh baru intro tulisan ini udah lebih dari 100 kata, intinya singkat cerita saya jalan-jalan lagi via peta. Tiba-tiba mata saya tertuju pada salah satu destinasi wisata yang sangat popular di Malaysia, yaitu Penang. Kalau dilihat-lihat Penang ini juga lumayan dekat dengan perbatasan Thailand. Jadilah seketika saya mencari artikel di internet tentang rencana perjalanan ini.  Lumayan banyak tapi tidak begitu jelas.

Dalam tulisan kali ini saya mau batasi sampai di rencana budget dan realisasinya saja ya, ditambah sekilas rencana kasar perjalanan. Karena itinerary detail dan juga hal-hal tak terduga cukup banyak terjadi selama perjalanan ini.  Singkat cerita saya menyinggung rencana ini ke Tata, salah satu sahabat saya sedari kuliah. Lalu dia tertarik untuk join rencana ngasal saya ini. Haha...

Merencanakan Budget Perjalanan

 
Penang (Malaysia) - Hat Yai (Thailand)
Semesta seperti menyambut keinginan kami. Setelah obrolan rencana kami, tiba-tiba banyak sekali broadcast dari agen perjalanan tentang tiket promo ke Penang. Semuanya tidak ada yang cocok karena menurut perhitungan saya jika melakukan perjalanan ini, setidaknya butuh waktu 6 hari paling sedikit. Itu pun sudah sangat mepet. Sedangkan waktu tiket promo hanya 2-3 hari saja. Akhirnya kami berdua bersabar berharap ada promo lagi selepas lebaran idul fitri.

Tapi lagi-lagi semesta menyambut, dari jadwal-jadwal tiket promo yang masuk ke Line saya ada satu yang jumlah harinya sangat pas dengan rencana saya, yaitu tanggal 19-24 April. Tapi sangat mepet dengan Januari, ditambah bayaran-bayaran saya belum pada turun di sekitar akhir Januari lalu. Saya abaikan promo ini tapi beberapa hari kemudian tanggal itu masih promo dan saya rasanya jadi galau berat, lebih galau daripada waktu putus sama mantan dulu.

Hari minggu atau sabtu akhir Januari lalu, saya lupa, bangun tidur dan baca broadcast promo. Saya mengambil buku catatan kecil dan spidol yang siap sedia di samping bantal, lalu menulis rencana biaya dan perjalanan dengan hitungan kasar yang belum matang.

 
Catatan Rencana Kasar
Dokumen Pribadi
Begini budgeting kasar saya waktu itu:

Pesawat Surabaya-Penang PP per-orang: IDR 624.503
Hotel atau penginapan di Penang dan Hat Yai masing-masing per-malam: IDR 250.000 x 5 malam
Bus PP Penang-Hat Yai: IDR 400.000
Jika ditotal seluruh rencana budget perjalanan ini, maka masing-masing kami butuh setidaknya IDR 1.649.503 untuk bisa merealisasikan perjalanan ini.

Perhitungan itu benar-benar perhitungan kasar saya. Untuk harga yang fix hanya pesawat dan bus, sedangkan harga hotel bisa saja lebih mahal. Tapi saya benar-benar mau membatasi anggaran hotel paling mahal yang akan kami keluarkan adalah IDR 250.000 dengan catatan tetap mencari hotel dengan lokasi yang strategis, dekat dari manapun, bersih dan nyaman.

Sedangkan untuk itinerary kasarnya adalah:


Jika....
Day 1(19 April 2019)
Tiba di Penang, menikmati satu malam di Penang dan jalan-jalan di sekitar hotel. Karena setiap sudut Penang itu indah, jadi tidak akan rugi menghabiskan 1 malam saja di sini.

Day 2-4 (20, 21, 22 April 2019)
Mengambil perjalanan paling pagi untuk pergi ke Hat Yai, Thailand dan stay di sana selama 2 malam. Belum tahu di sana mau ke mana saja. Rencana awal ke Hat Yai menggunakan bus atau mini van semacam layanan travel.

Day 4-6 (22, 23, 24 April 2019)
Kembali ke Penang dan menghabiskan 2 malam di sini. Belum fix juga mau ke mana saja selama di Penang.

Day 6 (24 April 2019)
Karena pesawat pagi dari Penang, di hari ke-6 tidak bisa ke mana-mana dan merupakan hari kepulangan saja ke Indonesia.

Prinsip saya urusan itinerary rinci harus dibicarakan berdua, jadi baru rencana budgeting dan rencana perjalanan kasar ini yang saya buat. Kemudian rencana ini saya foto dan saya kirimkan ke Tata. Diapun mulai ikutan galau juga tapi pada akhirnya keputusan kami bulat untuk langsung booking tiket pesawat.


Ternayata realisasinya tidak sampai 1,5 juta!


Setelah perjalanan kami selesai, saya kembali menghitung semua pengeluaran pokok kami. Yaa... setiap kali melakukan perjalanan bersama teman-teman rasanya saya selalu menjadi bendahara, tapi saya suka. Haha... mengatur keuangan bersama bisa tapi pribadi enggak bisa. Pengeluaran kami yang tidak sampai 1,5 juta rupiah ini adalah pengeluaran pokok, alias wajib, alias fardhu ain di luar pengeluaran makan dan belanja tentunya.

Realisasi Budget
Dokumen Pribadi

Kira-kira begitulah rencana pengeluaran saya selama perjalanan backpacking ke Malaysia dan Thailand jalur darat. Kami tidak jadi naik bus atau mini van tapi memilih menggunakan kereta. Untuk cerita selengkapnya dan juga itinerary saya, nanti akan saya bahas di tulisan selanjutnya ya... Semoga rencana pengeluaran, rencana perjalanan, dan realisasi anggaran kami selama berpetualangan kali ini bisa memberi gambaran pada teman-teman pembaca semuanya.


Saya berprinsip, boleh saja menekan budget perjalanan dengan sangat murah tapi perjalanan harus tetap mengesankan, tidak boleh kehabisan uang di perjalanan (nanti bisa malu-maluin negara kalau sampai dipulangkan paksa), dan juga harus senyaman mungkin. Yaa ... seni mencarai kenyamanan dalam kesederhanaan lah, seperti perjalanan cinta kita, hehe ...

Saya juga berterima kasih kepada rekan perjalanan (travelmate) saya, Tata. Rencana perjalanan ini tanpamu mungkin hari ini masih menjadi sebuah rencana dan angan-angan belaka. Terima kasih untuk semuanya, terima kasih telah mau mewujudkan impian perjalanan ini. Terima kasih untuk mau memaafkan kalau-kalau selama perjalanan saya pernah menjadi menyebalkan. Ayo kita rencanakan perjalanan selanjutnya... 

14 comments:

  1. Tambahin dong foto2nya, foto perbekalan by indomaret 😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sek nanti di blog post selanjutnya aja itu 😂😂

      Delete
  2. Next story cerita tentang wisata + foto2nya dong kaka 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga pas cerita tentang wisatanya gak bikin bosen. Soalnya gak banyak yang dikunjungi.

      Delete
  3. Mbak.. Kalau pengeluaran buat makan 3*sehari gmn dsana? Mahal gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Thailand normal aja 20ribuan sekali makan. Kalau untuk tempat wisata yang makanannya enak banget, segitu masuk murah kan ya?

      Delete
  4. Kok murah kak tiket pesawatnya? Bagi tips dong biar dpt tiket murah hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu aku mantau info tiket promo dari agen perjalanan.

      Delete
  5. wahhh terima kasih sharingnya kak.
    Btw simcardnya cuma Thailand aja?Pindah ke Malaysia masih nyangkol?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu di Malaysia pake XL kakak... Masuk ke border Malaysia sim card Thailand udah gak bisa nyantol.

      Delete
  6. Canggih banget nih duo gambreng!
    Hebaaaat Indah-Eta...!
    Lanjutkan kesayaaangaaaan
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  7. wah seru bangeeeettt
    jadi pingin tapi ya agak ngeri2 sedap nih hehehe

    ReplyDelete
  8. melok rekkk.. hehehhe... keren lah.. mumpung masih muda.. memang harus nekat.

    ReplyDelete
  9. Mantap, asyik ya bisa travelling hemat bareng sahabat

    ReplyDelete