Saturday, 13 February 2016

My Life As An Ingress Agent: Terlibat Dalam OPS

OPS? Apa itu? CMIIW ya gaes, OPS ini adalah operation dimana kita membuat rencana untuk menutup suatu wilayah entah itu dalam skala besar atau kecil. Waktu itu OPS besar saya pertama kalinya dan bertindak sebagai eksekutor. Bikin control field sebesar Kota Surabaya dan posisi saya stand by di Pasuruan pada tengah malam. Menyenangkan dan menegangkan sih. OPS bukan hanya tentang membuat CF tapi kerja sama tim yang luar biasa. Antara planner, intel operator, destroyer, linker dan masih banyak lagi. Meskipun hanya menutup satu kota, kerja sama timm yang dibutuhkan bisa sampai luar kota. Itu saya benar-benar baru tahu waktu pertama kali terlibat dalam OPS.

Ah iya selain jadi eksekutor di lapangan, saya pernah juga menjadi intel operator yang yaaa saya akui memorable banget pengalaman itu. Gimana ceritanya Ndah? Jadi tanggal 20 Juni 2015 di Indonesia kedatangan Anomaly Ingress yang lokasinya di TMII Jakarta, namanya Persepolis. Pengin juga sih ke Jakarta tapi apa daya lagi bulan puasa dan saya males ke sana. Haha... tapi H-2 Persepolis enggak disangka Surabaya kena Connected Cell buat nutup AS07-November-11. Hectic pun dimulai sejak pengumuman itu. Koko @Cvetrz sebelum berangkat ke Jakarta bikin plan dan lalu seenaknya bilang saya yang jadi intel operator. Lho sebelumnya saya juga ditunjuk jadi koor recharger. Pusing pala Mermaid ko... haha. Dan akhirnya mau enggak mau selama beberapa hari itu berguru pada sesepuh Enlightened. Sumpah dari hari pengumuman connected cell sampai hari eksekusi saya enggak tidur. Grogi, memantau block link, cari agent yang bisa terlibat, hahaha tuh kan jadi terkenang beneran. Grogi? Maklum meskipun yang dimaksud adalah menutup AS07-November-11 tapi ternyata rencananya malah OPS Nasional. Enggak pernah jadi intel operator eh sekalinya jadi malah dikasih yang beginian modelnya. Untuk itulah saya butuh intel backup dan syukur alhamdulillah Yoze tetap bantu dan ada @Kampidh yang jadi intel backup saya.
Hasil OPS Saat Persepolis

Rencana awal di hari H Persepolis adalah saya recharge bareng-bareng Bagas dan mas Kampidh di rumahnya. Tapi malah tambah jadi intel sekaligus recharger dan itu membuat otak saya mendidih. Bahkan kalau diingat hecticnya masih terasa. Saat mulai bikin CF kecil yang kurang sukses dan mega field yang kekurangan tim untuk pembersihan block link yang tiba-tiba. Segala SKSD sampai nguras pulsa pun terjadi. Semua agent yang dibutuhkan segera saya telponin. Ngerasain sehari nelpon orang seIndonesia Raya. Hahaha ya enggak juga sih tapi maksudnya nelpon agent yang tersebar sesuai lokasi  yang dibutuhkan di mega cf yang nutup hampir seluruh Indonesia. Sesungguhnya yang bikin pusing adalah block link yang datang terus-terusan tapi kita kekurangan agent, itu.... dan kita sebagai operator intel hanya bisa memantau di balik layar tapi kita juga harus cari agent yang bisa serta tetap dalam suasana tenang untuk kasih komando ke agent yang di lapangan.


Meskipun tidak berhasil memenangkan connected cell tapi kami berhasil mewujudkan rencana OPS yang mega field itu. Terima kasih buat seluruh kerja sama dan pengalaman yang luar biasa itu. Enggak nyesel jadi intel operator karena dapat pengalaman baru di game yang apalah ini kenapa bisa menghadirkan rasa yang nano-nano.




Nih gambaran yang terjadi di Persepolis Jakarta


1 comment: