Tuesday, 10 November 2015

Oh Ini Toh Suroboyo Carnival Night Market!

Merry Go Round di SCNM
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Setelah lama dibuka untuk umum, akhirnya tanggal 24 Oktober 2015 saya ke sana juga. Sama siapa? Tentunya sama travelmate paling gokil, yaitu Yuyung atau dia sekarang yang membranding diri sebagai Nui. Haha... Duh jomblo day out eh girls day out maksudnya. Sebenarnya rencana untuk pergi ke Suroboyo Carnival Night Market adalah seminggu sebelumnya tapi apa daya saya mendadak tidak enak badan dan mual muntah. Duh maybe itu enter wind level super atau entahlah. Dan sebenarnya hari itu juga saya hampir membatalkan karena tiba-tiba berasa gejala mau flu. Tapi inget voucher potongan harga tiket jadi semangat melawan rasa sakit. Dan dan dan... Pulangnya beneran sakit besoknya pilek berdarah. Tapi menyenangkan karena udah lama enggak keluar bareng Yuyung.

Oke gaes seperti biasanya Yuyung jemput saya padahal dari tempat kerjanya ke rumah dan ke SCNM itu enggak dekat. Tapi dia bersedia jemput, terharu Yung. Nih padahal rumah saya ada di sekitaran Jembatan Suramadu dan lokasi Suroboyo Carnival Night Market ada di sini.



Padahal dulu waktu openngnya serasa riuh banget tapi waktu saya ke sana weekend juga ga panjang antreannya. Bayangan saya di sana itu mirip-mirip sama ke theme park salah satu grup stasiun televisi eh ternyata beda. Dari luar wow banget dan harusnya di dalam juga juga. Itu sih yang saya lihat dari postingan foto teman-teman saya. Tapi saat itu kondisi di dalam, lebih tepatnya di museumnya sih, sudah banyak yang enggak utuh. Huhu sedih ya lihatnya. Tapi saya cukup tercngang karena apa yang disajikan dalam museum yang merupakan wahana pertama saat masuk di SCNM itu merupakan info yang sangat-sangat berharga dan wajib diketahui oleh arek Suroboyo. Mulai dari sejarah sampai rencana Kota Surabaya ke depan, hingga budaya yang berkembang di kota ini semuanya ada di sana.

Meninggalkan museum kita bisa melihat berbagai macam wahana yang menjadi daya tarik SCNM. Mulai dari Merry Go Round, Bianglala, semacam roller coaster, wahana ketangkasan, taman lampion, hingga bioskop 4D. Oh iya karena manajemen dari CNM ini sama dengan Batu Night Spectacular jadi katanya sih isinya mirip-mirip sama yang kayak di Batu sana. Yang paling membuat mata saya berbinar adalah bianglala, karena diameternya besar sekali. Membayangkan di puncak kali aja bisa lihat jodoh. eh. Apa daya semua gelap di atas, cuma lampu kota seluruh Surabaya dan Sidoarjo yang terlihat. Selfie aja gelap apalagi jodoh tak terlihat setitikpun. Haha... ya ya, kami adalah jomblo santai yang sedang menikmati bianglala.

Foto kiriman D Indah Nurma (@dindahnurma) pada


FYI, permainannnya banyak yang menguji jantung. Jadi kalau jantung anda cenderung lemah, udah naik Merry Go Round aja jangan coba-coba naik bledek coaster. Kesehatanmu lebih utama daripada kesenanganmu. Dan jujur saja, saya tidak suka naik permainan yang menakutkan. Entah kenapa, takut aja. Bahkan masuk rumah hantu saja takut. Pernah sekalinya masuk rumah hantu saya tutup mata dari masuk sampai keluar. Bagi saya hiburan itu harus menyenangkan bukan menakutkan. Haha... Selain jajaran toko suvenir yang menjadi pelengkap SCNM, juga ada banyak deretan kios makanan ringan maupun berat. Jadi jangan takut kelaparan kalau di SCNM. Karena di sana itu taman hiburan bukan penjara tempat pengasingan yang makan saja susah. Wkwkwkw... Semoga SCNM bisa bertahan untuk berjaya agar dapat terus mewarnai pariwisata di Surabaya. Over all, worth it untuk dikunjungi dan  buktinya bisa membuat dua jomblo ini bahagia setelah pulang dari sana.