Menikmati Proses Move On Dengan Single “Done” Kun Saraswati

Kun Saraswati


Hampir setiap hari saya membagikan musik yang sedang saya dengar melalui pemutar musik Spotify. Tujuannya sederhana sebenarnya, saya hanya tidak ingin teman-teman saya melewatkan talenta berharga di dunia musik, hahaha. Kun Saraswati, salah satu nama penyanyi yang saya juga tidak ingin orang-orang melewatkan bakat luar biasanya begitu saja.

Meskipun selalu pulang pada genre musik ballad tapi saya tidak pernah lelah berkeliaran mendengarkan musik lain. Di lagu-lagu milik musisi luar yang baru-baru ini saya coba dengarkan punya genre soft, sad, punk. Dan ketika mencari lagu Indonesia, saya bertemu Kun Saraswati dengan single “Done” yang slow but sure bisa jadi move on athem bagi kamu-kamu yang Gamov alias gagal move on.

Enaknya kita bahas lagu Kun Saraswati dulu saja ya baru kenalan dengan penyanyinya. Karena kan jatuh cinta pada musik adalah awal yang tepat untuk jatuh cinta pada musisinya. Saya harap kamu yang membaca ini juga merasakan kenapa saya suka lagu Indonesia satu ini.


Move On Bersama Lirik Musik Kun Saraswati




Pertama kali coba dengarkan dulu lagunya, kedua dengarkan sambil baca lirik musik Kun Saraswati yang sudah saya bagikan di atas. Apakah kalian semua merasakan yang saya rasakan? Hehe...

Judul lagu Kun Saraswati yang amat sangat singkat dan sederhana ini menurut saya juga mencerminkan betapa sederhananya liriknya. Lirik musik Kun Saraswati kalau kamu cermati dengan baik dia sebenarnya mengajak kita semua yang belum move on untuk percaya diri melepaskan semua rasa yang tersisa.

Lirik musik Kun Saraswati


Girls, boys, guys...  dari banyaknya asam garam, pahit manisnya, hubungan dua orang manusia yang pernah saya rasakan, saya sangat setuju dengan lagu “Done” ini. Yaaa bukannya sok tua tapi saya memang tidak lagi muda, haha... Setelah suatu hubungan sepakat selesai, sebenarnya kita juga akan segera meninggalkan perasaan cinta di persimpangan jalan saat berpisah kok.

Dalam lirik lagu Kun Saraswati menggambarkan dia masih ingin bersama orang terkasihnya ke manapun kekasihnya pergi. Perasaan masih ingin percaya tentu masih ada, namanya saja pernah bersama. Namun Kun Saraswati dalam bimbangnya juga mempertanyakan kok, apa yang sedang dilakukannya? Ini sangat wajar babe.

The sky starts raining, but my heart keeps tracing
the storms are raging, but my heart keeps falling

Wah ini, saat hujan  katanya malah timbul kenangan bukan genangan. Hal ini benar adanya, kita yang sudah mencoba untuk move on malah semakin gila melacak keberadaan dia di segala sudut hati dan pikiran. Kemudian hati kita kembali terasa berat seolah masih jatuh padanya. Kalau saya berani bilang sih ini cuma tipuan.

Kenapa tipuan? Karena cinta itu bisa hilang sedangkan yang namanya kenangan akan terus tersimpan. Dia tidak lagi hidup dalam hari-hari kita, dia hanya hidup tergantung di langit-langit kenangan kita. Jadi jangan biarkan kamu mendefinisikan hal tersebut sebagai perasaan masih cinta. Terkenang itu hal yang amat sangat wajar.

Dalam lirik lagunya, Kun Saraswati juga menuliskan bahwa ia ingin bertanya pada mantan orang terkasihnya, tentang apa yang harus ia lakukan dan meminta orang tersebut untuk memberi tahu Kun Saraswati bahwa sebenarnya sudah tidak ada lagi perasaan cinta.

Dari bagian ini saja sebenarnya Kun Saraswati tahu bahwa dia tidak lagi memiliki perasaan yang tersisa. Kamu dan kita semua sebenarnya juga butuh diyakinkan seseorang kok kalau sebenarnya kita itu sudah selesai mencintai seseorang. Tapi bertanyalah pada orang yang tepat, bukan malah bertanya pada mantan. Nanti dia ge-er cuy!

I’m done with you

Dalam proses move on akan ada satu titik di mana kamu bisa menyatakan bahwa kamu benar-benar selesai dengan perasaanmu pada si dia. Prosesnya berbeda pada setiap orang, ada yang membiarkannya berlalu begitu saja, ada yang membutuhkan titik untuk selebrasi.

Kalau boleh bercerita. Yang saya lakukan waktu itu dengan perayaan yang terbilang cukup berani. Saya mengirimkan kado untuk si mantan, saya membungkusnya dengan rapi beserta sisa-sisa perasaan saya padanya. Pemberian terakhir ini sama seperti kata-kata “I’m done with you”  dalam lagu Kun Saraswati.

Menarik bukan? Bahwa secara sederhana proses dan hukum move on bisa digambarkan dalam satu lagu. Tidak apa-apa jika waktu yang kamu butuhkan untuk move on itu lebih lama dari orang lain. Yang terpenting adalah kamu benar-benar telah selesai deng perasaan yang lama saat memulai lagi yang baru. Iya, selesai segalanya seperti judul lagu Kun Saraswati.


Kun Saraswati Dan Kecintaannya Terhadap Musik

Lagu Kun Saraswati

Setelah saya membedah lirik lagu Indonesia yang berbahasa inggris ini, kalian sudah jatuh cinta belum dengan Kun Saraswati?

Kun Saraswati adalah cewek kelahiran Surabaya, 9 September 1998. Wah usia dia sama dengan musisi-musisi favorit saya. Apakah mereka yang kelahiran tahun 1998 memang diberkahi dengan bakat musik? 4 Oktober 2019 Kun Saraswati debut dengan single “Done”.

Lagu Kun Saraswati yang baru pertama kali saya dengar langsung saya nyatakan “genre aku banget nih” membuat saya kepengin kepo lebih jauh soal dia. Ternyata dia sudah menunjukkan bakat bernyanyi sejak usia 3 tahun. Karena sudah keluar bakatnya, di usia 5-9 tahun dia lanjut mengikuti les piano. Waktu SMP secara otodidak berlajar bermain gitar.

Kun Saraswati juga tidak menyiakan bakatnya, bahkan untuk semakin mengasah kepercayaan diri, dia mengikuti beberapa kompetisi menyanyi saat SMP dan SMA. Kecintaannya pada musik juga membawa dia memilih belajar di Fakultas Seni Musik Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan peminatan Jazz & Pop Music Performance; major: Vokal.

Yang saya suka dari penyanyi ini adalah karena ia berani memilih kuliah musik karena mengikuti minat dan bakat. Salah satu moto hidup Kun Saraswati adalah "I love what I do and I do what I love". Sedari kecil ia juga tidak tertarik dengan sistem edukasi konvensional, menariknya saat ini dia adalah salah satu dari jajaran Vocal Teacher di MSI (Music School of Indonesia) Pondok Indah.

Salah satu inspirasi Kun Saraswati adalah Diana Krall yang pernah bela-belain menonton konsernya di Esplanade pada tahun 2016 silam. Saya berharap Kun Saraswati di masa depan juga bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Baik itu di dunia musik ataupun tentang keberaniannya untuk memilih melakukan hal yang yang ia sukai dan total di dalamnya.


Perjalanan Lahirnya Single “Done”



Sebenarnya lagu “Done” ini sudah ia tulis sejak 2016 namun karena beragam kegiatan lain baru bisa rampung tahun ini. Proses rekaman untuk debut single ini dari bulan Juli 2019 sampai Agustus 2019. Kun Saraswati terbilang sangat berani dan mantap untuk debut dan terjun ke dunia musik sebagai penyanyi dengan single pertama yang iramanya sangat mendayu ini.

Kepercayaan diri Kun Saraswati ini tidak lepas karena dia menggandeng sejumlah nama besar di industri musik Indonesia. Single “Done” ini diproduksi oleh Passion Vibe, yaitu sebuah label rekaman yang digawangi oleh Abe dan Edo. Label ini juga pernah bekerjasama dengan sejumlah penyanyi tanah air seperti Rinni Wulandari, Sherina, Heidi, Laki Official dan masih banyak lagi.

Kalau kita dengar lagu debut Kun Saraswati ini boleh kita sepakat kalau lagunya punya kualitas yang tinggi. Suara miliknya dan musik yang mengiringi seakan punya satu mood dan berasal dari satu sumber yang sama. Karena sebelum lahir, lagu ini mengalami proses yang panjang dan diolah dengan baik. Kun Saraswati menggandeng Irvnat sebagai vocal director, Alvin Witarsa sebagai orchestrator, Eko Sulistyo sebagai mixing engineer, dan Steve Corrao untuk mastering engineer.

“Jangan takut untuk menyudahi hal yang tidak baik untuk diri kita, apapun dan siapapun itu. suatu akhir adalah awal mula dari sesuatu yang bisa jadi lebih baik untuk kita, jangan takut kalau kenyataan tidak sesuai dengan harapan. tidak apa-apa untuk merasa sedih, yang penting adalah bagaimana kita bangkit dari kesedihan itu dan melanjutkan hidup dengan semangat baru.” Pesan penting inilah yang ingin disampaikan Kun Saraswati melalui single debutnya.

*****

Saya juga sepakat dengan dia. Kita harus berani melangkah mengambil keputusan untuk menyudahi yang tidak baik untuk kita. Tapi kita bisa melakukannya dengan perlahan, take your time, nikmati segala proses move on, jangan lupa untuk tetap bersinar karena kita semua berhak merasa bahagia.




Post a comment

0 Comments