Saturday, 28 July 2018

Pusparagam Anak Indonesia Berani Bermimpi Dan Meraih Cita-Cita


Serangkaian acara Hari Anak Nasional tahun 2018 ini diselenggarakan di Surabaya. Salah satunya yang diselenggarakan oleh Program Peduli yang bertajuk Temu Anak Peduli “Pusparagam Anak Indonesia”. Pada tanggal 20-22 Juli 2018 lalu mereka anak-anak yang berusia 9 sampai 18 tahun menjadi perwakilan dari 31 kabupaten/kota, totalnya ada 165 anak yang mengikuti forum ini. Saya berkesempatan untuk mengahadiri penutupan acara ini hari minggu lalu 22 Juli 2018. Dalam satu hari tersebut saya melihat anak-anak dari perwakilan komunitas yang terpinggirkan dari seluruh Indonesia ini melakukan banyak hal serta menyuarakan mimpi-mimpi mereka.

Program Peduli sendiri adalah sebuah program yang memiliki tujuan untuk meningkatkan inklusi sosial bagi enam kelompok masyarakat di Indonesia yang kurang mendapatkan akses terhadap program perlindungan sosial dan layanan pemerintah. Enam kelompok yang dimaksud adalah remaja dan anak-anak rentan; masyarakat adat dan lokal terpencil yang tergantung pada sumber daya alam; korban diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan berbasis agama; orang dengan disabilitas; korban pelanggaran hak asasi manusia dan restorasi sosial; serta transpuan.

Penutupan forum Temu Anak Peduli “Pusparagam Anak Indonesia” ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian salah satu peserta membawakan Tari Angguk yang merupakan tarian tradisional dari Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian dilanjutkan dengan masing-masing kelas menunjukkan hasil forum mereka selama beberapa hari tersebut.
Tari Angguk Dari Kulon Progo
Kelompok pertama dari kelas literasi yang menceritakan tentang mimpi-mimpi serta cita-cita mereka di masa depan yang sudah mereka tuliskan. Kemudian ada sekelompok anak yang tiba-tiba melakukan kekerasan pada salah satu teman mereka. Ternyata kelas kekerasan dan perundungan memulai aksi mereka dengan drama kecil di penutupan forum ini. Melalui drama mereka menunjukkan bahwa sebagai anak Indonesia seharusnya tidak boleh kaget terhadap segala perbedaan karena mereka terdiri dari berbagai suku dan bahasa serta keistimewaannya masing-masing, bahwa kekerasan dan perundungan tidak diperlukan di dalamnya. Karena seharusnya menjadikan mereka saling mengenal dan bangga atas keberagaman yang dimiliki. Disusul dengan kelas kewirausahaan, kepemimpinan, serta gotong royong yang menunjukkan hasil diskusi mereka.

Hasil Karya Pusparagam Anak Indonesia

Yang saya perhatikan sejak awal adalah wajah ceria mereka yang tampak tidak lelah sama sekali. Padahal mereka telah berkegiatan di sana sejak tanggal 20. Mereka terlihat bahagia bisa mempelajari banyak hal dengan bermain bersama teman-teman mereka dari daerah yang berbeda-beda. Tentunya menjadi hal yang baru bagi mereka untuk berkumpul di satu tempat yang sama sekali berbeda dari tempat tinggal mereka dan juga bersama orang-orang yang berbeda.

Meskipun mereka semua berbeda tapi yang namanya anak-anak tetaplah sama. Jiwa mereka masih sangat muda, mimpi mereka masih sangat tinggi, dan bermain adalah cara mereka berkomunikasi. Hal-hal tersebut yang seharusnya kita lindungi. Bagi mereka ada faktor yang membuat mereka bisa dan merasa berhak mimpi dan cita-cita adalah sesuatu yang mahal. Seperti pengasuhan yang tidak memadai, kondisi perekonomian, maupun daerah tempat tinggal yang tidak memadai sarana dan prasarana dasarnya seperti sekolahan maupun layanan kesehatan.

Padahal anak-anak adalah aset generasi penerus bangsa Indonesia, betapa sedihnya jika bermimpi saja menjadi sesuatu yang mahal bagi mereka. Dari Temu Anak Peduli “Pusparagam Anak Indonesia” ini mereka diajak untuk mengesampingkan segala yang mereka rasa menjadi batasan serta membiarkan mereka melukiskan mimpi-mimpinya di masa depan.

Odi Shalahuddin, Direktur Yayasan Sekretariat Anak Merdeka Indonesia (SAMIN) Temu Anak Peduli “Pusparagam Anak Indonesia” ini menarik karena mempertemukan anak-anak marginal yang selama ini terabaikaan dan mereka membicarakan kebangsaan. Suara sebagai aspirasi mereka patut diperhatikan dan didengar.

Tidak hanya sampai di situ, anak-anak dari Temu Anak Peduli “Pusparagam Anak Indonesia” juga mengikuti puncak Hari Anak Nasional 2018 yang diselenggarakan di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur yang dihadiri oleh Presiden Jokowi.  Hasil karya seni selama Temu Anak peduli juga turut dipamerkan di sana. Salah satu peserta “Pusparagam Anak Indonesia”, Elmi Septiana, 16 Tahun yang berasal dari Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur mengaku sangat senang bisa bertemu banyak teman dari luar daerah dan bisa saling berbagi. Bagi Elmi ini adalah kali pertamanya mengikuti kegiatan Hari Anak Nasional. Elmi juga akan menjadi perwakilan untuk berdialog dengan Presiden Jokowi di Puncak Hari Anak Nasional.

Serangkaian keseruan acara hari itu ditutup dengan kegiatan yang tidak kalah serunya, sampai orang dewasa yang hadir juga turut larut dalam kebahagiaan. Penutup keseruan hari itu adalah flashmob, anak-anak ini menarikan lagu Raihlah Mimpi yang menjadi jingle Hari Anak Nasional. Di puncak Hari Anak Nasional peserta Temu Anak Peduli “Pusparagam Anak Indonesia” juga akan memimpin flashmob.

“Berlari-larilah kawan mengejar mimpi, melompat-lompatlah kawan gapai prestasi.”

Kira-kira seperti itu penggalan jingle Hari Anak Nasional yang membius semua yang hadir untuk ikut bernyanyi dan menari. Bagi saya sendiri lagu tersebut juga berhasil memberi semangat bahwa tiada kata terlambat untuk mengejar mimpi. Apalagi bagi anak-anak peserta Temu Anak Peduli “Pusparagam Anak Indonesia”. Semoga anak-anak Indonesia berani bermimpi dan berhasil mengalahkan segala keterbatasan. Bantulah anak-anak di sekitar kita untuk merasakan kemewahan dengan membiarkan mereka bercita-cita setinggi mungkin.



Tuesday, 24 July 2018

Rokok Harus Mahal, Selamatkan Anak-anak Generasi Penerus Bangsa



 Kondisi Empiri Anak-anak Indonesia
Sore hari beberapa tahun lalu ada sebuah kejadian yang teringat jelas sampai sekarang. Saat sedang duduk menikmati sore di pinggir tambak yang sejuk saya mendapati dua pemandangan kontras. Beberapa anak sekitar usia SD awal, yang satu sedang asyik bermain di atas pohon yang menjorok ke tambak sambil memancing dan yang satu membawa satu gelas air mineral berisi beberapa linting rokok lalu ia hisap. Kemudian ada seorang bapak yang menegur habis-habisan anak yang merokok tersebut, tampak seperti tetangganya. Yang dilakukan anak tersebut bukanlah takut atau memohon untuk tidak diadukan ke orang tua tapi malah marah dan menjadi lebih galak dari yang memarahinya.

Dari hal tersebut saya jadi yakin bahwa fenomena anak-anak yang merokok itu nyata dan semakin memprihatinkan. Apalagi dalam beberapa waktu terakhir banyak sekali kejadian yang menjadi viral di dunia maya soal anak-anak yang merokok (baby smoker). Sebut saja bocah yang kecanduan rokok dan menangis jika tidak diberikan rokok. Atau malah yang lebih miris adalah bayi yang sengaja diberi rokok oleh orang tuanya dengan maksud lucu-lucuan. Padahal yang lucu adalah pola pemikiran orang tuanya yang entah dari mana mereka dapatkan.

Fenomena tersebut bahkan membawa Indonesia bisa disebut sebagai satu-satunya negara dengan kasus baby smoker. Di samping itu, Indonesia juga menjadi negara teratas ke-3 yang penduduknya merokok (WHO, 2008).  Tentu saja peringkat ini bukanlah hal yang patut dibanggakan.

Dari sedikit kejadian di atas, saya menjadi semakin yakin bahwa merokok  sama sekali tidak keren. Sudah mengancam anak-anak generasi penerus bangsa. Dan salah satu caranya untuk menjauhkan anak-anak dari rokok adalah dengan rokok harus mahal, sehingga harga tersebut tidak bisa dijangkau oleh anak-anak. Bahkan kalau bisa harga tersebut juga memberatkan orang dewasa.

Dampak Buruk Merokok Bagi Anak
Sebelum berbicara lebih jauh mengenai gagasan menaikkan harga rokok. Saya ingin mengulas tentang Talkshow serial #RokokHarusMahal Ruang Publik KBR. Dalam seri ke-6 ini membahas tentang Lindungi Anak Indonesia, Harga Rokok Harus Mahal, sekaligus untuk memperingati Hari Anak Nasional 2018.
Seri-6 Rokok Harus Mahal 
Saya yakin tidak perlu dibahas pun kita semua sudah paham mengenai dampak buruk merokok. Baik itu dari segi kesehatan maupun perekonomian. Dari segi kesehatan, rokok secara umum dapat menyebabkan kanker mulut, esophagus, laring, faring, paru, pankreas, dan kandung kemih. Tapi menurut dokter Sophiati Sutjahjani, M.Kes, saat ini terdapat masalah baru yang ditimbulkan akibat rokok, yakni stunting pada anak.

Stunting adalah kondisi pada anak yang menyebabkan ia mengalami gangguan pertumuhan dan secara kasat mata terlihat lebih pendek dari anak seusianya. Di Indonesia sendiri stunting merupakan salah satu dari 4 problem terbesar. Dari yang pernah saya bahas di tulisan sebelumnya, bahkan Indonesia termasuk dalam peringkat  5 besar negara dengan permasalahan stunting.

Yang harus diingat adalah stunting tidak diakibatkan oleh faktor keturunan atau genetik. Faktor genetik hanya menyumbang sebanyak 20% pada pertumbuhan anak, sisanya dari faktor kecukupan gizi di 1000 hari pertama kehidupan anak dan paparan lingkungan juga. Faktor dari luar baru-baru ini seperti yang dokter Sophi sebutkan adalah rokok. Karena anak-anak yang merokok pertumbuhannya dapat terhambat sehingga mengakibatkan stunting.

Lebih lanjut lagi, permasalahan stunting ini tidak hanya berakibat pada tinggi tubuh anak-anak tapi juga perkembangan kepala yang berpengaruh pada pertumbuhan sel otak dan kecerdasan. Jadi selain beberapa penyakit yang sudah pasti bisa ditimbulkan dari merokok, stunting juga merupakan  akibat lain yang bisa terjadi pada anak-anak yang merokok.

Apa sih akibat yang ditimbulkan jika anak stunting? Yang pasti pertumbuhan fisik tidak akan bagus seperti anak-anak seusianya dan jangka panjang terhadap kecerdasannya. Bayangkan saja apa yang akan terjadi di masa depan jika kondisi anak-anak saat ini seperti gambaran di atas. Pasti perlahan juga akan mengancam generasi penerus bangsa.

Bagaimana Harga Rokok Di Indonesia?
Dr. Santi Martini, dr., M.Kes yang juga ketua Tobacco Support Control Center mengatakan bahwa harga rokok di Indonesia terlalu murah. Berdasarkan data dari Badan Pusat statistika (BPS) 2016, rokok adalah komoditas penyumbang kemiskinan sebesar 10,7% di pedesaan dan perkotaan. Bahkan harga rokok di Indonesia lebih murah dari pisang goreng dan telur.

Berdasarkan hasil survey tentang uang saku anak usia SMP di Surabaya setiap harinya adalah 8000 rupiah. Dengan uang sakunya, anak-aanak masih bisa menjangkau rokok, apalagi dengan promosi harga rokok yang dapat dijual per batang. Promosi rokok yang mencantumkan harga juga semakin memicu keingintahuan anak-anak sehingga bisa meningkatkan willingness to pay terhadap rokok juga. Tentunya hal ini tidak hanya berlaku bagi kalangan anak-anak yang punya kecenderungan mencoba untuk sekadar tahu tapi juga orang dewasa.

Hal-hal tersebut menjadikan dasar untuk kampanye #RokokHarusMahal yang tidak serta merta menginginkan harga rokok ditingkatkan. Namu juga sebagai salah satu stimulasi agar mengurangi jumlah perokok di Indonesia termasuk perokok pemula.  

Solusi Menghindarkan Anak Dari Merokok
Dari yang telah dibahas di atas sebenarnya tugas untuk menghindarkan anak dari merokok tidak hanya milik kampanye Rokok Harus Mahal, tapi banyak aspek lainnya. Namu tentu saja menaikkan harga rokok adalah salah satu instrumen yang penting. Dr. Santi Martini, dr., M.Kes menyatakan bahwa dengan menaikkan harga rokok kisaran 50ribu hingga 70ribu adalah harga yang cukup tinggi agar masyarakat berpikir kembali ketika ingin membeli rokok. Tujuannya juga agar uang yang digunakan untuk membeli rokok bisa dialihkan untuk memenuhi gizi keluarga. Dengan kisaran harga seperti itu juga diharapkan tidak bisa dijangkau oleh uang saku anak-anak.

Meskipun bukan menjadi cara instan untuk menekan jumlah perokok, namun dengan menaikkan harga rokok bisa  menjadi salah satu cara ampuh. Menengok keberhasilan Brasil dalam menekan angka perokok pemula dari kebijakan menaikkan cukai rokok. Sebanyak 21,35 juta orang perokok pada tahun 2013 menjadi 17,10 juta jiwa. Hal tersebut berarti ada kesempatan untuk menyelamatkan anak-anak dari rokok dengan isntrumen Rokok Harus Mahal.

Beberapa faktor lain yang harus dijalankan bersama dengan Rokok Harus Mahal adalah sebagai berikut:
  1.  Diharapkan kesadaran oleh para pedagang rokok untuk tidak memperjualbelikan rokok kepada anak-anak. Pemerintah melalui Pasal 25 PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan telah mengatur tentang larangan menjual rokok kepada anak berusia di bawah 18 tahun. Dan juga diharapkan instrumen untuk pengawasan dan punishment terhadap pedagang yang masih memperjualbelikan rokok pada anak-anak.
  2.  Kesadaran orang tua untuk tidak memberikan contoh kepada anak-anak. Menurut hasil survey yang dikemukakan Dr. Sophiati Sutjahjani, M.Kes sebanyak kurang dari 50% keluarga di Indonesia tergolong keluarga sehat. Itu berarti lebih dari 50% sisanya tidak memenuhi kategori keluarga sehat yang salah satu indikatornya adalah tidak merokok.  Bagaimanapun anak-anak mencontoh figur paling dekat, yaitu orang tua. Tidak perlu sampai anak ikut jadi perokok, dengan hanya terpapar asap rokok saja anak yang sedang dalam pertumbuhan juga mendapatkan resiko yang tinggi.
  3. Pengendalian iklan rokok di media massa maupun iklan-iklan di pinggir jalan. Karena dapat memicu keinginan seseorang untuk merokok. Selain itu dengan dibentukknya Kawasan Tanpa Rokok juga diharapkan mampu menstimulasi perokok untuk menahan diri tidak merokok di sembarang tempat yang akhirnya  sedikit demi sedikit menurunkan keinginan untuk merokok. Selain itu juga agar menciptakan lingkungan kondusif bagi anak-anak agar tidak terpapar bahaya rokok dan terpengaruh ikut merokok.
  4. Terdapat upaya yang dikembangkan oleh Muhammadiyah untuk tidak merokok, yaitu dengan mengeluarkan fatwa bahwa merokok itu haram. Fatwa ini berangkat dari fatwa bahwa mengupayakan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan adalah wajib hukumnya, sehingga didapatkan kesimpulan bahwa rokok adalah haram hukumya.
  5. Guru-guru di TK juga diharapkan mampu mengajarkan murid-muridnya untuk bisa mengingatkan orang tua mereka yang merokok agar berhenti. Cara ini mungkin dianggap sebagai sesuatu yang sia-sia, tapi ternyata tidak juga. Dengan cara anak-anak mampu menyampaikan rasa kasih sayang kepada orang tua mereka ternyata bisa berpengaruh. Karena orang tua yang menyayangi anak juga akan tersentuh. Lagi pula orang tua mana yang egois membagi paparan bahaya rokok untuk kesehatan buah hati mereka?

Jika para pembaca sekalian setuju dengan gagasan Rokok Harus Mahal, mari turut serta untuk menandatangani petisinya di change.org/rokokharusmahal..



Tuesday, 17 July 2018

Ada Yang Baru Dari Surabaya Snow Cake: Soft Sponge Cake


Akhirnya kepincut juga setelah lihat orang-orang pamer foto Soft Sponge Cake dari Surabaya Snow Cake. Dasarnya emang kalau lihat makanan suka pengenan, entah itu jadi pengen bikin sendiri atau pengen beli juga. Tapi plis lah ya, sudah beberapa tahun ini saya mager untuk bikin kue-kuean. Apalagi Soft Sponge Cake? Ya mending beli langsung ke Surabaya Snow Cake. Karena katanya ada yang berbeda, jadi ya mana bisa bikin sendiri. Biarkan lidah ini mengecap Soft Sponge Cake karena sudah terlanjur kepengen.

Baiklah, karena beberapa waktu lalu sedang ada kegiatan di dekat store Surabaya Snow Cake Jemursari akhirnya memutuskan untuk mampir. Saat kegiatan sedang padat begini juga butuh asupan yang manis-manis, karena ternyata lihat diri sendiri di cermin masih kurang juga, hahaha (ditabok pembaca). Storenya luas ternyata, tempat parkirnya juga dan yang saya suka enggak ada kang parkir yang suka muncul tiba-tiba. Di bagian luar ada spot untuk foto-foto, ada mushola juga jika pengunjung mampirnya pas ketepatan jam shalat.
Store Jemursari
Waktu masuk, mbak yang jaga store ramah sekali. Apalagi saya tanya-tanya banyak banget, mulai dari sejak kapan store yang di Jemursari ini dibuka, varian apa saja yang dijual di sini. Ternyata semua varian ada. Lalu saya pesan Soft Sponge Cake yang baru. Sayangnya ternyata salah satu variannya sedang kosong. Jadi saya pesan yang Choco Chrunchy dan cheese, selain itu saya bawa pulang juga Inchips snack keripik pisang yang rasa vanilla. Kebetulan saya selalu tergila-gila dengan keripik pisang, jadi suka nyobain kalau ada yang belum saya coba.

Waktu saya pulang, keponakan saya yang lihat saya bawa Soft Sponge Cake langsung bilang “tante ulang tahun” haha... ini nih kalau punya keponakan masih balita yang dikit-dikit minta potong kue ulang tahun. Jadi dipikir-pikir iya bisa juga nih Soft Sponge Cake jadi kue ulang tahun.

Choco Chrunchy
Varian Choco Chrunchy
Saya beli varian ini yang small karena buat nyenengin keponakan yang suka coklat. Saat dibuka dia bilang “wah memesnya banyak-banyak.” Ya begitulah dia bilang meses adalah memes. Dan ya memang kalau dilihat dari atas yang menyita perhatian adalah si memes ini eh meses. Di pinggirnya ada semacam “serutan kayu” yang menempel. Hehe... Ibu saya juga komentar, ini keik kok ada katsuobushi-nya? Dan kami berdua mencicipi sesuatu yang kami kira Katsuobushi. OMG! Ternyata ini adalah pastry yang sengaja dibikin taburan sampai layernya jadi menyerupai katsuobushi di mata kami.
Sebelum menggigit keiknya, saya bingung nih coklatnya udah kentara  coklat banget tapi chrunchy-nya di mana? Ternyata setelah saya makan coklat yang melapisi antara dua layer keik coklatnya ada sensasi krenyes kres gitu. Berarti dari sini nih chrunchy yang dimaksud. Well if you chocolate lover ada baiknya cobain ini karena enak gaes. Mesesnya yha tentu saja bukan yang murahan ya. Bisa dibandingkan. Kalau saya cukup sepotong dua potong saja, karena punya masalah tenggorokan kalau makan coklat. So syedih ga bisa makan banyak-banyak.

Varian Cheese
Varian Cheese

Nah ini kesukaan saya, cheese for life kalau buat saya. Soft Sponge Cake yang lembut banget ini dikasih taburan keju yang gak pelit. Tebal sekali parutan kejunya seperti hampir separuh ketebalan keiknya. Melihat ketebalan kejunya rasanya ingin menjabat tangan yang bikin sambil bilang terima kasih, kalau dia perempuan akan saya jadikan saudara kalau lelaki saya jadikan ehem ehem. Haha... Daaaan... jeng jeng! Di luar store terlihat lelaki dengan baju yang sepertinya pemanggang keiknya, Ya Allah mas.

Soft Sponge Cake yang varian keju ini juga punya dua layer yang di antaranya ada krimnya gitu. Dan keiknya sendiri adalah seperti keik bolu original gitu yang manisnya pas. Saya soalnya tidak suka manis-manis tapi terkadang ingin makan yang agak manis. Jadi ini pas menurut saya yang tidak terlalu suka ada sesuatu yang manis mengalahkan diri saya (lalu pembaca beristighfar).

Satu lagi varian Soft Sponge Cake yang lagi kosong adalah Pandan Kaya yang keik dasarnya adalah keik pandan gitu. Ya gapapa lah, nanti kapan-kapan kita cobain ya. Untuk ukuran Soft Sponge Cake  ada dua, yang small dan big. FYI untuk kadaluarsanya cepet banget hanya 2-3 harian saja menurut saya. Jadi kalau sudah beli harus cepet-cepet dihabisin. Sisi positifnya berarti tidak memakai bahan pengawet yang bisa berbahaya. Lagi pula ada gitu yang tega nganggurin kue enak? Di rumah saya pasti udah diserbu keluarga. Di antara yang coklat dan yang keju tentunya saya pilih yang keju dong, sesuai dengan hati nurani dan sanubari saya. Haha...

Oh ya, saya mau cerita sedikit keripik pisangnya. Sebagai pecinta keripik pisang, saya nobatkan Inchips keripik pisang dari Surabaya Snow Cake ini sebagai keripik pisang yang enak dan rela untuk repurchase. Kalau pernah nyobain keripik pisang ala Kabupaten Trenggalek, ya begitu itu enaknya ditambah lagi dengan bumbu vanilla, coklat, stroberi, dan  tiramisu. Beneran cocok dibuat temen nonton drama. Untuk update apa saja yang ada di Surabaya Snow Cake kalian bisa lihat di Instagramnya @sscake. Ya gimana ya, generasi milenial  pasti punya Instagram kan? Cus cek di sana. Bye bye...




Cara Baru Dan Mudah Untuk Peeling Dengan Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid



 Peeling adalah kegiatan yang sudah lazim dilakukan oleh orang-orang yang rutin merawat kulitnya, terutama oleh wanita. Perawatan peeling yang biasanya dilakukan sendiri atau di klinik kecantikan tertentu biasanya dilakukan setiap satu bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Peeling atau disebut juga eksfoliasi adalah sebuah perawatan yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit bisa terlihat lebih cerah.

Exfoliasi sendiri sangat dibutuhkan oleh kulit karana penumpukan sel kulit mati menyebabkan wajah menjadi kusam dan terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Banyak sekali faktor yang menyebabkan penumpukan sel kulit mati, selain karena lazimnya usia sel kulit juga terdapat faktor internal serta eksternal. Faktor internal biasanya adalah dari hormon kita. Dan faktor eksternal dari lingkungan sekitar, paparan sinar matahari, dan tentunya riasan wajah yang dipakai. Karena kulit wajah cenderung akan menyerap riasan, meskipun sudah menggunkan pembersih wajah. Oleh karena itu untuk memaksimalkan membersihan kulit dibutuhkan peeling.

Biasanya proses melakukan peeling membutuhkan banyak waktu, namun kini ada cara baru dan mudah untuk peeling. Dengan produk Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid sekarang bisa melakukan peeling dengan mudah dan hemat waktu. Produk asal Filipina yang baru masuk ke pasar Indonesia ini telah sukses mengambil hati para konsumen di negara asalnya. Karena perawatan exfoliasi bisa dilakukan setiap malam dengan hanya menghabiskan waktu kurang lebih satu menit.

Apa sih Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid?
Produk ini juga dikenal dengan nama Maxi-Peel Zero adalah produk unggulan dari Splash Corporation dalam kategori personal care. Beberapa bulan sejak kehadirannya tahun lalu di Filipina, produk ini sukses di pasaran. Sejak 17 Mei lalu resmi diperkenalkan di Jakarta dan 15 Juli 2018 ini mulai diperkenalkan di Surabaya.


Splash Corporation sendri adalah perusahaan asal Filipina dalam bidang personal care dan manufaktur makanan, pemasaran, dan distribusi di pasar Filipina dan internasional. Sejak didirikan pada tahun 1985, Splash telah berkembang menjadi perusahaan besar dengan konsistensinya. Lebih dari 30 negara telah menjadi pasar dari Splash, antara lain adalah Australia, Bahrain, Brunei, Kamboja, Kanada, Mesir, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Yordania, Kuwait, Lebanon, Malaysia, Myanmar, Nigeria, Oman, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Taiwan, UEA, dan Amerika Serikat.

Nah Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid ini mengandung Skin Renewal Micro-Exfoliants yang dapat  membantu membersihkan minyak dan kotoran pada pori-pori wajah. Selain itu juga terdapat vitamin B3, C, dan E yang membantu kulit tampak lebih cerah serta melembabkan. Selain itu terdapat kandungan BHA micro-exfoliant yang membantu mengecilkan pori-pori wajah, AHA micro-exfoliant membantu menyamarkan bekas jerawat dan noda di wajah.

Cara Pemakaian
  1.  Bersihkan wajah dengan facial wash seperti biasanya
  2.  Keringkan wajah dan tuangkan Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid sebanyak 5 tetes pada kapas
  3. Usapkan dengan lembut pada wajah dan leher secara perlahan dengan mengarah ke atas 
  4. Lanjutkan dengan penggunaan krim malam
  5. Gunakan setiap malam secara rutin

Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid ini digunakan hanya pada malam hari seperti rutinitas skin care malam pada umumnya. Karena pada malam hari sel kulit kita akan bekerja untuk regenerasi jadi Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid ini membantu merangsang proses tersebut. Efek yang bisa kita langsung rasakan setelah pemakaian produk ini adalah kulit wajah terasa lebih halus.

Dari penjelasan di atas dapat kita ketahui perbedaan Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid dengan produk untuk peeling lainnya, yaitu dapat digunakan setiap hari. Karena kadar eksfolian yang terkandung sangat sedikit dan sifatnya yang merawat secara bertahap, jadi tidak instan seperti produk lainnya yang hanya boleh digunakan satu bulan sekali. Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid juga tidak menyebabkan kulit merah, terasa terbakar, atau kesan tipis dan sakit karena sifatnya membersihkan dan merangsang pertumbuhan sel-sel baru secara bertahap tersebut. Jadi membantu agar sel kulit mati terangkat setiap harinya sekaligus membantu mengembalikan cara kerja kulit agar beregenerasi secara alami.

Do and Don’t
  1. Gunakan tabir surya pada pagi hari karena pada produk ini mengandung bahan aktif yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari seperti pada produk lainnya yang juga membantu menghambat munculnya noda hitam
  2.  Jangan gunakan bersamaan dengan larutan facial yang mengandung alkohol karena bahan tersebut akan berinteraksi dengan Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid. Selain itu dapat menyebabkan kulit menjadi kering
  3. Selalu tes kulit kalian sebelum menggunakan suatu produk perawatan untuk mengetahui anda alergi atau tidak. Bisa kalian tes dengan mengusapkannya di punggung tangan atau belakang telinga dan tunggu sampai esok hari. Jika tidak terdapat reaksi apapun bisa kita lanjutkan pemakaian
  4. Jangan lanjutkan penggunaan jika mmuncul ruam, gatal, atau iritasi dan segera menemui dokter
  5. Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid tidak dianjurkan untuk digunakan pada wanita hamil atau menyusui.


Sejak diperkenalkan di Indonesia, Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid bisa kita temukan di supermarket atau toko-toko online dengan kisaran harga IDR 20.000 tergantung kebijakan masing-masing toko. Karena produk ini diklaim sangat popular di negara asalnya, maka saya merasa beruntung bisa menanyakan langsung pada teman-teman saya di Filipina. Sahabat saya bilang kalau Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid dikenal dengan baik di sana bahkan selalu mendapat review positif tapi hal tersebut juga tergantung pada kondisi masing-masing pengguna.

Jadi kalian menggunakan Maxi-Peel  Micro-Exfoliant Fluid juga? Ceritakan pengalaman kalian dalam menggunakan produk ini di kolom komentar.



Saturday, 14 July 2018

Menutup Syawal Dengan Silaturahim Di DNeven Bakehouse Surabaya



Tinggal di Kota Surabaya itu gampang-gampang susah terutama saat idulfitri. Tahun ini karena sudah pulang ke Surabaya for good, jadi merasakan kembali sepinya hari raya di kota kelahiran. Serta tidak lagi merasakan bingung membawakan oleh-oleh untuk rekan di rantau. Bagaimana tidak sepi kalau semua teman pulang ke kampung halaman masing-masing dan saudara yang sudah menikah juga semua berlebaran di kampung halaman istri atau suaminya. Pada akhirnya saya survive dengan mengunjungi tempat wisata di Surabaya.

Lalu pada suatu hari yang cerah saya mendapat pesan dari teman-teman Blitz yang mengajak kumpul di akhir Bulan Syawal, . Katanya pengin arisan dan silaturahim karena teman-teman sudah balik mudik dan bali dari libur lebarannya. Setelah oke, ternyata lokasi yang terpilih adalah bakehouse spiku Surabaya yang terkenal itu. Setelah lama LDR dari Surabaya tentunya semua merindukan kuliner Surabaya yang otentik.

Nama lokasi tempat kami kumpul-kumpul adalah DNeven Bakehouse Surabaya. Lokasinya di sekitaran Jalan Ngagel Jaya Tengah, sangat gampang dicari dan dari google maps juga sudah ada tanda lokasinya dengan jelas. Ditambah lagi daerah Ngagel adalah tempat saya banyak menghabiskan waktu di awal-awal perkuliahan dulu. Duh rasanya arisan sambil nostalgia.
Kudapan Arisan
Image source: Dokumentasi Pribadi
Luar biasanya teman-teman Blitz ini kalau janjian enggak ngaret, kami janjian pukul 9 pagi dan saya datang sebelum pukul sembilan juga sudah datang semua. Saat saya hendak masuk ke DNeven ternyata barengan dengan pemiliknya, yaitu Kakak Daniel. Karena kebetulan ketemu jadi sekalian kami minta Kak Daniel untuk ikut meramaikan acara kami dengan bercerita tentang sejarah DNeven ini.

“Apa sih yang ada di benak teman-teman kalau mendengar kata spekkoek?”

Disambut dengan berbagai jawaban dari teman-teman tentang spiku Surabaya atau spekkoek ini, ada yang menjawab lapis Surabaya, kue enak, kue tradisional,  kue kekinian, kue mewah dan masih banyak lagi. Tapi bagi saya yang asli Surabaya spekkoek adalah kue yang dikenang. Dikenang bagaimana? Kue ini sudah ada sejak zaman oma dan opa kita dahulu sebagai oleh-oleh khas Surabaya. Bisa dibilang resep legendaris yang punya kekuatan di standar takaran bahan-bahannya sehingga bisa menghadirkan rasa yang mewah dan rasanya bisa diingat dengan jelas alias dikenang. Bisa bandingkan sendiri spekkoek yang memang resep otentik dengan spiku-spikuan lainnya.
Bersama Owner dan
Menariknya di DNeven Bakehouse ini baru buka tahun 2017 tapi DNeven sendiri sudah ada sejak tahun 2002. Menurut cerita Kak Daniel, seluruh keluarganya memang bergerak di bidang kuliner terutama fokus pada roti dan kue. Sehingga spekkoek DNeven juga punya pendirian pada rasa yang otentik.

Meskipun rasanya otentik sekali bukan berarti DNeven Bakehouse tidak bisa berkreasi. Mereka justru memiliki beberapa varian yang bisa dibilang kekinian tapi tetap saja tidak meninggalkan kesan bahwa spekkoek itu rasanya harus nendang banget. Bahkan membawa DNeven dalam obrolan saya bersama seorang teman di Jepang yang papanya mantan chef international, dia sendiri juga suka memasak dan sangat memperhatikan makanan. Dia setuju bahwa spiku atau spekkoek adalah resep otentik, rasanya harus nendang dan bisa direkam oleh lidah yang kekuatannya memang terletak di standar kualitas dan kuantitas bahan baku. Jika tidak maka rasanya akan ambyar kayak hati jomblo lihat gebetan punya pacar, hahaha...  bolehlah ya saya bahas sedikit tentang varian spiku di DNeven.

Charcoal Cheese Spekkoek
Charcoal Cheese Spekkoek
Nah varian ini saya baca dari review di google maps DNeven adalah yang paling banyak dibeli. Saya selalu hobi membaca review google untuk lokasi-lokasi yang akan saya datangi. Waktu saya baca review DNeven ternyata banyak yang memuji Charcoal Cheese Spekkoek ini. Pewarna hitam dari charcoal ini zaman sekarang sudah lazim kita jumpai di berbagai makanan seperti dough pizaa, bun burger dan masih banyak lagi..
Namanya saja charcoal cheese spekkoek, yang digunakan untuk lapis tengahnya adalah cheesecake yang lembut dan enak, yang penting rasanya tidak balapan dengan si charcoal yang mengapitnya. Selai yang digunakan untuk olesan antara charcoal adalah selai blueberry. Pokoknya mah bagian charcoalnya mantap seperti layaknya spiku yang sudah saya sebutkan di atas.

The King Spekkoek

Selain charcoal cheese, best seller selanjutnya dari DNeven adalah The King Spekkoek ini. Yang tebuat dari durian asli. Yang digunakan adalah durian Medan dengan rasa yang kuat.  Keiknya sendiri perpaduan dari resep otentik spiku khas DNeven dan juga campuran durian. Lalu yang bikin lebih premium adalah olesan yang dipakai di antara keiknya adalah selai durian asli yang diolah sendiri dari 100% daging durian. Jadi bukan krim-krim rasa durian begitu. Para pecinta durian harus coba ini. Dan saya sudah berhasil mengiming-imingi teman saya yang pecinta durian di Malaysia dengan spiku durian DNeven ini, hahaha...

Classic Original  Spekkoek
Kalau cari yang rasanya khas original spiku Surabaya ya varian ini pilihannya. Mungkin bisa dijadikan khazanah untuk memperkaya indra pengecap dan bisa membedakan the real spekkoek itu seperti apa. Jadi yang original ini adalah keik vanilla dan keik coklat yang di antaranya menggunakan pelapis selai stroberi.

Old Style Spekkoek
Masih senada dengan yang klasik, varian ini juga favorit sejak zaman dahulu kala. Bedanya ada di keik yang tengah. Kalau classic original spekkoek menggunakan keik coklat, di varian ini mereka menggunakan keik cinnamon alias kayu manis. Wah saya juga favorit dengan kayu manis ini. Biasanya saya gunakan untuk campuran teh hangat. Selain itu bagian atanya juga ditaburi dengan raisins.

Tripple Chocolate dan Tripple Vanilla Spekkoek
Mendengar kata triple ini pasti sudah tau dong berarti 3 lapis keiknya adalah coklat dan vanilla. Jadi para pecinta coklat dan vanilla juga dimanjakan oleh DNeven Bakehouse.  DNeven membawa flavor kesukaan sejuta umat untuk dipadukan dengan spiku khas Surabaya yang resep asli. Jadi tidak perlu kehilangan kesempatan untuk menikmati rasa favorit sekaligus rasa khas dari spiku.

Ladies & Gentleman Spekkoek

Ladies & Gentleman Spekkoek terdengar kayak MC mau mulai acara ya? Haha... unik sekali kan? Saya sendiri have no idea saat mendengar nama varian ini kalau tidak sekalian melihat wujud asli spikunya. Ternyata varian ini adalah kolaborasi antara keik green tea dan kopi dengan selai kopi juga tentunya. Keik kopi menjadi layer bagian tengah dari varian ini. Rasa kopinya strong dan berkelas seperti pria lembut dan berkarakter. Dan green teanya tentu saja nikmat ngeblend banget sama kopinya. Yah kalau dipikir-pikir varian rasa spekkoek dari DNeven ini lengkap dan unpredictable lah. Kurang rasaku padanya aja nih yang gak ada di DNeven Bakehouse.

Setelah mencicipi  semua itu saya jadi haqqul yaqin DNeven ini sangat layak jadi bagian dari euphoria oleh-oleh khas Surabaya. Apalagi beberapa tahun ini Surabaya sudah banyak berkembang bidang jasa dan bisnisnya dan dampaknya juga postif terhadap tempat wisata di Surabaya. Sekarang orang-orang berkunjung ke Surabaya tidak hanya untuk kebutuhan bisnis tapi juga berwisata. Jadi opsi kuliner Surabaya juga semakin beragam. Para pengunjung sudah tidak lagi bingung menentukan pilihan oleh-oleh jika pergi ke Surabaya.

Kumpul-kumpul hari itu sangat berkesan sekali buat saya pribadi. Bisa berkumpul bersama rekan-rekan Blitz dan juga bertemu Kak Daniel yang akhirnya obrolan hari itu benar-benar Surabaya banget. Membahas perkembangan Surabaya akhir-akhir ini dan juga resep spiku Surabaya yang seharusnya. Dua hal favorit saya jadi satu pembahasan yaitu kuliner otentik dan Surabaya. Selain itu juga berkesempatan melihat Kakak Zaneta Illona Chandra selalu operational manager dari DNeven Bakehouse yang sedang melalukan finishing charcoal cheese spekkoek.

Setelah mencicipi berbagai varian DNeven di arisan kemarin dan juga berhasil mengiming-imingi teman-teman, saya jadi pede lah mau merekomendasikan ini sebagai oleh-oleh khas Surabaya yang berkualitas. Bahan baku DNeven juga terjamin halal dan sehat depkes. Apalagi packagingnya yang saya bilang unik, lucu, sederhana, keren, tapi luxury. Selain itu spiku ini juga dikemas dengan metode vacuum sealing yang bikin awet dan aman untuk dibawa atau dikirim.
Packaging Dneven
Don’t worry be happy lah kalau teman-teman berkunjung ke Surabaya, beberapa hotel bekerja sama dengan DNeven Bakehouse, jadi kalau kalian menginap di Luminor Hotel, Fave Hotel, Zoom Hotel, Neo, dan Midtown Hotel, kalian bisa dapat diskon juga. Atau kalau kalian menginap di tempat saya juga bisa dapat diskon DNeven Bakehouse, hahaha... bercanda, tapi diskonnya serius sih. Enggak perlu ketemu saya, teman-teman yang baca artikel ini bisa dapat diskon 5%, tinggal sebutkan saja kode dindahnurma lovedneven. Seriusan ini, jadi bersyukur kan kalian baca artikel ini? Seperti saya yang bersyukur teman-teman mampir ke blog saya. Terima kasih...
Woman Squad
foto oleh Mas Zamroni


Dneven Bakehouse
Alamat: Jalan Ngagel Jaya Tengah 93 Surabaya, Indonesia
Jam operasional:  7am-7pm
Telp: 081 234 109 001
Website: www.dnevensurabaya.com
Instagram: dnevensurabaya


Wednesday, 11 July 2018

Makan Siang Maksimal Dengan Menu Nusantara Di Maxone Hotel Dharmahusada




Makan siang bagi banyak orang adalah ritual istimewa untuk mengembalikan energi dan bersiap menghadapi hari hingga malam. Oleh karena itu tidak sedikit juga yang menginginkan menu spesial untuk makan siang mereka. Baru-baru ini saya dan beberapa orang teman saya pergi makan siang di Cardamom Bistro Maxone Hotel di Jalan Dharmahusada 189 Surabaya.

Kalau pergi makan di hotel pasti kebanyakan dari kita mengira menu yang  ditawarkan adalah menu-menu internasional. Tapi makan siang di Maxone Hotel Dharmahusada justru menyuguhkan pojok menu nusantara yang rasanya tidak mengecewakan dan di luar ekspektasi saya.  Saat saya ke sana, menu yang disuguhkan di antaranya adalah kotokan ikan pe, tumis cumi, tumis kerang, ayam tawilang, aneka salad, ketoprak, dan berbagai macam jenis sambal. Untuk dessert yang ditawarkan ada kolak dan es cincau yang rasanya juga premium.
Image source: Dokumentasi Pribadi
Menurut Chef Hernanto yang mengolah semua menu makan siang di Maxone Hotel Dharmahusada ada sekitar 30 menu yang disuguhkan di Max Lunch Maxone Hotel Dharmahusada. Selain itu Chef Hernanto juga banyak bercerita tentang bahan dan rempah-rempah yang digunakan dalam menu nusantara ini. Baginya memperhatikan rempah-rempah yang digunakan adalah hal mutlak, apalagi menu nusantara terkenal dengan bumbu jangkep atau rempah-rempah lengkap. Itulah yang membuat rasa pojok nusantara Max Lunch Maxone Hotel Dharmahusada menjadi sangat nikmat.

Tampaknya masakan nusantara ini memang seperti “didesain” khusus untuk dimakan dengan nasi. Saat mencicipi ayam taliwang, cumi-cumi, kerang atau kotokan ikan pe, rasanya mungkin sedikit over di lidah. Tapi begitu kita makan dengan nasi, justru cita rasanya menjadi sangat nikmat. Mungkin ini yang membuat orang Indonesia sangat akrab dengan nasi. Karena nenek moyang kita membuat banyak sekali “teman” akrab untuk nasi. All I can saya is saya merekomendasikan makan siang di Maxone Hotel Dharmahusada. Dengan harga affordable kita sudah bisa merasakan 30 menu buffet nusantara. Apalagi selama bulan Juli ada promo buy 10 get 1 free.

Pernah mendengar tentang negara Perancis yang melarang penggunaan saos tomat di sekolah-sekolah? Yap hal itu dilakukan pemerintah perancis untuk mengakrabkan anak-anak dengan kuliner asli dan mengharapkan generasi selanjutnya bisa mewarisi kuliner Perancis. Berkaca dari hal tersebut, secara pribadi saya sangat bangga dan mengapresiasi Maxone Hotel Dharmahusada yang mengangkat menu-menu nusantara sebagai menu buffet makan siang mereka. Chef Hernanto juga memasak menu-menu nusantara ini dengan sangat otentik dan kuat. Yang paling penting kata Chef Hernanto non MSG. Hal ini tentu berkontribusi untuk mengakrabkan lidah para pengunjung dengan cita rasa nusantara yang bisa jadi sekarang mulai tidak akrab dengan lidah kita. Dikarenakan akhir-akhir ini banyak sekali jenis makanan baru di sekitar kita, baik menu kreasi baru, makanan internasional, maupun masakan fussion.

Sebuah kiriman dibagikan oleh @ dindahnurma pada


Menu Makan Siang Saya
Makan Siang Bersama Teman-Teman
Mengintip Room Maxone Hotel Dharmahusada




Memasuki Maxone Hotel Dharmahusada kita akan langsung bisa melihat interior khas dengan lantai monokrom dan dinding mural tribal. Resepsionis juga langsung bisa dijangkau dari saat pertama kali masuk di Maxone Hotel Dharmahusada. Dan sebelah kiri kita bisa melihat ada % Simply Brew untuk ngopi-ngopi cantik dan juga Cardamom Bistro tempat saya makan siang tadi.

Sebagai hotel yang terletak tidak jauh dari pusat kota Surabaya, Maxone Hotel Dharmahusada menawarkan beberapa jenis kamar sesuai dengan kebutuhan kita. Yaitu suite, family room, dan standar. Sangat sesuai dengan kebutuhan orang-orang yang berkunjung ke Surabaya sebagai pusat bisnis atau flash travelling.




Family room di Maxone Hotel Dharmahusada ini bisa untuk 5 orang dan free breakfast juga. Desain kamarnya unik khas Maxone Hotel. Karena ini tipe untuk keluarga, jadi kamarnya pun luas dengan terdapat sofa yang bisa digunakan untuk bersantai dan sekat ruang untuk menonton televisi juga. Kamar mandinya juga sangat bersih. View kamar ini juga menghadap langsung ke kesibukan Kota Surabaya. Dan terdapat kulkas kecil untuk
image source: dokumentasi pribadi
Tipe kamar standar Maxone Hotel Dharmahusada ini cocok untuk kita yang berkunjung ke Surabaya dalam rangka perjalanan bisnis atau sekadar flash travelling. Fasilitas yang ditawarkan juga tidak jauh berbeda dengan family room. Di setiap lantai juga terdapat petunjuk arah yang akan memudahkan kita menemukan kamar kita.  Untuk reservasi room Maxone Hotel Dharmahusada bisa langsung dari website resmi mereka atau melalui aplikasi traveloka.

Maxone Hotel di Surabaya tidak menawarkan fasilitas kolam renang karena Surabaya bukan kota khusus tujuan pariwisata. Menurut infomasi yang saya dapatkan, fasilitas kolam renang hanya terdapat di Maxone Hotel yang terdapat di kota dengan tujuan khusus pariwisata. Tapi jangan khawatir, karena Maxone Hotel Dharmahusada menyediakan view yang sangat cantik untuk menikmati waktu santai sore setelah lelah dengan urusan bisnis kita. Terdapat Sky Cave Rooftop Lounge dengan view seluruh Kota Surabaya bahkan Jembatan Suramadu. Jika beruntung langit sedang cerah kita juga bisa melihat pemandangan gunung. Sky Cave Rooftop Lounge dibuka mulai pukul 5pm hingga 1am.


Maxone Hotel Dharmahusada
Alamat: Jalan Dharmahusada 189 Surabaya
Telp: +62 31 5957258
Web: www.maxonedharmahusadasurabaya.com
Instagram: maxonedharmahusada