Saturday, 7 November 2015

My Belated Birthday

Momen bertambahnya umur berkurangnya usia sebenarnya tak perlu mendapat perayaan dan perhatian khusus. Sebagian orang meyakini bahwa yang seperti itu memang benar adanya, namun sebagian lainnya menganggap momen ulang tahun itu spesial dan sah saja bila mendapat perayaan khusus. Alhamdulillah satu minggu lebih satu hari yang lalu diberi kesempatan mencapai umur ini. Umur berapa Ndah? Rahasia lah, saya masih wanita yang enggan memberitahukan umur pada orang lain. Cukup saya, Allah, keluarga, dan teman-teman baik yang tahu. haha.... Lalu sikap saya mengenai momen ulang tahun bagaimana? Jujur saya menganggap momen itu spesial dan sah saja mendapat perhatian khusus asal tidak berlebihan. 

"Kok di facebook gak ada notif ulang tahunmu hari ini?" Tanya kakak saya lewat BBM setelah pagi-pagi mengucapkan selamat ulang tahun.

"Sengaja aku hidden" Singkat balasan saya padanya :D

Iya saya sengaja tidak menampilkan hari ulang tahun di sosial media. Saya ingin memaknai perjalanan perjuangan hidup saya tanpa terlalu banya euforia ucapan selamat dari orang lain. Meski sah-sah saja tapi hari ulang tahun sesungguhnya adalah hari berterima kasih pada ibu karena telah berjuang melahirkan saya. Bukan bermaksud menghitung nikmat Tuhan, tapi tulisan ini saya tujukan untuk rasa syukur atas karunia orang-orang ceria dan hangat di sekeliling saya.

Keluarga, tradisi saat ada yang berulang tahun adalah memberi selamat setelah sholat subuh. Lalu malamnya berkumpul untuk makan bersama. Ulang tahun selalu jadi momen family time dan tak pernah terlewat. Tahun ini pun sama, hangatnya keluarga masih sama. Saya bersyukur berada di tengah mereka. Hangatnya mereka tak berubah padahal sedikitpun aku belum membahagiakan mereka. Ayah, Ibu, terima kasih telah mencintaiku tanpa syarat. Cinta yang hanya mampu diberikan orang tua pada anaknya. 

Selain keluarga hadir sapa selamat memperingati hari lahir di dunia dari sahabat-sahabat karib. Dugangers sahabat bersepuluh yang sedang berjuang meraih mimpi masing-masing masih ingat tanggal itu. Nurul, sahabat sejak 11 tahun lalu dan selalu hadir dalam setiap likuan hidup saya mengirimkan ucapan selamat hari lahir sehari setelahnya dengan sebuah video yang penuh kenangan bersama. Aku tak masalah perihal terlambat mengucapkan, itu semua tak penting. Yang penting kau selalu ada dan menjadi sahabat yang selalu ada saat apapun yang terjadi dalam hidupku. Terima kasih atas waktu yang telah kalian bagi bersamaku. Orang bilang time is the best gift you can give to someone"  

Video kiriman D Indah Nurma (@dindahnurma) pada



Teman-teman di komunitas mataponsel tak kalah heboh, karena hari lahir saya sehari setelah mbak Sari, yaitu seorang teman sesama blogger yang juga dalam satu komunitas mataponsel. Sejak pagi sudah bersahut-sahutan di grup chat mengucapkan selamat. Karena hari lahir yang beda sehari itu, saya jadi ingin menghadiahi diri saya sendiri dan mbak Sari untuk ulang tahun kali ini. Haha...

Yang kanan mbak Sari dan yang kiri saya

Bahkan sampai hari senin tanggal 2 November 2015, kejutan belum juga berhenti. Tiba-tiba seorang teman yang sudah lama saya tunggu kehadirannya mengirimkan sebuah gambar, ucapan selamat ulang tahun dan maaf yang menyertainya karena terlambat. Sekali lagi hadirmu saja adalah sebuah kelegaan besar, Saat masuk notif chat itu rasanya campur aduk antara lega dan bahagia lalu menangis. I can't describe it anymore,,,,