Wednesday, 2 December 2015

Unboxing dan Review I-One U8 Smartwatch

I-One U8 Smartwatch
Sourch: bangtechno.com
Halooo, orang paling random seleranya datang lagi untuk mengulik soal smartwatch. Sebenernya apa yang dipikirkan orang gaptek seperti saya? Tiba-tiba kesambet pengin ngerti yang namanya smartwatch tapi pelit eh bokek dan males ngeluarin duit banyak buat beli yang bermerk terkenal. Akhirnya lah ya bermodal banyaknya poin kartu kokomsel saya tukarkan jadi voucher Lazada dan huwalaaa akhirnya beli I-One U8 Smartwatch.

Secara fisik tampilan luar I-One U8 Smartwatch ini ada tiga warna yaitu hitam, putih, dan merah. Dan saya memilih warna merah karena hitam terlalu cowok dan putih bakal cepet kotor. Sebenarnya jam pintar ini oleh penjual disebut for android dan iOS tapi saya belum coba yang iOS.

Spesifikasi Singkat

Memiliki layar sebesar 1.48” dan terdapat dua pilihan bahasa yang bisa digunakan, yaitu Bahasa Inggris dan Cina. Menggunakan bluetooth versi 4.1 agar bisa terhubung dengan perangkat android. Menggunakan batrai 230 mAh yang bisa tergolong tahan lama ataupun cepat habis mengingat Berteknologi layar sentuh dengan tipe iPod Nano touch screen. Fitur lain yang menarik di smartwatch ini adalah alarm anti maling yang akan bekerja saat anda jauh sejarak 10 meter dari ponsel pintar anda. Bukan hanya itu, fitur pedometer akan jadi teman baik anda yang peduli kesehatan, kalkulator, remote kamera, music player, kalender, info kontak, melakukan panggilan dan menerima panggilan telepon. Untuk SMS, BBM, line, dan lain sebagainya hanya bisa sebatas melihat notif yang masuk, belum bisa untuk menjawab. Batrainya sendiri tahan sampai 160 jam ketika mode stanby dan di saya bisa lebih dari 3 jam saat menggunakan (bukan untuk play music).

Secara fisik I-One U8 Smartwatch ini cukup elegan dengan harga terjangkau. Body smartwatch sendiri terbuat dari bahan plastik dan bagian belakang stainless steel. Sedangkan strapnya terbuat dari silikon yang nyaman. Beberapa vendor penjual smartwatch ini menambahkan bonus srtap agar bisa diganti-ganti.

Unboxing

Yap gaes karena beli di Lazada jadi yang nganterin kurir dari Lazada langsung. Keren sih menurut saya, bapak kurirnya ramah banget pula. Enggak kayak kurir lain yang kelamaan di jalan dan kesabarannya jadi mendidih. Hehe... Jadi ada apa aja di dalam box I-One U8 Smartwatch?

Boxnya bagus dan rapi untuk ukuran Smartwatch murah dan memang terkesan tidak murahan. Isinya tentu smartwatch berwarna merah, besi pencongkel untuk bagian belakang stainless steel penutup batrai, kabel USB untuk recharge, garansi, dan buku manual user yang terdiri dari Bahasa Inggris dan Cina.

Unboxing
Sourch: Gambar milik pribadi 2015


How to use it?

Pertama kali yang harus dilakukan saat menggunakan smartwatch ini adalah pairing dengan smartphone kamu. Yaaa kalau enggak pairing gimana bisa dipake? Wkwkwk. Sebenarnya mudah kok tanpa harus googling sana sini untuk caranya. Cukup ikuti manual usernya saja semua akan bekerja dengan semestinya. Tapi saya bakal share pengalaman pairing I-One U8 Smartwatch dengan ponsel saya yaitu Xiaomi Redmi2. Baiklah begini tutorial singkatnya:
  1.  Ambil manual user dan scan QR Code yang ada di sana. Saya Mediatek (MTK) Smart Device, download aplikasi ini atau sejenisnya yang cocok dengan ponsel kamu. Aplikasi inilah yang akan jadi penghubung antara smartwatch dengan smartphone sehingga seluruh fiturnya bisa berjalan dengan baik. Setelah aplikasi terinstall lanjutkan ke langkah berikutnya.
  2. Nyalakan I-One U8 Smartwatch.
  3.  Buka aplikasi yang sudah diinstal tadi di smartphone kamu
  4. Pastikan bluetooth dua perangkat kamu sudah dalam keadaan meyala
  5. Find device dan cari bluetooth I-One U8 Smartwatch dan tap configuring
  6.   Pilih bluetooth smartphone kamu di smartwatch dan tinggal pairing saja
  7.  Di Mediatek Smart Device kamu juga bisa bisa memilih aplikasi apa saja yang hendak disambungkan ke smartwatch kece kamu. Tinggal utak atik saja di Apps and settings.
  8. Apabila smartwatch kamu bergetar, tandanya kamu berhasil untuk mengawinkan mereka. Eh... maksudnya pairing.
  9.  Oke setelah itu proses selesai, tinggal nikmati itu fitur-fitur smartwatch kamu.
Beberapa orang mengeluhkan beberapa fiturnya tidak bekerja dengan baik. Sebenarnya semua itu berdasarkan kestabilan koneksi bluetooth antara smartwatch dan smartphone. Saya sendiri alhamdulillah semua bekerja dengan baik dan hanya sekali dua kali ada yang tidak bisa karena faktor device yang lelah. Biasanya saya mengatasi kendala itu dengan disconnect dulu untuk beberapa saat dan connect lagi.
Mediatek SmartDevice untuk Pairing dengan Smartwatch
Sourch: Gambar milik pribadi 2015
Tanda Smartphone Sudah Terhubung ke Smartwatch
Sourch: Gambar milik pribadi 2015

Jadi menurut saya bagaimana kesan menggunakan I-One U8 Smartwatch?

Saya yang sering pergi-pergi luar kota dan berharap bisa aman kalau enggak sering buka ponsel di tempat umum dengan I-One U8 Smartwatch harusnya bisa terbantu. Apa daya setelah ada smartwatch ini malah jadi jarang-jarang luar kota. Selain itu dia membantu saya sebagai teman olahraga dan saat berkendara. Partner olahraga menghitung berapa kalori yang terbakar dengan fungsinya yang berjalan dengan baik. Sedangkan saat berkendara jadinya ga perlu was-was cek ada notif apa yang masuk. Jika ada yang penting saya bisa memprioritaskan untuk menepi dan menjawab notif yang masuk. Maklum lah ya, saya termasuk orang penting. Hahaha...

Untuk notif semacam, line, BBM, WA, Instagram, SMS, dan lain sebagainya lancar-lancar saja di smartwatch ini. Remote cameranya juga berjalan dengan baik, begitu juga dengan fitur phonebook yang memungkinkan kita melakukan panggilan tanpa harus mengeluarkan smartphone kita. Untuk melakukan panggilan langsung juga bisa dengan menuliskan nomor yang dituju. Fitur alarmnya juga bejalan dengan baik. Yang saya sukai selain itu adalah alarm anti maling, yang sebenarnya membantu memingatkan kita kalau sedang berjauhan dari ponsel kita.
Contoh Notif Line yang Masuk
Sourch: Gambar milik pribadi 2015

Satu-satunya kekurangan I-One U8 Smartwatch ini buat saya adalah menghambat saya melakukan panggilan langsung melalui smartwatch karena ponsel saya jenisnya dual SIM. Jadi saat hendak melakukan panggilan tetap terhambat harus memilih SIM mana yang hendak saya gunakan. Dan itu tetap harus kita pilih melalui smartphone. Mungkin jika yang punya smartphone dengan dual SIM bisa mengaktifkan pilihan salah satu SIM yang digunakan untuk menelepon. Tapi karena dua SIM card saya penting jadinya semua berguna untuk menelepon. Jadinya kekurangan ini saja yang paling terasa. Selebihnya I-One U8 Smartwatch ini memang smartwatch yang worth it antara harga dan fitur, juga bagi yang pengen coba-coba kayak saya juga bisa jadi pilihan. 

Wednesday, 18 November 2015

Grand Opening Yello Hotel Jemursari Surabaya: Membangkitkan Seni dalam Kehidupan

Pertama saya ucapkan selamat atas grand opening Yello Hotel Jemursari pada hari sabtu 14 November 2015.

Kemeriahan grand opening Yello Hotel bisa dinikmati oleh orang-orang yang melintasi Jalan Raya Jemursari. Sangat unik dan menarik perhatian karena mereka mengadakan Off Da Wall – Street Art Competition. Off Da Wall sendiri merupakan kompetisi grafiti dan mural bagi seniman amatir maupun profesional. Untuk kompetisi ini sendiri telah diadakan seleksi sketsa sebelumnya dan yang terpilih berhak melanjutkan tahap kompetisi dengan mengaplikasikan sketsanya pada media yang disediakan oleh Yello Hotel. Dan kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri karena mereka menunjukkan kebolehan mencorat-coret media di depan hotel yang dilalui banyak orang. Selain kompetisi tersebut, ada kompetisi street art lainnya seperti street dance dan beat box. Dentuman musik dari DJ serta food truck yang berjajar juga semakin membuat Grand Opening Yello Hotel Jemursari semakin meriah dan menarik perhatian para pengguna jalan. Sepertinya tujuan Yello Hotel untuk membangkitkan seni dalam kehidupan benar-benar total digambarkan dalam kemeriahan grand opening yang unik ini.

Seniman Mural dan Grafiti di Off  Da Wall


Namun sebelum serangkaian acara grand opening dilanjutkan, pihak Yello Hotel mengadakan press conference yang dihadiri oleh media dan blogger. Yello Hotel jemursari ini adalah Yello Hotel yang pertama kali dibuka di Indonesia dan pertama di dunia. Karena rencana selanjutnya akan dibuka di Bali, Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, dan NTT. Juga harapan bisa go international. Yello Hotel merupakan salah satu hotel besutan Tauzia Hotel Management yang sudah lama bergerak di bidang hospitality. Membawa Yello Hotel sebagai hotel bintang 3 yang memiliki konsep ekonomis dimana teknologi dan design bersatu. Konsep tersebut dipersembahkan untuk para travelers masa kini yang tidak bisa lepas dari teknologi dan internet.
Press Conference Pihak Yello Hotel

Pemilihan lokasi hotel yang tidak berada di tengah kota dan justru berada di sekitaran kawasan bisnis utama Jalan Raya Jemursari menjadikan pihak management optimis akan perkembangan hotel ini. Beberapa menit dari Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), 25 menit dari Bandara Internasional Juanda dan 15 menit dari terminal Purabaya juga membuat lokasi hotel menjadi cukup strategis. Atraksi dekat hotel pun beragam karena tidak jauh dari Suroboyo Carnival Night Market, shopping center seperti CITO, Royal Plaza, dan Marina High Tech Plaza, Kebun Binatang Surabaya, dan berbagai gedung perkantoran serta universitas. Dengan membawa konsep casual yang anak muda banget, pihak hotel juga berharap tempat ini selain jadi pilihan menginap bagi wisatawan juga menjadi tempat anak-anak muda masa kini berbisnis.

Yello Hotel sebenarnya tidak menitikberatkan pada branding warna kuning, namun nama hotel ini merupakan gabungan dari jata YES dan HELLO. Dimana Yes sendiri diartikan lebih dalam pada Yes we have all guest’s need. Dan Hello sendiri adalah sapaan umum dalam industri perhotelan. Lalu apa saja yang mereka meiliki untuk ditawarkan pada tamu sesuai dengan konsep yang mereka bawa? Yello Hotel memiliki total 150 kamar, 5 meeting room, front desk berbentuk cups yang siap melayani tamu untuk proses check in/check out selama 24 jam. Wok’n’Tok restoran yang menawarkan konsep makanan cepat saji yang juga beroperasi selama 24 jam. Wok’n’Tok restoran menyediakan WokFast prasmanan untuk sarapan, menu a la carte untuk makan siang dan malam juga dilengkapi pilihan lain pada bar. Yello Hotel juga menyediakan fasilitas free wifi yang cepat dan stabil untuk mendukung wisatawan yang tidak bisa lepas dari teknologi dan internet. Fasilitas hiburan yang menarik adalah Netzone, Chill Spot, Gaming Station, dan Wall of Expression. Semua fasilitas tersebut khusus untuk tamu hotel agar dapat bersenang-senang dan tetap terhubung dengan orang lain. Mengeluarkan sisi “big kids inside” adalah misi yang digadang Yello Hotel dengan menawarkan fasilitas-fasilitas tersebut. Sangat menarik bukan? Ya suatu hari nanti semoga Yello Hotel mengadakan showing untuk roomi. Hehe...
Wall of Expression
Proses Kolaorasi The Popo dan X-Go

Setelah press conference selesai, undangan media dan blogger dipersilakan untuk menikmati makan siang di food truck yang tersedia di bagian depan hotel. Saya sendiri memilih untuk melaksanakan sholat dhuhur terlebih dahulu, ternyata Yello Hotel memiliki fasilitas musholla yang bersih dan nyaman di lantai M. Dan bagi saya yang menarik dan paling ditunggu adalah kolaborasi antara The Popo dan X-Go yang menunjukkan aksi corat-coret mereka. The Popo dan X-Go sendiri menjadi juri di kompetisi Off Da Wall. Saya sendiri yang cuma suka menikmati karya-karya seperti itu tentu sangat terhibur. Melihat mural dan grafiti yang luar biasa, sepertinya pihak Yello Hotel tidak salah memilih mereka sebagi peserta yang lolos seleksi. Sembari menikmati makan siang, para tamu dan undangan juga dihibur dengan kompetisi street dance dan beat box. Well, sekali lagi selamat atas hadirnya Yello Hotel yang memberikan warna baru bagi industri perhotelan di Surabaya yang tentunya memberikan ragam pilhan bagi travelers juga. Oh ya, mereka sedang mengadakan promo diskon 30% + 10% untuk booking sampai akhir bulan November dan menginap sampai akhir tahun 2016. Travelers tertarik atau punya rencana berkunjung ke Surabaya? Langsung saja booking di website yellohotels.com untuk bisa menikmati Surabaya tanpa harus mengeluarkan budget ekstra untuk penginapan.

 
Food Truck dan Pameran Hasil Off  Da Wall

Salah Satu Food Truck

Hasil Karya dari Off Da Wall



Wednesday, 11 November 2015

Dari 11:11 Hingga Konspirasi Alam Semesta Fiersa Besari

Sepaket Album buku Konspirasi Alam Semesta Milik Saya

Saya penikmat musik random. Tak ada satu genre khusus yang saya gandrungi. Tak ada lirik khusus atau komposisi musik tertentu yang wajib saya dengarkan. Kadang bisa mendengarkan nasyid yang membuat hati bertaubat barang 5 menit, lagu romansa yang mengalirkan pada bayang-bayang yang kunjung datang, atau musik keras semacam SOAD. Semua random. Ah tapi tulisan ini tak sedang untuk menunjukkan bagaimana ketertarikan saya pada musik. Tulisan ini tentang perkenalan saya pada musiknya Fiersa Besari. Ya seorang yang namanya saya kenal sejak album 11:11 miliknya hingga kini saya ikuti sampai Album Konspirasi Alam Semesta. Nama Besari sendiri unik, ternyata ada nama seperti itu selain kakak saya dan saat film Ainun Habibie, nama Besari tak lagi asing di telinga manusia.

Fiersa Besari, pemusik indie asal Bandung yang saya tak tahu awal karir bermusiknya secara profesional sejak kapan. Seorang teman begadang mengenalkan saya pada musiknya namun malah saya yang terjatuh ke sungai arus hingga albumnya yang terbaru. Saya enggak ngerti musik-musik indie lainnya yang saya dengarkan enak ya saya suka, gitu aja. Setahu saya album 11:11 sempat diproduksi secara fisik lalu habis terjual dan dapat diunduh secara gratis di situs lelaki yang lebih senang dipanggil Bung itu. Lalu setelah itu ia juga sempat membuat album Tempat Aku Pulang yang juga dapat diunduh secara gratis. Katanya itu album sebelum ia pergi menyambangi wajah tiap manusia di pelukan ibu pertiwi. Tak hanya mengikutinya dalam hal bermusik, saya sebagai manusia kekinian yang gemar berselancar di dunia maya kerap menyapanya di twitter. Bahkan iseng mengirim pesan agar menerima permintaan teman di facebook. Fiersa, musik, dan petualangannya turut jadi penyemarak hari-hari. Pernah dari obrolan lewat twitter saat oktober 2013 menjelang habis, ia mengirim sebuah DM menanyakan apakah saya sedang ulang tahun. Ucapan selamat hingga folback twitter jadi kejutan. Sesekali norak karena hal yang disukai sah-sah saja kan? Ya, lalu setelah kepulangannya dari berkeliling Indonesia, ia merilis ulang album Tempat Aku Pulang dalam bentuk fisik dan bonus hidden track yang luar biasa keren. Konsep dari album fisik Tempat Aku Pulang juga tak biasa. Syairnya ditulis tangan oleh kawan-kawa Fiersa Besari yang ia temui selama perjalanan dan dilengkapi ilustrasi di sampingnya.
Album Tempat Aku Pulang Milik Saya (Lusuh ya? hehe)
29 Oktober 2015, Fiersa kembali merilis album yang bertajul Konspirasi Alam Semesta. Uniknya dia menggadang konsep fusi antara musik dan literasi hingga karya terbarunya lahir dalam bentuk albook, yaitu album dan buku. Kecintaannya pada dunia literasi dibuktikan dengan serius kali ini. Berisi 14 track dan berarti pula ada jumlah chapter yang sama di bukunya. Saat pertama mendengar musik di album yang baru ini akan sangat terasa segar dengan beat baru yang ditambahkan. Ah saya enggan mengkritisi, saya buka profesional. Hanya berkomentar dari sudut pandang orang yang setia menikmati karyanya. Syair-syairnya kali ini dibuat dengan jauh lebih sederhana dari album sebelumnya. Tapi itu tak berarti menjadikannya tak lebih menarik. Justru secara sederhana ia bagai mampu menyampaikan seluruh pesannya dengan sempurna, meski kata sempurna hanya pantas disandingkan dengan Tuhan. Lagi-lagi setiap tracknya akan mampu membawa hati pendengarnya turut mengalir hingga musik berakhir. Bahkan saya yakin banyak pula manusi di luar sana yang setuju jika kisahnya dibilang masuk banget dengan lagu-lagunya.

Lalu dimana letak fusi antara musik dan bukunya? Kuncinya adalah nikmati dulu dua karyanya di Konspirasi Alam Semesta. Tak bisa jika hanya mendengar saja atau membaca saja. Paling tidak keduanya harus pernah dinikmati. Saat membaca bukunya kita akan tahu bagaimana mereka berfusi. Dibalik syair sederhana ada cerita sederhana namun hangat dari dua anak manusia dalam buku tersebut. Juang Astrajingga dan Ana Tidae adalah dua tokoh sentral dari buku Konspirasi Alam Semesta yang terdiri dari 118 halaman tidak termasuk cover. Jadi dari yang saya pahami bahwa bukunya memberi warna dan menjabarkan makna dari sederhananya syair. Menggambarkan keadaan sesungguhnya dari sisi penulis. Menghidupkan syair-syairnya dari setiap cerita di chapternya. Lalu syairnya sendiri merupakan sebuah wakil dari keadaan yang dituliskan di buku dengan secara sederhana. Kemudian para pendengar dipersilakan mensubstitusi kisah dalam buku dengan kisah mereka sendiri.

Awalnya saat membaca halaman pertama saya sempat curiga bahwa isi dari buku ini adalah roman picisan dengan dambaan jalan cerita ala anak muda. Seperti berawal dari keadaan yang tak terduga, jatuh cinta tapi si wanita saki, konflik, klimaks, anti klimaks, lalu bahagia selamanya. Nah memang manusia baiknya tak cepat menilai. Jujur 118 halaman yang harusnya mudah bagi para pecinta novel ternyata tak demikian. Untuk menikmati buku ini harus pelan, menikmati diksi yang tersaji apik. Awal pertemuan dua tokoh sentral agak bisa diduga namun isi perjalanan mereka yang tidak. Seperti saat mereka bertemu karena tidak sengaja, kemudian telibat cinta segitiga, sampai akhirnya Ana Tidae diharuskan memilih satu untuk hatinya. Cerita ini memiliki beberapa klimaks semu seperti pada waktu mereka merayakan resminya cinta hanya berdua, perginya Juang ke Papua lalu menghilang. Namun klimaks semu itu mengantarkan pada klimaks sesungguhnya dimana mereka merayakan sembuhnya Ana dari penyakit, merayakan resminya cinta mereka di mata Tuhan, lalu perginya Juang dari dunia untuk selamanya. Anti klimaks paling memilukan saat Ana berdamai dengan takdir buruk yang menimpa kisah mereka.


Sederhana bukan jalan ceritanya? Memang, tapi mampu dikemas dengan bumbu yang tak biasa. Saya mengira bahwa jalan ceritanya pun fusi antara fiksi dan pengalaman pribadinya sewaktu di Bandung maupun keliling Indonesia. Buku ini menawarkan paket lengkap manisnya percintaan, pahitnya pengkhianatan, eratnya persahabatan, hangatnya keluarga, gigihnya perjuangan, hingga beratnya melepaskan. Sewaktu membaca juga sukses membuat emosi seperti papan jungkat-jungkit lalu dikatrol ke atas dan dihempas ke bawah. Iya sukses mengaduk emosi pembaca. Seratus delapan puluh halaman yang tanpa sia-sia. Diksinya menyelamatkan para penulis ulung dari kemiskinan. Iya sesuatu yang ditakutkan penulis bukannya miskin harta namun miskin diksi. Bagi saya pribadi fusi antara musik dan literasi dalam karyanya kali ini adalah berhasil. Saking berhasilnya saya ingin suatu saat buku ini didaftarkan ke ISBN dan ISSN. Terima kasih atas suguhan karyanya yang mewarnai dunia seni dan literasi. Selamat terus berkarya hingga tak mampu lagi melawan kehendak Tuhan untuk sebuah akhir. Selamat menikmati dan menghargai karya Fiersa Besari bagi para pecinta seni dan literasi. 

Tuesday, 10 November 2015

Oh Ini Toh Suroboyo Carnival Night Market!

Merry Go Round di SCNM
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Setelah lama dibuka untuk umum, akhirnya tanggal 24 Oktober 2015 saya ke sana juga. Sama siapa? Tentunya sama travelmate paling gokil, yaitu Yuyung atau dia sekarang yang membranding diri sebagai Nui. Haha... Duh jomblo day out eh girls day out maksudnya. Sebenarnya rencana untuk pergi ke Suroboyo Carnival Night Market adalah seminggu sebelumnya tapi apa daya saya mendadak tidak enak badan dan mual muntah. Duh maybe itu enter wind level super atau entahlah. Dan sebenarnya hari itu juga saya hampir membatalkan karena tiba-tiba berasa gejala mau flu. Tapi inget voucher potongan harga tiket jadi semangat melawan rasa sakit. Dan dan dan... Pulangnya beneran sakit besoknya pilek berdarah. Tapi menyenangkan karena udah lama enggak keluar bareng Yuyung.

Oke gaes seperti biasanya Yuyung jemput saya padahal dari tempat kerjanya ke rumah dan ke SCNM itu enggak dekat. Tapi dia bersedia jemput, terharu Yung. Nih padahal rumah saya ada di sekitaran Jembatan Suramadu dan lokasi Suroboyo Carnival Night Market ada di sini.



Padahal dulu waktu openngnya serasa riuh banget tapi waktu saya ke sana weekend juga ga panjang antreannya. Bayangan saya di sana itu mirip-mirip sama ke theme park salah satu grup stasiun televisi eh ternyata beda. Dari luar wow banget dan harusnya di dalam juga juga. Itu sih yang saya lihat dari postingan foto teman-teman saya. Tapi saat itu kondisi di dalam, lebih tepatnya di museumnya sih, sudah banyak yang enggak utuh. Huhu sedih ya lihatnya. Tapi saya cukup tercngang karena apa yang disajikan dalam museum yang merupakan wahana pertama saat masuk di SCNM itu merupakan info yang sangat-sangat berharga dan wajib diketahui oleh arek Suroboyo. Mulai dari sejarah sampai rencana Kota Surabaya ke depan, hingga budaya yang berkembang di kota ini semuanya ada di sana.

Meninggalkan museum kita bisa melihat berbagai macam wahana yang menjadi daya tarik SCNM. Mulai dari Merry Go Round, Bianglala, semacam roller coaster, wahana ketangkasan, taman lampion, hingga bioskop 4D. Oh iya karena manajemen dari CNM ini sama dengan Batu Night Spectacular jadi katanya sih isinya mirip-mirip sama yang kayak di Batu sana. Yang paling membuat mata saya berbinar adalah bianglala, karena diameternya besar sekali. Membayangkan di puncak kali aja bisa lihat jodoh. eh. Apa daya semua gelap di atas, cuma lampu kota seluruh Surabaya dan Sidoarjo yang terlihat. Selfie aja gelap apalagi jodoh tak terlihat setitikpun. Haha... ya ya, kami adalah jomblo santai yang sedang menikmati bianglala.

Foto kiriman D Indah Nurma (@dindahnurma) pada


FYI, permainannnya banyak yang menguji jantung. Jadi kalau jantung anda cenderung lemah, udah naik Merry Go Round aja jangan coba-coba naik bledek coaster. Kesehatanmu lebih utama daripada kesenanganmu. Dan jujur saja, saya tidak suka naik permainan yang menakutkan. Entah kenapa, takut aja. Bahkan masuk rumah hantu saja takut. Pernah sekalinya masuk rumah hantu saya tutup mata dari masuk sampai keluar. Bagi saya hiburan itu harus menyenangkan bukan menakutkan. Haha... Selain jajaran toko suvenir yang menjadi pelengkap SCNM, juga ada banyak deretan kios makanan ringan maupun berat. Jadi jangan takut kelaparan kalau di SCNM. Karena di sana itu taman hiburan bukan penjara tempat pengasingan yang makan saja susah. Wkwkwkw... Semoga SCNM bisa bertahan untuk berjaya agar dapat terus mewarnai pariwisata di Surabaya. Over all, worth it untuk dikunjungi dan  buktinya bisa membuat dua jomblo ini bahagia setelah pulang dari sana.



Saturday, 7 November 2015

My Belated Birthday

Momen bertambahnya umur berkurangnya usia sebenarnya tak perlu mendapat perayaan dan perhatian khusus. Sebagian orang meyakini bahwa yang seperti itu memang benar adanya, namun sebagian lainnya menganggap momen ulang tahun itu spesial dan sah saja bila mendapat perayaan khusus. Alhamdulillah satu minggu lebih satu hari yang lalu diberi kesempatan mencapai umur ini. Umur berapa Ndah? Rahasia lah, saya masih wanita yang enggan memberitahukan umur pada orang lain. Cukup saya, Allah, keluarga, dan teman-teman baik yang tahu. haha.... Lalu sikap saya mengenai momen ulang tahun bagaimana? Jujur saya menganggap momen itu spesial dan sah saja mendapat perhatian khusus asal tidak berlebihan. 

"Kok di facebook gak ada notif ulang tahunmu hari ini?" Tanya kakak saya lewat BBM setelah pagi-pagi mengucapkan selamat ulang tahun.

"Sengaja aku hidden" Singkat balasan saya padanya :D

Iya saya sengaja tidak menampilkan hari ulang tahun di sosial media. Saya ingin memaknai perjalanan perjuangan hidup saya tanpa terlalu banya euforia ucapan selamat dari orang lain. Meski sah-sah saja tapi hari ulang tahun sesungguhnya adalah hari berterima kasih pada ibu karena telah berjuang melahirkan saya. Bukan bermaksud menghitung nikmat Tuhan, tapi tulisan ini saya tujukan untuk rasa syukur atas karunia orang-orang ceria dan hangat di sekeliling saya.

Keluarga, tradisi saat ada yang berulang tahun adalah memberi selamat setelah sholat subuh. Lalu malamnya berkumpul untuk makan bersama. Ulang tahun selalu jadi momen family time dan tak pernah terlewat. Tahun ini pun sama, hangatnya keluarga masih sama. Saya bersyukur berada di tengah mereka. Hangatnya mereka tak berubah padahal sedikitpun aku belum membahagiakan mereka. Ayah, Ibu, terima kasih telah mencintaiku tanpa syarat. Cinta yang hanya mampu diberikan orang tua pada anaknya. 

Selain keluarga hadir sapa selamat memperingati hari lahir di dunia dari sahabat-sahabat karib. Dugangers sahabat bersepuluh yang sedang berjuang meraih mimpi masing-masing masih ingat tanggal itu. Nurul, sahabat sejak 11 tahun lalu dan selalu hadir dalam setiap likuan hidup saya mengirimkan ucapan selamat hari lahir sehari setelahnya dengan sebuah video yang penuh kenangan bersama. Aku tak masalah perihal terlambat mengucapkan, itu semua tak penting. Yang penting kau selalu ada dan menjadi sahabat yang selalu ada saat apapun yang terjadi dalam hidupku. Terima kasih atas waktu yang telah kalian bagi bersamaku. Orang bilang time is the best gift you can give to someone"  

Video kiriman D Indah Nurma (@dindahnurma) pada



Teman-teman di komunitas mataponsel tak kalah heboh, karena hari lahir saya sehari setelah mbak Sari, yaitu seorang teman sesama blogger yang juga dalam satu komunitas mataponsel. Sejak pagi sudah bersahut-sahutan di grup chat mengucapkan selamat. Karena hari lahir yang beda sehari itu, saya jadi ingin menghadiahi diri saya sendiri dan mbak Sari untuk ulang tahun kali ini. Haha...

Yang kanan mbak Sari dan yang kiri saya

Bahkan sampai hari senin tanggal 2 November 2015, kejutan belum juga berhenti. Tiba-tiba seorang teman yang sudah lama saya tunggu kehadirannya mengirimkan sebuah gambar, ucapan selamat ulang tahun dan maaf yang menyertainya karena terlambat. Sekali lagi hadirmu saja adalah sebuah kelegaan besar, Saat masuk notif chat itu rasanya campur aduk antara lega dan bahagia lalu menangis. I can't describe it anymore,,,,

Thursday, 29 October 2015

Why Diet? Because Why Not?

Why Diet? Because Why Not?

Sumber gambar: renovit-multivitamin.com


Diet, bagi sebagian orang sebagai sesuatu pantangan karena dianggap tidak bisa menikmati hidup. Bagi sebagian lainnya mengganggap itu jalan untuk hidup sehat. Dan sebagian lainnya lagi menjalaninya demi terlihat lebih menarik. Masing-masing orang punya alasan sendiri mengapa menjalani diet dan mengapa tidak menjalani. Tapi sebenernya apa sih diet itu?

Menurut KBBI diet adalah aturan makan khusus untuk kesehatan dan sebagainya, biasanya dilakukan atas petunjuk dokter. Umumnya orang-orang memaknai diet adalah usaha untuk menurunkan atau mengurangi berat badan. Orang yang sedang menderita penyakit tertentu juga biasanya disarankan untuk diet mengurangi asupan makanan tertentu juga. Atau diet demi kesehatan dompet? Hahaha diet tipe ini pasti sebagian besar pernah melakukannya.

Diet, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba. Mengapa? Apa karena sedang kecewa atau bentuk pelarian patah hati? Hahaha semua orang terdekat saya bertanya demikian. Enggak, meskipun tidak ada cerita patah hati saya tetap akan diet. Bukan karena ingin kurus tapi karena ingin hidup sehat dengan pola makan yang sehat, itu saja. Singkat kata saya merasakan tidak enak dengan metabolisme saya. Tahun ini memang saya kurang piknik sepertinya jadi kurang gerak. Beh kurang piknik apanya? Wekekek... Saya piknik tapi jarang nulis di blog.

 Jadi Ndah diet macam apa yang kamu lakukan? Ok sis dan bro, saya diet mayo. Iya diet yang cuma 13 hari itu dan  hits di kalangan penggiat diet. Bagi yang belum tau apa itu diet mayo? Jadi diet mayo adalah suatu metode diet yang dipaparkan oleh sebuah klinik bernama Mayo di Amerika sono. Diet ini intinya ngatur pola makan dan dilarang makan garam selama 13 hari. Diet ini menjanjikan pengurangan berat badan 5-8 kg selama 13 hari. Yang namanya diet pasti semuanya harus tahan godaan apapun termasuk diet mayo. Penting diketahui bahwa diet ini hanya boleh dilakukan setahun sekali. Saya gak akan cerita panjang lebar tentang detil diet ini karena berjuta artikel tentang panduan diet ini ada di mesin pencari. Singkat cerita saya hanya berhasil menyelesaikan diet ini sampai hari ke-11 karena pada hari ke-12 ibu saya berulang tahun dan ya you know lah apa yang orang lakukan untuk merayakan ulang tahun keluarga dekat. Singkat cerita lagi saya berhasil dapat bonus berkurangnya berat badan sebanyak 5 kg. Alhamdulillah lumayan... Dan setelahnya saya tiap hari olah raga mulai dari lari dan mainan barbel.
Menu Diet Mayo yang Saya Gunakan


So, why you diet? Because why not? Hehe... sebenernya selain ingin sehat sampai nanti umur saya berakhir. Saya tidak ingin menjadi sakit dan menyusahkan orang lain, saya tidak ingin sakit dan membuat orang-orang yang menyayangi saya menjadi sedih. Jadi, saya pikir diet mayo menjadi pembuka saya untuk mulai memperhatikan kesehatan. Toh diet mayo hanya 13 hari dan setelahnya saya jadi rajin menghitung kalori yang masuk dan keluar. Tidak seprofesional itu juga sih, hanya mengira-ngira. Tidak separanoid itu juga harus menghindari makan ini itu, cukup makan yang halalan toyiban saja. Dan setelahnya saya bersyukur diberikan cukup waktu untuk berolah raga.

Saya punya beberapa poin penting dalam menjalankan diet, tentuna ini berdasarkan pengalaman saya sendiri. Ini dia poin-poinnya:
  1.  Niat, sudah pasti harus kuat karena kita yang akan menjalani.
  2. Konsultasi dengan dokter atau ahlinya. Sebisa mungkin dikonsultasikan terlebih dahulu agar tahu kondisi tubuh kita seperti apa dan pola diet yang cocok seperti apa. Salah-salah nanti malah mengganggu keseimbangan gizi kita.
  3. Cari partner diet. Terkadang diet sendirian itu membosankan dan membuat kita mudah menyerah. Dengan adanya partner yang juga sedang menjalankan diet bisa berguna untuk saling mengingatkan dan memberi semangat. Tapi jangan malah cheating dengan partner lho.
  4. Ceritakan tentang pada orang-orang di sekitarmu atau yang kamu temui setiap hari bahwa kamu sedang menjalankan program diet, terutama orang-orang yang tinggal satu rumah. Seperti yang saya ceritakan di atas, sebagian orang menganggap diet sebagai hal yang konyol. Itu karena mereka merasa tidak perlu melakukannya dan belum pernah melakukannya. Berbeda dengan orang yang memang perlu dan berniat melakukan diet. Jadi beri pengertian pada orang-orang di sekitar kamu tentang program diet seperti apa yang sedang kamu lakukan. Tujuannya adalah agar mereka mengerti dan mendukung kita, bukan malah digoda untuk menyerah atau cheating. Saya sendiri alhamdulillah didukung ayah dan ibu meskipun kakak pada awalnya sempat meragukan. Tapi kembali lagi semuanya pada poin penting pertama, yaitu niat.
  5. Jangan lupa olah raga, karena sangat membantu untuk menyeimbangkan metabolisme. Selain itu olah raga dapat membantu usaha mengurangi berat badan ataupun menjaga berat badan. 
Anyway kamu turun berapa kilogram dari usahamu itu dan dari berapa ke berapa? Alhamdulillah banyak meskipun belum ideal dan saya masih wanita pada umumnya yang tidak suka ditanya berapa berat badannya. Hahaha...

Friday, 23 October 2015

Review Novotel Surabaya Hotel and Suites: Refreshing di Resort Hijau Tengah Kota.





Kebiasaan saya berjalan-jalan di melalui google Earth untuk melihat bentuk site suatu wilayah atau bangunan membawa saya untuk menjelajahi kota Surabaya juga. Saat saya melihat bentuk site daerah Ngagel, ada site yang cukup menarik dan setelah saya zoom dan melihat street view ternyata itu adalah site milih Novotel Surabaya. Dari tampak atas sites Novotel terlihat bentuk yang bagus dan ditengahnya hijau serta biru. Nah dari situ saya tertarik untuk melihat keseluruhan Novotel secara langsung. Beruntungnya di satu kesempatan saya menghadiri seminar yang diadakan di sana. Ternyata nampak dalamnya seperti resort dengan hamparan ruang terbuka hijau. Saat sekilas lewat depannya saja, Novotel memiliki facade yang tak biasa. Tidak seperti hotel lainnya yang jika terlihat dari facadenya yang muncul di bayangan adalah bangunan dengan banyak jendela. Sedangkan Novotel terlihat seperti bangunan unik yang bagian depannya terhampar rerumputan.  Terletak di Jalan Ngagel 173 – 175, Surabaya, Jawa Timur, hotel ini akses yang cukup mudah. Yakni 30 menit dari Bandara Internasional Juanda, 5 menit dari stasiun Kereta Api Wonokromo, dan 15 menit dari Stasiun Kereta Api Gubeng. Bahkan jika ingin berjalan-jalan di sekitar Novotel yang paling dekat dan menarik ada Kebun Binatang Surabaya dan CBD Tunjungan.

Beberapa waktu lalu keberuntungan kembali bergelayut pada saya. Diundang untuk refreshing selama semalam dan menikmati fasilitas yang ada di sana. Like a dreams come true, yang biasanya hanya seharian saja di sana untuk seminar saat itu benar-benar bisa menikmati suasana Novotel dari sebelum tidur sampai bangun tidur. Tajuknya sih Octoblogger yaitu saya dan beberapa orang blogger lainnya di Surabaya berkesempatan melihat dan menikmati suasana Novotel dalam rangka menyambut Hari Blogger Nasional tanggal 27 Oktober Nanti. Memasuki area lobby kita saya dimanjakan dengan dengan tatanan rapi antara resepsionis, Dahana Lounge Bar, La Chocolatine French Pastry & Bakery dan juga Janggala Restauran. Gimana ya menjelaskannya, saya bukan orang design interior sih, pokoknya sedap dipandang menurut mata awam saya. Lalu apa saja kegiatan yang kami lakukan selama singgah di Novotel Surabaya? Let’s check this out.

Showing Room





Ada beberapa room yang kami sambangi waktu itu, seperti Junior Suite, Executive Suite, dan Superior Terrace. Semua room di sini menyajikan pemandangan yang indah dan menyejukkan, yaitu garden dan swimming pool.  Keseluruhan room di Novotel dilengkapi dengan fasilitas mini bar, rain shower, bath tub, IDD phone, cable TV, tea & coffee, dan tentu saja free WiFi. Jika ditotal seluruh room di Novotel ada 144 rooms. Nah tinggal pilih sendiri mana yang sesuai dengan kebutuhan anda :D













Menikmati Live Cooking Pizza di Splash Bar

List menu Splash Bar





Sepertinya tak ada sudut di Novotel Surabaya yang tak menarik bagi pengunjungnya. Seperti Splash Bar yang pada bagian depan terdapat tungku bara api. Ternyata oh ternyata tungku tersebut fungsinya adalah untuk memanggang pizza. Nah setelah selesai kegiatan showing room dan rehat sejenak kami diajak untuk menikmati live cooking pizza bersama Chef Faliq. Acara ini pun berubah menjadi acara memasak pizza otentik Italia sekaligus memberi penjelasan kepada kami tentang pizza dan cara memasaknya. Voila! Setelah menyaksikan proses pembuatan pizza kami langsung tidak sabar untuk mencicipi. Bagi yang tertarik dan ingin tahu bagaimana rasa pizza yang otentik, silakan mengunjungi Splash Bar yang buka setiap hari dari jam 10:00 – 23:00.









Mbak Ika dan Saya :D

Spend My Evening With Yoga Session

Sejenak rehat dari memanjakan perut kini saatnya menyehatkan perut, dan bahkan bukan hanya perut tapi seluruh tubuh. Sesi Yoga di sore hari sepertinya pas untuk mengusir secara halus lemak-lemak di perut, mengencangkan lengan dan paha, serta melemaskan otot-otot yang tegang. Sebelumnya saya tidak pernah melakukan yoga yang benar-benar yoga. Hanya gerakan yoga ringan di dalam kamar selain lari pagi setiap hari. Jadi sesi yoga bersama kali ini benar-benar menyenangkan buat saya.

Foto kiriman Novotel Surabaya (@novotel_surabaya) pada







Enjoy Sunday at Novotel Surabaya

Minggu pagi saya biasanya padat untuk menonton kartun sampai dengan jam 9. Yaa sepertinya saya memang tidak bisa move on dari masa kecil. Tapi kali ini I’m doing something different. Ya karena pagi-pagi harus sudah sarapan seru dengan menu breakfast di Janggala Restauant Novotel. Ya mulai dari menu khas Indonesia sampai sarapan ala Amerika. Lalu apa yang saya pilih? American Breakfast jawabannya. Biasanya sarapan saya sambil nonton kartun, kali ini saya menikmati suasana pagi yang sarat dengan family time. Bagaimana tidak, di garden dan kolam renang banyak keluarga yang berkumpul untuk menikmati sarapan pagi bersama atau berenang bersama. Ya, sedari pagi buta fasilitas kolam renang untuk anak dan dewasa sudah sangat riuh. Terlihat pula anak-anak yang menunggang kuda. Selain menawarkan penginapan yang nyaman, saya akui bahwa Novotel juga bisa menjadi sarana rekreasi. Fasilitas olah raga lainnya juga ada fitness center, tennis court, dan squash court. Oh ya sampai lupa, untuk American Breakfast Janggala Restaurant ini saya acungi jempol. Enak banget, juara lah pokoknya.

















Bagian terakhir dari kunjungan saya ke Novotel adalah saat menginjakkan kaki di lantai 10 apertemen Novotel. Dari sini saya bisa melihat keseluruhan Novotel dengan angle bird eye. Seperti banyangan saya ketika melihat site Novotel dari google Earth. Terlihat hotel ini memiliki ruang terbuka hijau di tengahnya dan juga kolam renang berwarna biru yang menghiasi. Benar-benar resort hijau yang ada di tengah Kota Surabaya. Psssttt... selain room, Novotel juga memiliki Apartemen dalam satu site yang cocok disewa untuk keperluan bisnis.







Disclaimer: Ini adalah sponsored post yang saya tulis berdasarkan opini pribadi setelah mengikuti acara Octoblogger dari Novotel Surabaya Hotel & Suites. 

Saturday, 26 September 2015

XL Resmi Komersialkan Jaringan Hotrod 4G LTE di Surabaya dan Denpasar

Peluncuran 4G LTE XL

Selasa 22 September 2015 lalu, PT XL Axiata Tbk (XL) resmi meluncurkan layanan 4G LTE (Long Term Evalution) pada frekuensi 1800 MHz secara komersil. Saat memasuki area commercial launching di XL Center Jalan Pemuda 94-98, Surabaya terlihat suasana yang berbeda. Saya kira salah memasuki venue karena di halaman XL Center ada pertunjukan extreme freestyle dengan motor KLX. Ternyata pertunjukkan tersebut memang untuk menganalogikan kecepatan 4G LTE dari XL yang ekstrim.
Aksi Extrem Moto

Tidak hanya di Surabaya, pada hari yang sama XL juga meluncurkan layanan  4G LTE secara komersial di Denpasar, Bali. Sebelumnya, pada bulan Juli layanan ini hadir di Lombok dan selanjutnya segera menyusul di Bandung dan Jakarta hingga akhir tahun ini. Di Surabaya dan Denpasar sendiri proses penataan frekuensi 1800 MHz telah selesai dilakukan termasuk perijinan dari pemerintah, sehingga XL tidak perlu berlama-lama lagi untuk menghadirkannya kepada masyarakat. Pada tahap awal, layanan 4G LTE di Surabaya bisa dinikmati di area Gubeng, Manyar, Pakuwon, Margorejo, Tambaksari, Wiyung, Kenjeran, Manukan Kulon hingga Sidoarjo dan Rungkut. Lebih dari 200 BTS 4G mendukung layanan ini.


Q&A Oleh Manajemen XL
Acara peresmian ini ditandai dengan pemasangan kartu 4G pada smartphone milikpelanggan oleh Yessie D. Yosetya, Chief Service Management Officer dan Desy Sari Dewi, VP XL East Regional di XL Center Pemuda Surabaya. Pada saat yang sama juga dilakukan oleh Nicator V. Santiago III, Chief brand & Customer Experience Officer dan Dodyk Supriyono, GM Sales, di XL Center Sunset  Road, Denpasar, Bali. Menariknya, XL meluncurkan layanan ini pertama kali di Lombok lalu Surabaya dan Denpasar serta yang akan menyusul Jakarta dan Bandung karena XL ingin menghadirkan layanan terbaik di kota-kota dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Indonesia. Istilahnya adalah menghadirkan layanan terbaik agar orang-orang melakukan investasi betah berlama-lama, kata ibu Desy.

Selain dari sisi jaringan, XL juga menyiapkan ekosistem penunjang layanan 4G LTE. Sejak awal 2015, XL menyelenggarakan program-program yang memudahkan pelanggan untuk beralih ke layanan 4G. Diantaranya seperti penukaran kartu SIM 4G secara gratis. Di Surabaya sendiri sudah ada 20 titik untuk layanan tersebut. Selain itu, XL juga menyelenggarakan program tabungan kuota 4G yang menawarkan penyimpanan kuota 4G yang bisa dipakai saat layanan 4G sudah tersedia dan juga paket bundling layanan 4G XL dengan ponsel pintar berbagai tipe dan harga, termasuk di dalamnya dengan cicilan harga yang terjangkau. Meskipun begitu di sini saya bersyukur sekali karena tidak perlu membeli atau mencicil bundling untuk bisa menikmati layanan 4G LTE dari Xl, karena alhamdulillah nomor saya dipanggil saat lucky draw setelah selesai acara, hehe. Terima kasih XL. 

Friday, 18 September 2015

Sabtu Malam Bersama Dugs di Surabaya.

Beware! Isi postingan kali ini adalah 100% curhat.

http://stasiunrasa.tumblr.com/post/126966107072/orang-bilang-tinggalkan-cinta-dan-kejarlah-cita


Begitulah quote singkat yang agak sesat namun nyata. Sabtu 15 Agustus 2015, harusnya saya pergi ke Tulungagung untuk acara penanaman terumbu karang bersama Marinir di Pantai Sine. Pantainya luar biasa menenangkan meskipun dengan karakteristik khas pantai selatan Jawa. Setelah pertimbangan panjang akhirnya saya memutuskan untuk tidak jadi pergi pada hari penting itu. Padahal melakukan hal tersebut adalah cita-cita saya sejak lama, paling tidak sedikit melakukan hal yang berguna untuk masa depan kelautan. Throwback ke seminggu sebelunya, saya tidak mengikuti acara gathering komunitas Enlightened Surabaya sampai selesai karena belum packing untuk ke Tulungagung. Ya, seminggu sebelumnya saya sudah ke sana untuk berlatih bersama Marinir dan juga bonus bertemu teman-teman baru yang menyenangkan. Saya kira akan menjadi biasa saja tapi ternyata perjalanan pergi dan pulang ke sana sendirian menyisakan banyak cerita. Mulai dari teman baru, berbagi cerita bersama Marinir, makan di rumah warga, sampai ketiduran tidak karuan di dalam bus yang lumayan sepi.
Menurunkan Plat untuk Menanam Terumbu Karang
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Matahari Terbit di Pantai Sine Tulungagung
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Ya, saya memilih menunda cita dan mengulang cerita menyenangkan itu demi cinta. Cinta pada keluarga dan cinta pada Dugs. Terdengar picik dan egois tapi itulah pilihan, bahkan katanya tak punya pilihan adalah sebuah pilihan. Sabtu 15 Agustus 2015 harusnya saya memandang laut selatan dan bersiap untuk upacara hari kemerdekaan tapi saya memandang matahari senja di Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya. Bersama sahabat-sahabat yang sudah mengganggap saya seperti keluarga. Agendanya adalah mendo'akan dua orang yang berulang tahun di bulan itu dan mendo'akan Medi yang akan pindah ke Bandung untuk menyelesaikan S2. Bagaimana bisa saya absen untuk melepas Medi pergi? Karena entah kapan bisa bertemu lagi. Tak banyak yang kami lakukan, selayaknya sekumpulan anak muda yang menghabiskan sabtu malam mereka di dalam kota. Setelah memandang senja bersama, kami pergi ke kawasan Ampel untuk makan malam bersama. Nasi jagung Ampel katanya, atas referensi dari Taufik. Dan ternyata menu makan malam kami memang ciamso alias ciamik soro. Haha... Sederhana, hanya nasi jagung, peyek udang, belut goreng, kikil, babat goreng, dan sambal. Penampilannya sih ora umum buat saya tapi ternyata enak banget. Setelah itu kami kemana lagi? Nongkrong dong di depan Balai Kota Surabaya. Biar kekinian tapi padahal mah saking kudetnya saya baru kali itu nongkrong di sana, karena jaman SMA dulu waktu saya cuma buat les pripat (nah kan curcol di tengah curhat). Ya di situ lah kami justru ngobrol dari hati ke hati, hehe... Apa yang kami obrolkan? Rahasia xD. Agenda dadakan terakhir adalah karaoke di NAV Kedung Doro. Buset dah rute hari ini, dari rumah saya yang di utara Surabaya ke Timur, lalu ke Utara lagi, lalu ke Pusat dan balik lagi ke Utara.  Saya beri tahu ya, karaoke itu sejatinya 10% nyanyi dan 90% curhat. Hahaha... Sungguh malam minggu eh sabtu malam yang biasa saja di mata orang-orang tapi ya orang-orang cuma bisa melihat ini sebagai hedonisme semata. Effort untuk mengumpulkan kami secara lengkap itu lho yang luar biasa. Maklum sudah dewasa, sudah punya kesibukan masing-masing, meskipun degupan jantung kami akan selalu seirama.
Dugs di Ekowisata Mangrove
Poto Pake Tripod 

Dugs di Balai Kota Surabaya
Foto Oleh: Taufiq 

Dinner Nasi Jagung Ampel
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Yang tak kalah kuat magnetnya sehingga saya lebih memilih stay di Surabaya bukannya pergi ke Tulungagung adalah syukuran atas kehamilan kakak ipar saya. Hal yang paling ditunggu oleh seluruh keluarga. Betapa jahatnya saya jika tetap pergi di hari bahagia keluarga kami. Bahkan agenda ops bersma tim Enlightened Surabaya, saya skip karena ingin ada di antara mereka. Bukan syukuran besar-besaran, hanya hal biasa saja. berkumpul bersama keluarga di rumah. Sedekat-dekatnya orang lain bagai keluarga sendiri tak boleh mengalahkan rasa pada keluarga yang ditakdirkan Tuhan untuk kita. Saya kehilangan kesempatan melakukan hal yang saya cita-citakan di Tulungagung? Mungkin iya tapi itu bukan satu-satunya kesempatan yang akan datang, saya yakin itu. Kesempatan tidak akan datang dua kali, begitu katanya. Saya tidak percaya karena yang hanya satu dan jadi satu-satunya di dunia ini hanya Tuhan. Kesempatan? Ia akan datang lain kali, dalam bentuk yang lebih baik asal kita menjalani hidup dengan baik dan percaya padaNya Yang Maha Baik. 

Wednesday, 16 September 2015

Review Basic Maintenance Facial di SLVR International Clinic Surabaya

Foto Setelah Treatment Facial
Foto Oleh: Yuniarinukti.com
Kalau biasanya lihat saya posting tentang nyasar di kota mana, nyemplung laut, touring entah kemana, nah kali ini saya bakal cerita soal kegiatan saya di klinik perawatan kulit. Ahaha... Bukan cuma kamu yang kaget tapi teman-teman saya juga. Tumben-tumbenan saya pergi ke tempat begituan. Meskipun sering kali dianggap bukan sebagai wanita oleh beberapa teman dekat tapi ya jangan salah selama ini saya juga rajin merawat kulit (di rumah). Baiklah, minggu lalu saya mendapat undangan untuk berkunjung ke SLVR International Clinic Surabaya dalam rangka faisal eh facial. SLVR International Clinic ini sendiri sudah tersebar di beberapa kota di Indonesia selain Surabaya seperti Jakarta, Balikpapan, Sukabumi, Bogor, Bandung, Gresik, dan Sidoarjo.

Kami janjian sekitar pukul 2 siang dan saya bingung lokasinya karena masih baru. Akhirnya telepon mbak Yuni dan dapat instruksi lokasi di ujung Jalan Jambi. Setelah muter dua kali akhirnya saya menemukan juga si SLVR International Clinic ini dan disambut oleh mbak Etty. FYI, SLVR International Clinic di Surabaya yang saya kunjungi ini berlokasi di Jalan Kutai 38, di depannya ada kafe tempat nongki-nongki cantik yaitu SamaSama Snack and Coffee. Kalau masih bingung, itu di pojokan Jalan Jambi. SLVR Interior klinik ini menggunakan furniture khas SLVR yaitu berwarna hitam dan dinding putih. Sembari menunggu di ruang tunggu yang nyaman juga bisa melihat-lihat pakaian yang dijual di sana, karena jadi satu juga dengan butik. Dalam satu ruang treatment  terdiri dari 4 bed dan selama proses treatment  kita ditemani alunan musik.
Meja Resepsionis SLVR International Clinic Surabaya
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Ruang Tunggu SLVR International Clinic Surabaya
Foto Oleh: D. Indah Nurma
Butik di  SLVR International Clinic Surabaya
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Ruang Treatment SLVR International Clinic Surabaya
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Waktu saya datang, Mbak Yuni dan Aya sudah mulai treatment dan saya harus menunggu. Hehe... Oh iya saya waktu itu tidak sendirian tapi bersama mbak Yuni dan Aya. Nah lumayan jadi bisa menikmati suasana ruang tunggunya yang nyaman. Beberapa saat kemudian saya mulai treatment. Dan treatment yang saya lakukan waktu itu adalah basical maintenance facial. Fungsi dari treatment ini sendiri adalah untuk membersihkan wajah dari kotoran dan sisa make up yang tidak bisa dibersihkan dengan pembersih biasa. Selain itu untuk membuang sel-sel kulit mati dan membuat kulit menjadi rileks dan segar dengan pijatan-pijatan beautician. Nah lebih kurang langkah-langkah basical maintenance facial seperti ini:
  1. Wajah dibersihkan dan dipijat. Pastinya langkah pertama ini adalah untuk membersihkan make up dan merelaksasi kulit wajah kita. Sebaiknya jika hendak melakukan facial treatment kita jangan memakai make up yang terlalu tebal. 
  2. Steam atau diuap untuk melunakkan komedo dan sel-sel kulit mati yang akan dibersihkan. Di SLVR sendiri menggunakan mesin dan kita akan ditanyai apakah uapnya cukup atau terlalu panas. 
  3. Ekstraksi pengangkatan komedo dan sel-sel kulit mati dilakukan dengan hati-hati oleh beautician. Dalam tahap ini kita bisa mengatakan jika memang terasa sakit. Ya karena tingkat toleransi rasa sakit setiap orang berbeda-beda untuk tahap ini. Kalau memang rajin membersihkan wajah pasti rasa sakitnya akan sedikit dan cepat saat proses ini.
  4. HF atau High Frequency yang berfungsi untuk mengurangi kemerahan dan iritasi akibat ekstraksi.
  5. Masker yang diaplikasikan pada saya waktu itu adalah masker bengkuang. Dan kita dibiarkan untuk santai sejenak setelah itu dibersihkan.
  6. Pemberian krim adalah tahap akhir dari treatment ini. Saat itu krim yang digunakan adalah krim kulit sensitif.
Apa yang saya rasakan setelahnya? Tentu saja kulit wajah menjadi lebih ringan, rileks, dan segar. Selain facial, treatment lain yang ditawarkan di SLVR International Clinic adalah Silver Microdermabrasi, Messotherapy all body slimming, Silver Vit C whitening infusiom, dan Silver thermage full body. Untuk yang akan melaksanakan pernikahan juga terdapat paket-paket prewedding treatment. Sebaiknya sebelum melakukan treatment melakukan booking terlebih dahulu agar kita tidak menunggu terlalu lama. Sekian review saya kali ini, jangan lupa sayangi kulitmu dengan merawatnya sebaik mungkin. Bukan hanya untuk wanita tapi pria juga. Semoga bermanfaat :D

Monday, 7 September 2015

Tumpeng Gudeg Suroboyoan Pawon Rizq Bunda Ken

Full Team Konek Grebek KPK Bersama Bunda Ken
Foto Oleh: Dwi Puspita

Tumpeng kok gudeg? Gudeg kok Suroboyoan? Sabar sabar, semua keheranan ini akan saya jawab dengan hati-hati. Ceritanya di hari sabtu 5 September saya bersama teman-teman kompasianer dapat kesempatan mengunjungi Dapur Rizq Bunda Kenyang sedang naik daun dengan menu Gudegnya. Ya, kuliner khas Jogja tersebut kini melekat di Bunda Ken sebagai salah satu kuliner andalan dari dapur beliau. Pawon Rizq Bunda Ken juga resmi terdaftar sebagai vendor di grup Surabaya Kuliner. Awalnya saya kira tempat yang akan dikunjungi adalah sebuah warung makan atau restoran tapi ternyata adalah rumah Bunda Ken sendiri. Saat yang lain bingung mencari lokasi yang nampak sebagai rumah makan pada lazimnya, saya melihat mbak Dwi Puspita dan langsung ngeh itu lokasi yang dituju, haha. Jadi Bunda Ken ini hanya menerima pesanan sesuai order, tidak membuka rumah makan. Yang disuguhkan saat itu adalah Tumpeng Gudeg, Sosis Solo dan Risoles Mayonase, Let me review one by one, wkwkw.

Sosis Solo
Sosis Solo Bunda Ken
Foto Oleh: D. Indah Nurma
Bagi yang belum tahu apa itu Sosis Solo, jangan dibayangkan seperti sosis pada umumnya yang terbuat dari olahan daging sapi atau ayam yang berbentuk padat dan panjang. Sosis Solo ini mirip seperti risoles yang diisi dengan suwiran daging ayam seperti pada isian lemper. Jangan dibayangkan sampai jungkir balik, saya cantumkan gambarnya kok xD kalau soal rasanya saya ceritakan saja.

Sosis Solo dari Bunda Ken ini mudah digigit dan dinikmati alias kulitnya tidak alot atau keras, rasa isiannya pas banget bikin nagih tapi kurang banyak Bunda, hehe. Tepat jika dibilang makan sekali tidak akan cukup dan saya harus pandai menahan diri untuk bisa tetap menikmati hidangan utama berupa Nasi Gudegnya. Baiklah Bunda Ken saya beri nilai 8 dari skala 1-10 untuk Sosis Solo dan saya beri tangisan untuk Risoles Mayonasenya. Karena saya tidak sempat nyicipnya, huhu takut kemaruk dan kekenyangan soalnya. Dan untuk harga sendiri sangat rasional, yaitu Rp 3.500 untuk Sosis Solo dan Rp 4.000 untuk Risoles Mayonase dengan isian beef dan mayo. Oh ya, selain dengan isian tersebut, risolesnya ada juga yang isian jamur, ayam, dan jagung dengan harga Rp 3.500.

Tumpeng Gudeg
Tumpeng Gudeg
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Tumpeng Gudeg? Terdengar ora umum ya? hehe tapi begitulah adanya. Tumpeng kali ini bukan nasi putih plus lauk urap atau nasi kuning dengan kering tempe tapi nasi putih dengan lauk gudegnya yang lengkap. Ini bukan kali pertama saya makan gudeg tapi tetap deg-degan dengan rasanya karena ya... ini kali kedua saya makan gudeg, haha. Karena lidah saya ini lidah Suroboyo asli jadi makan besar dengan menu yang manis itu agak gimana gitu ya. Ini juga alasan saya mengapa tidak pernah mencoba gudeg waktu pernah tinggal di Jogja. Dan kenapa di atas saya sebut ini Gudeg Suroboyoan? Karena Bunda Ken sudah mengolah gudegnya biar acceptable di lidah orang Surabaya. Dan bagaimana rasanya? Gudegnya asin dan pedas? Ya tentu saja tidak, gudegnya tetap manis tapi manis yang dapat diterima oleh lidah orang Surabaya. Seperti manisnya saya yang tidak berlebihan, eh kok narsis? haha. Kalau orang Jawa Tengah pasti bilang itu tidak seberapa manis, tapi bagi saya sweet enough lah. Selain gudeg yang dari nangka muda itu, pelengkap lainnya adalah krecek, ayam opor, tahu dan tempe bacem, serta telur pindang, Sebagai orang yang kurang suka olahan krecek, saya sampai nagih kreceknya Bunda Ken dan terbayang sampai sekarang waktu nulis ini. Bunda saya beri nilai 8,5 untuk Gudegnya yang juara ini. Cukup untuk menceritakan rasanya. Beralih ke harga olahan gudegnya. Berapa sih? Ternyata Tumpeng Gudeg yang bisa dinikmati 10-15 orang ini harganya Rp 275.000 lho. Sedangkan satu kemasan lauknya saja yang bisa disajikan untuk 5 orang harganya Rp 50.000. Harga yang sangat rasional untuk makanan istimewa. Oke Warga Surabaya selamat menikmati gudeg yang ciamso alias Ciamik Soro. Oh ya, penilaian rasa di atas adalah penilaian secara pribadi, kalau ingin tahu bagaimana rasanya silakan langsung mencoba sendiri.
Lauk Gudeg Untuk 5 Porsi
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Info lainnya tentang Dapur Rizq Bunda Ken:
  • Bunda Ken hanya melayani pre order sesuai pesanan pelanggan ( tidak buka restoran)
  • Lokasi pemesanan di Ketintang Madya No 33 Surabaya
  • Contact Person Hp; 081332021330 dan Pin BB: 53DE8A35
  • Juga melayani nasi kotak, tumpeng nasi kuning dan putih, serta hantaran pernikahan atau lamaran.  
  • Yang paling penting termasuk Halal Food.

Saturday, 11 July 2015

Wajah Surabaya Tua Kini: Kawasan Ampel

Masjid Ampel (dengan Olahan HDR)
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Tahun ini memang lebih banyak mengexplore kota sendiri tapi saya malah ga pernah update. Terserang virus aras-arasen nulis, entah kenapa. Padahal menulis adalah salah satu cara agar orang-orang tahu saya masih hidup beserta hati saya. Baiklah, saya mau melanjutkan episode Wajah Surabaya Tua Kini yang sebelumnya di Pelabuhan Tradisional Kalimas. Sekarang bergeser sedikit ke kawasan antara Sungai Pegirian dan Sungai Kalimas, yaitu Kawasan Ampel.

Kawasan Ampel atau Kampung Arab Ampel, orang banyak yang mengenalnya sebagai wisata religi Islam. Karena di sana terdapat makam tokoh salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran agama Islam di tanah Jawa, yaitu Sunan Ampel atau Raden Rahmat. Kawasan Ampel yang terkenal sebagai kampung Arab ini letaknya bersebelahan dengan perkampungan orang-orang Cina yang di Kembang Jepun. Pada masa Kolonial Belanda, memang terdapat pembagian permukiman, seperti sebelah barat Sungai Kalimas sebagai tempat tinggal orang-orang Eropa, sedangkan timur Sungai Kalimas perkampungan orang-orang Pribumi, Arab, serta Cina.

Saat ini Kawasan Ampel dibranding sebagai kawasan wisata religi dimana kita bisa berwisata sejarah, kuliner, maupun berbelanja. Sebagai warga Surabaya tentunya saya pernah mengunjungi kawasan Ampel ini, ya alasannya karena lumayan dekat dengan rumah sih. Menziarahi makan Sunan Ampel dan murid-muridnya saya pernah, keliling berbelanja kebutuhan sajadah dan kurma juga pernah, berburu foto dan mencicipi kuliner khas Timur Tengah juga pernah, sengaja menjadi turis dan berkeliling dengan teman-teman Lets Lost pernah, sampai sekadar numpang sholat dan nongkrong di masjidnya sendirian saya juga pernah. Jadi apa saja yang bisa kita lakukan di sana? Saya akan memberikan beberapa list beserta rute terbaik untuk menikmatin Kawasan Wisata Religi Ampel.

Wisata Religi di Makam Sunan Ampel

Makam Raden Rahmat atau yang lebh dikenal dengan Sunan Ampel terletak di kawasan utama yang terdapat Masjid Besar Ampel. Untuk menemukannya tidaklah sulit karena jika melewati gang-gang kecil yang bernama Ampel Suci, Ampel Gading, Ampel Kesumba, dan semua gang yang berawalan dengan Ampel maka kita akan langsung menuju Masjid Ampel. Di dalam sana akan ada signage yang menunjukkan jalan menuju makam. Selain Sunan Ampel sendiri, di lokasi ini terdapat makam murid-murid Sunan Ampel, sahabat beliau, dan juga Istri Beliau. Kerabat beliau yang cukup terkenal ceritanya di Masyarakat adalah Mbah Bolong dan Mbah Sholeh.

Saya tahu beberapa di antara kita ada yang tidak terbiasa melakukan wisata religi semacam ini. It’s OK itu hak masing-masing individu. Saya pribadi tidak berkeberatan menziarahi makam Sunan Ampel sebagai bentuk terima kasih pada beliau dan juga rasa Syukur kepada Allah. Karena atas izin Allah, beliau menyebarkan ajaran agama Islam sampai ke wilayah ini dan mengajarkan banyak ilmu yang bermanfaat. Sehingga yang beliau bawa menjadi amal jariyah yang tak terputus. Saat mengunjungi makam sebaiknya mengajak orang yang paham dengan sejarah di masa Sunan Ampel atau langsung saja bertanya pada petugas di sana. Karena sayang sekali hanya tahu makamnya tapi tidak paham sejarahnya. Dan saya tidak akan menceritakan di sini karena bukan itu tujuan tulisan ini xD

Wisata Sejarah dan Hunting Foto

Suasana Pasar Ikan Pabean (more photo check my IG )
Foto Oleh: D. Indah Nurma
Sampai sekarang masih ada pasar yang sudah ramai sejak masa kolonial dulu, yaitu Pasar Pabean. Berjalan-jalan di sekitar sana masih banyak bangunan-bangunan kuno beserta aktivitasnya yang beberapa masih sama seperti dahulu. Menyusuri bangunan-bangunan tua tidak lengkap rasanya jika tidak mengarahkan lensa kamera pada sudut yang menarik. Di rute ini saya pernah dua kali sengaja berkunjung bersama komunitas Lets Lost dan teman-teman dari Mataponsel Jatim.

Untuk menyusuri kawasan ini kita bisa melakukan start dari Jalan KH. Mas Mansyur depan Hotel Kemajuan – Jalan Panggung – belok kiri ke Jalan Gambir – menusuri Kalimas Utara – lalu belok kanan di Kalimas Udik dan kembali lagi ke Jalan Panggung dan KH. Mas Mansyur. Pemandangan yang akan kita dapat di sana adalah deretan toko kitab, toko parfum, dan juga pasar ikan. Di Kalimas Utara terdapat salah satu menara syahbandar yang masih memakai logo pertama Kota Surabaya, sedangkan di Kalimas Udik kita akan menjumpai bangunan-bangunan tua. Rute ini tentu saja favorit turis-turis lokal dan asing jika mengunjungi Kawasan Ampel.  Oh ya, untuk melakukan kegiatan ini wajib mengandalkan kaki sendiri untuk melakukannya.

Wisata Belanja

Gang Ampel Suci
Foto Oleh: D. Indah Nurma
Tidak dipungkiri bahwa  mengunjungi kawasan Ampel bisa juga untuk niat berbelanja. Entah itu untuk memuaskan hobi belanja (bukan saya tentunya) atau memang sedang ada kebutuhan yang dicari. Bagi pengunjung dari luar Surabaya tentunya keberadaan pasar di sepanjang Ampel Suci maupun gang Masjid tentunya sangat membantu sebagai sentra oleh-oleh. Saya sendiri beberapa kali berkunjung dengan niat berbelanja karena butuh membeli kurma atau perlengkapan ibadah dengan kualitas bagus dan harga yang bisa ditawar. Murah? Tergantung selera masing-masing orang. Selain itu tentu saja di sini banyak sekali dijual perlengkapan haji dan umrah, makanan yang menjadi oleh-oleh haji seperti kurma, kacang, kismis, atau coklat. Busana muslim seperti gamis, sarung, baju koko, peci, sampai berbagai macam kerudung juga ada di sini. Ingin melihat tren lokal sampai Turki semuanya ada di sini. Untuk bumbu-bumbu masakan khas Timur Tengah juga bisa dilihat di sini. Tinggal kita pandai-pandai menawar tapi jangan keterlaluan. Hehe...

Wisata Kuliner

Apa yang terpikirkan jika ada orang menyebut wisata kuliner di Ampel? Tentu saja tidak lain adalah makanan khas Timur Tengah yang memiliki rasa gurih dan sebagian besar terdapat kambing dalam menunya. Itu juga yang pernah saya coba. Setidaknya ada tiga lokasi yang pernah saya kunjungi untuk mencicipi makanan Arab tersebut. Yang pertama adalah Warung Jumbo yang lokasinya berada di Jalan KH. Mas Mansyur depan Rumah Sakit Al-Irsyad, yang kedua adalah Depot Mas Hakim di Ampel Suci, dan yang terakhir adalah Depot Yaman di KH. Mas Masyur dekat dengan Hotel Kemajuan.

Mampir di Warung Jumbo dua kali dan yang kedua bersama komunitas Lets Lost. Bagaimana makananan di sana menurut saya? Bisa mampir di sini karena saya sudah pernah menuliskannya. Dan untuk Depot Mas Hakim bisa mampir di sini, saya juga sudah pernah mereviewnya. Nah yang terakhir Depot Yaman, saya ke sana setelah hunting foto dengan teman-teman mataponsel Jatim. Karena ingin membandingkan menu nasi kebuli kambing jadi di depot ini saya juga memesan menu yang sama. Hanya saja jika disuruh memilih saya lebih suka makan di Mas Hakim, hehe... tapi jangan salah, kambing bakar di Warung Jumbo masih terkenang di lidah saya.

Kuliner di sana memang tidak melulu seputar nasi kebuli atau nasi briyani, ada juga roti maryam (saya suka yang original), martabak dengan cocolan gule khas Arab, sampai dengan kebab yang aromanya menggoda. Jika ingin khusus berburu kuliner di kawasan ini waktu terbaik adalah malam hari di sepanjang jalan KH. Mas Mansyur. Dijamin memanjakan hidung, lidah dan perut anda. Mau menu apa saja tinggal pilih karena malam hari sepanjang jalan akan dipenuhi orang berjualan mulai dari camilan sampai makan besar. Atau sekadar nongkrong ngopi? Ada warung-warung yang menyediakan kopi rempah khas Arab.
Dih fotonya ngeblur -_- yang ini Nasi Kebuli punya Depot Yaman
Foto Oleh: Saya ngaku saya lapar jadi fotonya ngeblur


Atau Semuanya Saja

Sepertinya akan sayang jika hanya melakukan salah satu dari kegiatan di atas. Tenang... kita bisa tetap melakukan semuanya dengan waktu yang tidak sampai satu harian penuh. Waktu terbaik untuk melakukan semua kegiatan ini adalah sore hari setelah sholat ashar. Kenapa? Karena pasar ikan Pabean hanya buka di Sore hari. Dan rute terbaik untuk melakukannya adalah rute wisata sejarah dan hunting foto. Setelah melewati semua rute itu kita bisa menuju Jalan Sasak dan belok kanan di Ampel Suci. Dari Ampel Suci bisa cuci mata atau berbelanja barang-barang yang menarik sampai menuju kawasan utama, yaitu Masjid Ampel. Kegiatan selanjutnya kita bisa menuju makam untuk berziarah. Nah setelah itu bisa sholat maghrib dulu lalu melanjutkan perburuan kuliner. Selamat berwisata di Ampel. Sampai jumpa di episode Wajah Surabaya Tua Kini selanjutnya.

Tips:

  1. Wajib berpakaian rapi dan sopan di kawasan inti atau Masjid Ampel
  2. Bawalah scraf bagi wanita karena wajib menggunakan kerudung bagi wanita muslim maupun non muslim untuk menghormati peraturan di sana.